Menyingkap Rahasia Mekanisme Pikiran Dalam KehidupanPikiran sadar dan tidak sadar akan mempengaruhi perjalanan hidup setiap manusia. Baik pikiran sadar ataupun pikiran bawah sadar, keduanya memiliki pengaruh yang beragam, dimulai daripada kebiasaan, berpikir, kebiasaan ucapan, ataupun tindakan. Disini kita akan menyingkap tabir, suatu rahasia mekanisme pikiran dalam kehidupan.

Mekanisme Pikiran Dalam Kehidupan

Pasti anda bertanya-tanya, mengapa setiap hal yang telah terseimpan dalam pikiran bawah sadar dapat menjadi permanen hingga ia akhirnya mempengaruhi segala tindakan atau perilaku. Jawabannya: belum pasti

Kita akan memberikan sebuah contoh klasik yang mana sering kali terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Cobalah untuk mengingat kembali beberapa waktu yang lalu, ketika pertama kalinya anda belajar membaca dan juga menulis saat di sekolah dasar dahulu. Ada sebagian murid yang dengan cepat menangkap dan mengaplikasikannya, namun ada pula siswa yang harus berkali-kali hingga berbulan-bulan untuk dapat mengerti, dengan mengulangi pelajaran yang serupa hingga akhirnya bisa melakukan.

Yang menjadi pertanyaan adalah: apakah yang diajarkan oleh guru berbeda-beda pada setiap muridnya? Jawabannya: tentulah tidak

Nah, dari sinilah akhirnya muncul suatu pertanyaan lagi. Sebenarnya apa sih, yang menyebabkan hal ini bisa terjadi? Mengapa dalam sebuah fenomena yang terjadi dapat menanamkan nilai yang berbeda pula?

Mekanisme Critical Area

Memang secara mendasarnya, semua yang telah di jabarkan oleh guru terekam di dalam memori pikiran bawah sadar daripada para muridnya. Namun, tak semua murid yang langsung dapat menanamkannya dan juga membutuhkan waktu yang relative lebih lama untuk menjadikannya sebuah nilai yang bersifat permanen.

Hal inilah yang disebabkan oleh sebuah sistem di dalam pikiran setiap manusia yang merupakan filter antara sadar dengan bawah sadar. Filter tersebut disebut pula reticular activating sysem (RAS) atau disebut pula critical area.

Critical area memiliki fungsi untuk memfilter suatu informasi apa saja yang akan masuk daripada pikiran sadar ke dalam pikiran bawah sadar, sehingga tak semua data dapat menjadi sebuah nilai yang permanen (value) yang dapat mempengaruhi tindakan. Hal inilah yang sangat positif dikarenakan berbahaya sekali apabila tidak terfilter yang mampu menyaring keduanya.