Kondisi Midlife Crisis Yang Kerap Terjadi Di Sekitar KitaKondisi Midlife Crisis. Pernahkah anda melihat, mereka yang memasuki usia paruh baya, tiba-tiba menjadi genit ataupun suka berpenampilan layaknya anak muda? Atau pernahkah anda melihat orang yang berusia paruh baya mulai suka untuk posting alay di sosial media layaknya anak remaja. Jika hal itu anda temui, berarti anda telah melihat kondisi midlife crisis.

Dalam ilmu psikologi, midlife crisis adalah suatu kondisi tahapan usia antara 40 sampai dengan 60 tahun. midlife crisis terjadi dikarenakan keinginan yang mereka pendam untuk membuat suatu perubahan signifikan terhadap satu, ataupun beberapa hal dalam hidupnya. Perubahan tersebut dapat berupa karir, hubungan dengan pasangan, keluarga, ataupun kondisi gaya hidup yang dijalaninya.

Kondisi midlife crisis pun di barengi pula dengan perubahan fisik yang menurut sebagian kaum pria ataupun wanita menjadi salah satu hal yang mengkhawatirkan. Kondisi midlife crisis tersebut di barengi dengan masa-masa menapouse yang di alami oleh wanita, dan gairah percintaan yang di alami oleh kaum pria. Namun tak menutup kemungkinan pula, kaum wanita yang berada pada fase midlife crisis tersebut juga mengalami, kegairahan dalam urusan percintaan.

Maka tak heran jika saat ini trend di kalangan kita terkenal sebuah istilah ABG tua. Istilah ABG tua tersebut mengacu pada perubahan yang di alami oleh seorang pria ataupun wanita untuk berprilaku layaknya anak-anak baru gede. Hal tersebut dapat dilihat dari penampilan mereka yang mulai menyukai menggunakan pakaian tak sesuai dengan umurnya, pola pergaulan yang lebih menyukai dengan para remaja, hingga perilaku bertambah genit terhadap lawan jenis.

Bagi mereka yang telah menikah, kondisi midlife crisis ini kerap sekali menimbulkan sebuah permasalahan dalam keluarganya. Ibu-ibu yang suka untuk bersosial media ria, atau bapak-bapak yang suka menggoda layaknya remaja pria mencari cinta. Kondisi tersebut disebabkan oleh beragam faktor, salah satunya hasrat untuk menyalurkan atau merasakan kesenangan dalam urusan dunia yang belum di dapatkannya di masa muda dahulu.

Kondisi midlife crisis mungkin bukanlah sebuah permasalahan yang fenomenal dan aneh untuk kita temui, namun hal ini penting untuk di sikapi secara arif dan bijaksana. Bagi mereka yang memasuki fase midlife crisis hendaknya selalu mendekatkan diri pada tingkatan spritualitas yang tinggi untuk menghindari hal-hal yang tak sesuai dengan norma sosial maupun agama. Karena dengan spritual yang lurus dan benar untuk dilakukan, maka hidup akan penuh hikmah dan berkah. By: Fatah