Melatih Kecerdasan Dan Perkembangan Bayi Usia 1-3 BulanMelatih kecerdasan Bayi – Mungkin anda adalah salah satu ibu yang tengah berbahagia. Sebab Anda telah dikaruniai buah hati dari suami yang anda sayangi. Orang tua anda juga merasa senang, karena telah memiliki cucu baru. Pertanyaan bagi anda,  adalah bagaimanakah cara anda dalam mendididik anak anda kelak ?

Lalu harapan kepada sang anak, akan menjadi seperti apakah saat anak dewasa kelak ?

Bisa jadi anda belum mempersiapkan segala sesuatu, terutama pendidikan bagi anak. Sebab usianya masih terbilang sangat muda untuk dididik. Eits, jangan salah. Justru dari usia inilah anak anda harus diajarkan pendidikan. Meskipun sebagian besar orang tua juga sudah ada yang bahkan sebelum lahir pun telah memeprsiapkan segala sesuatunya. Termasuk cara mengasuh, dan juga perencanaan masa depan sang anak kelak. Apakah bisa anak usia 1 sampai 2 bulan dididik, hingga ia menjadi cerdas ? Tentu saja bisa.

Mencerdaskan bayi bisa saja dilakukan, dengan cara yang tepat. Yang terpenting adalah, kita memahami dahulu rentang fase usia perkembangannya.

Berikut ini akan kita bahas mengenai cara mencerdaskan bayi dari rentang usia 1-2 bulan sampai dengan mencerdaskan bayi rentang usia 2-3 bulan. (Mencerdaskan bayi usia 1-3 bulan)

Melatih Kecerdasan Bayi usia 1 sampai 2 bulan

Buah hati anda yang sudah berusia 1 sampai dengan 2 bulan sudah bisa diberi stimulasi pendidikan. Tujuannya adalah untuk Melatih Kecerdasan bayi. Coba perhatikan sejenak anak anda, pasti ia telah mampu untuk menggerakkan tangan dan kakinya. Bukan hanya ke kiri dan ke kanan, namun ia juga telah mampu untuk menggerakkan kakinya ke atas dan ke bawah.

Penggerakan otot ini menunjukkan bahwa sang anak telah mulai berkembang dan beranjak menjadi kuat. Anda bisa mulai memberikannya stumulus agar kemampuan yang dimilikinya semakin berkembang. Misalnya saja dengan meletakkan mainan yang berwarna-warni, memiliki bentuk unik, serta mengeluarkan bunyi ataupun suara. Gantungkan mainan tersebut diatas tempat tidurnya.

Anak akan mencari tahu, benda apa itu ? Lantas anda bisa memulai membunyikan suaranya.

Dengan apa yang Anda lakukan tersebut membuat anak semakin penasaran. Ketika permainannya berhenti, maka sang anak biasanya meminta Anda untuk membunyikan kembali. Baik itu dengan bersuara, ataupun dengan menangis. Hal ini terjadi dikarenakan anak tersebut merasa penasaran. Bahkan, anak akan mencoba untuk menggapai mainan yang ada diatas gantungan tersebut.

Melatih Kecerdasan bayi

Bayi yang sudah berusia 1 sampai 2 bulan, sudah memiliki kemampuan dalam mengetahui bagaimana kinerja organnya. Misal mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, tangan dan kaki untuk menggapai benda-benda (catatan bayi usia ini masih hanya berbaring). Ketika anda mulai menstimulasi dengan mainan, maka sang bayi juga akan melakukan koordinasi. Termasuk melakukan koordinasi mata, tangan, kaki, mulut, dan juga telinga sekaligus.

Agar anak anda semakin cerdas dalam menggunakan fungsi-fungsi yang dimilikinya, maka lakukanlah hal-hal berikut ini;

  1. Genggam jari jemari bayi anda

Untuk membantu merangsang motorik halusnya, maka anda bisa melakukan beberapa stimulasi. Misalnya dengan menggenggam jari jemarinya. Tujuannya adalah untuk menguatkan jari anak dan memberikan stimulus rangsangan. Kemudian berilah pijatan lembut agar otot bayi juga semakin terangsang.

  1. Berikan mainan yang menarik

Untuk membantu merangsang kemampuan visualisasi, maka anda bisa memberikan mainan yang memiliki warna menarik. Misal merah, hijau, kuning, dan sebagainya. Hal ini baik untuk memberikan pengertian pada bayi bahwa ada banyak gradasi warna yang ada di dunia.

  1. Panggilah nama bayi dari arah mana saja

Senantiasa untuk memanggil nama bayi, saat Anda sedang bermain atau mencandainya. Hal ini bertujuan agar bayi tidak merasa asing dengan namanya. Biarkan bayi memberikan rangsangan saat namanya dipanggil. Jika ia sudah mengerti, maka hal selanjutnya adalah mencoba untuk memanggil bayi dari sisi manapun. Misal dari depan, belakang, samping kanan dan samping kiri. Dengan ini anda bisa melihat apakah sang bayi bisa mengangkat kepalanya dan tahu dari mana asal suara tersebut.

Baca Juga Artikel Sebelumnya yang berjudul MENGASUH DAN MENCERDASKAN BAYI USIA 0 BULAN

  1. Nyanyikan bayi dengan lagu yang bagus

Bayi tidak akan menilai apakah suara ibunya bagus atau buruk. Jadi jangan khawatir jika suara anda jelek, lantas tidak mau menyanyikan bayi. Berikan nyanyian yang baik untk bayi, seperti pok ame ame, bubui bulan, kelinciku, balonku ada lima, dan lain sebagainya. Hal ini bisa membantu bayi anda melatih rangsangan audionya. Bukan hanya mengenali suara, tetapi juga nada.

Jika Anda seorang muslim, maka cobalah untuk melakukan tilawah di sekitar bayi. Jika Anda sedang sibuk, perdengarkanlah bermacam-maca murotal di sekitarnya, agar ia nantinya terbiasa dengan hal tersebut.

Melatih Kecerdasan Dan Perkembangan Bayi Usia 1-3 Bulan

Usia 2-3 Bulan

Memiliki anak yang cerdas adalah impian semua orang tua. Sudah cakep, baik, dermawan, cerdas pula. Tentu saja hal ini menjadi salah satu poin plus bagi si anak. Bukan hanya itu, anda sebagai orang tua yang berperan sebagai ibu dinilai berhasil dalam mendidik buah hatinya. Bukan perkara yang mudah lo, untuk Melatih kecerdasan bayi.

Setelah kita memahami bagaimana keadaan bayi mulai dari 0 bulan seperti pada artikel sebelumnya, dan usia 1-2 bulan seperti penjelasan di atas, maka selanjutnya adalah usia bayi dari 2 sampai 3 bulan. Namun sebelumnya kita harus memahami karakteristik bayi dari usia 2 sampai 3 bulan terlebih dahulu

Seperti apakah bayi 2-3 bulan ?

Bayi yang sudah berusia 2 sampai dengan 3 bulan sudah bisa dididik dengan baik. Pada waktu ini, ia juga telah memiliki penglihatan yang baik, ia mampu dengan jelas untuk memandang meskipun dalam jarak tempuh yang relatif pendek. Jika anda perhatikan, anak yang sudah berusia 2 bulan sampai dengan 3 bulan juga sudah bisa merespon lingkungannya dengan baik.

Misalnya saja, saat Anda tertawa, maka sang bayi akan berusaha untuk mengikuti gaya Anda membuka mulut. Maka tak mengherankan jika pada usia ini, kebanyakan sebagian dari orang tua memberikan gantungan kecil dalam boks tempat tidur bayi. Misal mainan yang memiliki warna cerah, berpola garis atau kontras pencahayaannya cukup terang. Jenis mainan seperti inilah yang dapat menstimulasi daya penglihatan anak.

Selain itu, anak juga telah mampu untuk melihat beragam jenis mainan baru yang dapat dicoba. Misalnya saja saat ia melihat bola yang berbentuk bulat, buku yang berbentuk kotak, mobil yang berbentuk persegi dan ada rodanya, dan lain sebagainya. Anak sudah bisa mulai mengidentifikasi secara perlahan-lahan.

Bagaimana cara melatih Kecerdasan Bayi usia 2-3 bulan ?

Semua orang tua berharap anaknya bisa pintar dan cerdas. Pertanyaanya adalah, bagaimana caranya ? Sebenarnya, hal ini mudah – mudah susah dilakukan. Untuk mencerdaskan anak, anda perlu menstimulasi setiap tahapan perkembangan anak. Baik itu penglihatan, pendengaran, perabaan, dan lain sebagainya. Disebut susah sebab anda harus melakukannya dengan telaten dan setiap hari.

  1. Stimulasi motorik

Anda bisa berlatih kemampuan motorik anak. Berdasarkan jenisnya, terdapat kemampuan motorik kasar dan halus. Untuk latihan  motorik kasar, anda bisa membantu bayi untuk membalikkan posisi tubuhnya. Awalnya biarkan saja bayi berada dalam posisi telentang, kemudian dirangsang agar ia berganti menjadi posisi tengkurap.

Selain itu, anda juga perlu melakukan pelatihan untuk motorik halusnya. Caranya adalah dengan memijat – mijat secara perlahan bagian jari jemari bayi. Kemudian, anda bisa memberi mainan yang memiliki warna cerah, agar perhatian bayi bisa langsung terserap. Lantas, mainan itu juga memiliki bunyi saat dipegang. Dari situlah bayi akan belajar menggenggam mainan dengan erat untuk mencari tahu barang apa yang sedang dipegang, sekaligus merangsang motorik halusnya.

  1. Stimulasi berbicara

Meskipun anak belum bisa berbicara, bukan berati anda harus mendiamkannya. Justru pada saat usia inilah anda harus melatihnya berbicara dan membiasakannya. Lakukan dengan nada yang pelan dan riang, agar bayi anda mudah menyerapnya. Dari suara ibulah, bayi belajar bahasa dari kata yang terbata – bata sampai bisa menyusun kalimat.

  1. Stimulasi sosial

Tentu saja, saat bayi anda lahir ia belum memilili teman. Ibu adalah satu – satunya teman yang dimiliki oleh bayi. Penting untuk kita mengajarkan bagaimana ketrampilan sosial. Seperti menampilkan senyum saat bayi tersenyum. Menampilkan wajah senang, saat bayi menyelesaikan makanannya. Dari hal sederhana itulah bayi belajar bersosialisasi dengan orang lain.

Itulah penjelasan mengenai cara mencerdaskan bayi dan juga karakteristik perkembangan dari bayi yang berusia 1 sampai dengan 3 bulan. Dengan memahami artikel ini, semoga kita lebih bijak dan memahami perkembangan anak, dan lebih bijak untuk tidak memaksakan untuk menjadikan anak sesuatu, sebelum waktunya. By: Izzatur Rosyida.

Artikel ini telah di edit kembali oleh Muhamad Fadhol Tamimy agar sesuai dengan standard dan misi dari Psikologi Mania. Untuk anda yang hendak mempelajari perkembangan dan pertumbuhan bayi dengan benar, maka anda wajib untuk memiliki Buku Psikologi Perkembangan.

Pemesanan dapat dilakuan langsung melalui Pesan di fanspage PSIKOLOGI INDONESIA