Mahasiswa Psikologi Unmul Berhasil Ciptakan Metode Terapi Stress Menggunakan Alunan Musik Sampe’ Khas Suku Dayak Kalimantan

Bogor. Empat mahasiswa jurusan psikologi Universitas mulawarman, Samarinda berhasil menemukan metode terapi stress menggunakan alunan musik sampe’ khas suku dayak Kalimantan timur.

Berkat keberhasilannya ini mereka pun menyabet gelar juara Favorit di ajang PIMNAS yang diselenggarakan di Institut Pertanian Bogor (IPB) 8-11 Agustus 2016. Tahun ini, PIMNAS mengusung tema ‘Dengan Semangat Kebersamaan dan Persatuan, Mahasiswa Indoesia Menciptakan Karya Kreatif dan Inovatif untuk kejayaan Bangsa’.

Tim mahasiswa Psikologi Universitas Mulawarman yang terdiri dari Murtaja Azizah khalish sebagai ketua dan Anggota Rizky Virnanda, Herza Yuzmi, dan Risda Aulia ini pun telah berhasil mengembangkan metode baru terapi stress dengan memanfaatkan kearifan lokal.

Ke 3 dari empat mahasiswa yang juga memiliki bakat di bidang musik tersebut mengaku tertarik untuk mencoba mengkomparasikan penelitian dengan hobi mereka. Selain itu ke empat mahasiswa semester 7 ini pun mengaku tak menyangka bahwa metode terapi stress menggunakan musik sampe ini, mampu berbicara di ajang sekelas PIMNAS.

Gambaran singkat mengenai alat musik sampe yang sejatinya merupakan alat musik khas Dayak Kalimantan timur. Penyebutan alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik ini berbeda dengan tradisi masing-masing sub suku Dayak yang ada di Kalimantan Timur. Orang orang suku Dayak sendiri termasuk ke dalam ras rumpun Melayu, yakni Melayu Tua. Nama alat musik sampe’ digunakan oleh orang-orang suku Dayak Bahau dan Kanyaan menyebutnya dengan nama sape (sape’), sedangkan orang Dayak tanjung Banua menamainya dengan sebutan kecapai’.

Dalam penelitian ini keempat mahasiswa tesebut melakukan percobaan dengan membandingkan tingkat stress sebelum dan sesudah musik sampek di perdengarkan kepada beberapa subjek penelitian. Setelah dilihat perbandingan tersebut ternyata terdapat perbedaan yang signifikan tingkat stress antara sebelum dan sesudah musik sampe di perdengarkan.

Mahasiswa Psikologi Unmul Berhasil Ciptakan Metode Terapi Stress Menggunakan Alunan Musik Sampe’ Khas Suku Dayak Kalimantan

Meskipun metode terapi ini masih jauh dari sempurna, namun hal tersebut tak menyurutkan semangat Murtaja aizah dan kawan-kawan untuk terus memperbaharui kekurangan dalam metode terapi tersebut. Diharapkan nantinya terapi ini akan mampu untuk di aplikasikan secara luas oleh para praktisi di Indonesia. Salah satu trobosan mahasiswa psikologi tersebut juga sekaligus bermanfaat untuk kian menambah semangat mahasiswa lain khususnya mahasiswa psikologi yang ada di seluruh Indonesia.

Psikologi Mania