Memahami Perbedaan Pria Dengan WanitaPerbedaan Pria Dengan Wanita. Saat ini mungkin kita sering mendengar perkataan bahwa wanita itu adalah pelanet yang tak sama dengan pria. Atau pernyataan sebaliknya, pria itu makhluk pelanet lain yang tak sama dengan wanita. Ya memang saat ini masih banyak perbedaan di antara keduanya, terlebih masalah penyikapan dalam hal asmara. Jika pria lebih identik dengan kecuekannya untuk menghadapi segala hal namun tidak halnya dengan wanita yang akan dengan serius terhadap segala hal yang ada pada pasangannya.

Pun dengan luapan emosi, jika pria jarang untuk meneteskan air mata dikala sedih dalam hal urusan asmara, berbeda sebaliknya dengan wanita yang lebih suka meluapkan air mata kesedihannya. Maka tak heran apabila pria yang lebih sering menerima perlakuan kambing hitam atau pihak yang dibenci apabila sebuah hubungan asmara tersebut telah berakhir. Sebaliknya pihak wanita akan selalu nampak menjadi kubun yang lebih menderita akibat putusnya cinta.

Menurut pendapat Zick Rubin (1973) dalam bukunya Liking and Loving: An invitation To Social Psychology mengungkapkan bahwasanya pria sebenarnya lebih lemah, naif, dan cengeng soal permasalahan cinta. pria akan selalu menjadi pihak yang tengah merasa sakit hati diakibatkan putus cinta tersebut. Hal itu lah yang menyebabkan pria untuk lebih berhati-hati dalam memilih pasangannya. Dan itu jugalah yang menjadikan pria lebih minim pengalaman bercintanya daripada para wanita, karena pria akan lebih sulit jatuh cinta kembali dengan wanita lain.

Penjelasan mengenai sikap pria yang terkadang terlihat seperti “kutu loncattan” menggoda sana dan sini, merupakan bentuk “pencarian” yang sekiranya masuk ke dalam kriteria pengganti atau pasangan hidupnya kelak. Meskipun memang kaum pria yang kerap melakukan hal ini seperti mempermainkan hati seorang wanita, bagi wanita itu sendiri.

Wanita selalu berusaha untuk menempatkan diri sebagai pasangan yang ideal, hal itu disebabkan oleh pengalaman masa lalunya yang tak begitu mulus dalam menjalani hubungan cinta, namun tidak dengan para pria. Pria akan bersikap biasa saja dalam menjalaninya, meskipun kerap sekali pria mudah tertarik dengan kecantikan wanita namun sangat sulit bagi pria untuk menghapus sakit hati karena cinta. By Fatah