Memaafkan Diri Sendiri Itu Mudah Kok. Ini Dia Proses Memaafkan Diri Sendiri

Memaafkan Diri Sendiri Itu Mudah Kok. Ini Dia Proses Memaafkan Diri Sendiri

November 27, 2016 Off By admin

Memaafkan Diri Sendiri Itu Mudah Kok. Ini Dia Proses Memaafkan Diri SendiriMemaafkan diri sendiri mungkin dipandang sebagai suatu hal yang sangat sulit. Namun demikian, ternyata memaafkan diri sendiri itu tidak sesulit yang dibayangkan. Hanya membutuhkan kesadaran diri dan juga beberapa proses yang harus dilalui, maka anda pun bisa memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang sudah pernah anda lakukan atau anda buat.

Apa Itu Memaafkan?

Sebelum memulai memaafkan diri sendiri, anda harus memahami sedikit pengertian memaafkan. Apa itu memaafkan? Memaafkan merupakan sebuah proses yang melibatkan pilihan internal seseorang untuk melepaskan suatu keadaan emosi yang dingin, seperti marah, kesal, dan kebencian dan mencari rekonsiliasi atau perdamaian dengan pelaku.

Tokoh lain bernama Denton dan Martin (1998) mengatakan bahwa memaafkan atau forgiveness merupakan proses yang terjadi di dalam diri seseorang yang telah disakiti untuk mampu melepaskan dirinya dari rasa marah, benci, dan juga takut. Selain itu, proses memaafkan juga berarti membuang jauh rasa dendam, dan menghilangkan keinginan untuk melakukan balas dendam.

Memaafkan atau forgiveness merupakan sebuah pilihan aktif, didasari oleh keinginan seseorang untuk melepaskan emosi negatif yang muncul di dalam dirinya. Memaafkan diri sendiri memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan hanya sekedar mengurangi emosi negatif di dalam diri anda.

Bagaimana Proses Memaafkan Diri Sendiri?

Memaafkan diri sendiri membutuhkan proses. Artinya, ada tahapan yang harus anda lalui supaya anda bisa benar-benar melepaskan emosi negatif anda dan belajar memaafkan diri anda sendiri akibat perbuatan yang pernah anda lakukan. Berikut ini adalah tahap dan proses dalam memaafkan diri anda sendiri :

  1. Menyadari emosi negatif yang ada

Proses pertama yang harus anda lalui untuk memaafkan diri anda sendiri adalah dengan cara menyadari emosi negatif yang ada pada diri anda. Marah, kesal, dendam, dan keinginan balas dendam, serta pikiran tentang masalah yang membuat anda merasa bersalah harus dihadirkan secara penuh dan lengkap di dalam proses ini.

  1. Memutuskan untuk memaafkan

Pada tahap ini, anda harus bisa menyadari bahwa menyimpan dendam, rasa marah, dan rasa kesal, apalagi terhadap diri anda sendiri hanya akan membuat anda menderita dan tidak bahagia. Ketika anda sudah menyadari bahwa anda hanya akan lebih menderita apabila menyimpan emosi negatif, maka anda bisa memutuskan bahwa anda akan memaafkan diri anda sendiri untuk perbuatan yang telah anda lakukan.

  1. Work phase

Pada tahap atau fase ini, anda menyadari bahwa perbuatan yang sudah dilakukan oleh pelaku (atau anda sendiri) adalah salah satu hal yang wajar dan biasa terjadi. Manusia adalah orang yang tidak pernah lepas dari kesalahan, termasuk diri anda sendiri. Pada proses ini, anda akan menyadari bahwa perbuatan yang pernah anda lakukan sebelumnya adalah suatu bentuk kekhilafan, atau kekurangan anda sebagai seorang manusia.

Proses ini mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama, karena tidak semua orang mampu menerima perbuatan yang mereka lakukan. Tidak perlu terburu-buru, karena tujuan utama dari proses ini adalah supaya anda bisa memaafkan diri sendiri.

  1. Proses terakhir dan pendalaman

Pada proses ini, anda sudah berhasil menguatkan keinginan anda untuk memaafkan diri sendiri. Untuk lebih mematangkan proses pemaafan atau forgiveness pada diri anda, maka dalam proses ini, anda bisa berusaha untuk mengeluarkan emosi positif anda dan semua kemurahan hati anda kepada diri anda sendiri (kepada orang lain apabila anda ingin memaafkan kesalahan orang lain).

Itulah sedikit proses dan cara memaafkan diri sendiri yang bisa anda lakukan. Perlu diingat, proses ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar, dan akan menjadi lebih lama apabila anda memiliki rasa bersalah yang kuat. Jangan khawatir dan jangan takut, karena proses ini akan membantu anda menjadi individu yang lebih baik lagi. By: Muhamad Fadhol Tamimy