Jurus Jitu Mendidik AnakJika melihat anak-anak sedang asyik menggambar atau belajar menulis sangat menyenangkan, mereka tidak pernah takut untuk melakukan segala hal yang mereka anggap menarik. Anak-anak memiliki keberanian yang besar dan rasa ingin tahu yang sama besarnya bahkan sebagai tenaga pendidik Anda mungkin kewalahan mengurus mereka.

Namun, ada pula tipe anak-anak yang cenderung diam dan mudah sekali takut. Mereka seringkali takut untuk bergaul dengan teman-teman sebayanya di sekolah, akhirnya anak-anak tersebut menjadi pendiam dan murung. Sebagai tenaga pendidik, tentu Anda harus mengambil tindakan yang tepat untuk mengubah sikap anak-anak tersebut. Lalu, apa saja yang harus dilakukan untuk mendidik mereka agar lebih berani? Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan di sekolah.

  1. Kasih Sayang Tulus

Anak-anak merupakan mahkluk yang paling perasa. Mereka bisa merasakan bahwa sekelilingnya menyayanginya atau membencinya, bahkan anak-anak mampu membedakan hal tersebut sejak mereka bertemu dengan Anda pertama kali. Anak-anak tidak akan pernah bisa Anda bohongi, mereka akan tahu jika Anda hanya berpura-pura baik padanya atau berpura-pura sayang padanya. Berikanlah kasih sayang tulus yang berasal dari hati Anda, anggaplah mereka seperti anak Anda sendiri. Dengan kasih sayang yang tulus, anak-anak akan merasa aman berada di dekat Anda dan mereka akan berani melakukan segala hal karena mereka tahu bahwa Anda selalu sayang padanya.

  1. Pendengar yang Baik

Anak-anak gemar sekali bicara. Mereka bisa bicara tentang satu benda hingga lebih dari lima belas menit. Tak jarang pula mereka mengajak Anda mendengarkan sebuah cerita yang sudah mereka ceritakan berulang-ulang hingga mungkin Anda bosan mendengarnya. Bagi anak-anak, Anda adalah sosok yang baik. Oleh karena itu, jadilah pendengar yang baik untuk mereka. Tanggapi cerita mereka sebaik mungkin dan buatlah suatu interaksi dengan mereka. Jangan biarkan mereka menjadi pendiam karena tidak memiliki teman biacara.

  1. Hindari Kata “Jangan”

Anak-anak suka sekali melakukan hal-hal yang terkadang membuat Anda khawatir seperti berlarian, melompat-lompat atau bahkan memanjat pagar. Sebagai tenaga pendidik Anda dilarang keras untuk berkata “Jangan” karena hal tersebut akan membuat anak-anak berhenti untuk bereksplorasi dengan dunianya. Mereka akan takut melakukan hal-hal yang menyenangkan. Anda bisa mengganti kata “Jangan” dengan “Sebaiknya” seperti ketika mereka berlarian, saat Anda ingin mereka berhenti Anda bisa mengucapkan “Sebaiknya kamu berjalan pelan saja, ya agar tidak jatuh”.

  1. Berikan Kenyamanan

Beradalah selalu dekat dengan mereka karena meskipun mereka terlihat berani dan kuat, Anda harus menyadari bahwa mereka tetaplah anak-anak. Seorang tenaga pendidik harus siap menjadi benteng bagi anak-anak didiknya jika mereka merasa sedih atau takut. Berada dekat mereka juga akan membuat mereka nyaman karena mereka percaya bahwa Anda akan selalu ada untuk mereka.

Tenaga pendidik merupakan orang tua kedua untuk anak-anak, terlebih anak-anak usia dini yang memang harus terus dibimbing dan dididik. Berperanlah seperti orang tua yang selalu menyayangi mereka agar mereka menjadi pribadi-pribadi yang berani dan berguna kelak ketika mereka dewasa. Bukankah pribadi yang baik ditentukan sejak mereka masih berusia dini?By Tri Indarti