Kondisi Kepuasan Karyawan Di Indonesia Tentang PekerjaannyaApakah saat ini anda puas dengan pekerjaan yang anda dapatkan? Pertanyaan sederhana tersebut kemungkinan tak berani untuk anda jawab secara jujur bukan? Namun berdasarkan sumber hasil survey yang telah dilakukan salah satu situs pencari kerja terbesar saat ini Jobstreet menemukan bahwa, ternyata ada sekitar 73% dari para karyawan yang tak puas dengan pekerjaan yang mereka miliki.

Hasil survey dari kepuasan tersebut , dilakukan di tahun 2014 dengan melibatkan sejumlah 17,263 responden. Faktor dari ketidakpuasan mereka pun mengacu pada jenis maupun latar belakang yang dimilikinya, dan pada akhirnya membuat sekitar 54% karyawan terpaksa tak bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Tanpa disadari tentu hal tersebut, berdampak serius pada kualitas dan produktivitas hasil kerja yang mereka capai, hasil tersebut berupa gaji, reward maupun jenjang karir dalam perusahaan tersebut. Dan faktanya memperlihatkan bahwa, sekitar 60% koresponden mengaku tak memiliki jenjang karir di kantro hingga saat ini.

Kedua, yaitu adalah sebesar 85% dari pada koresponden pun mengakui bahwa, mereka tak memiliki work life dalam hidup mereka. Survey dari JobStreet.com di bulan september 2014 tersebut bahkan telah memperlihatkan bahwa sekitar 62% karyawan tersebut mengaku sulit untuk tidur, dikarenakan masih saja memikirkan pekerjaannya di kantor. Padahal menurut hasil penelitian dari Morgan Redwood yang telah dilakukan di Inggris menyebutkan bahwasanya perusahaan yang mendorong para karyawannya untuk memiliki keseimbangan yang baik, antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi akan memperoleh pendapatan sekitar 20% per tahun daripada perusahaan yang tak mendorong untuk melakukan work-life balance.

Ketiga, sekitar 53% karyawan telah mengakui bahwa ia memiliki atasan yang bergaya memimpin secara militer, paternalis ( tak memberikan kesempatan kepada bawahanya untuk mengembangkan kreatifitasnya) dan juga laisez faire (membiarkan saja bawahanya bekerja semaunya). Buruknya lagi beberapa karakter dari atasan pun dapat mempengaruhi dari tinggi rendahnya motivasi bekerja di sebuah perusahaan, hingga pada akhirnya nanti mempengaruhi citra dari perusahaan.

Menurut riset yang telah dilakukan oleh American psychology Association telah menunjukkan bahwasanya karyawan yang memiliki perasaan puas dengan pekerjannya akan lebih memiliki kualitas dan produktif daripada mereka yang tidak. Maka oleh karena itu, disarankan untuk memikirkan terlebih dahulu untuk bekerja di tempat yang tak anda sukai, walaupun gaji yang ditawarkan besar. By: Fatah