Jodoh Saya Sampai Saat Ini Belum Datang, Apakah Akibat Sikap Saya?Nama : Wiedya
E-mail : wiedyasuryapradani@ymail.com
Judul : Hubungan interpersonal (permasalahan jodoh tak kunjung datang)
Isi Konsultasi : Sy wiedya jenis kelamin perempuan usia sy 24tahun, sy mengalami kesulitan untuk menangani masalah dalam hubungan interpersonal dengan lawan jenis (hubungan asmara). Masalahnya adalah ketika ada seseorang yg ingin mendekati dan berusaha utk lebih kenal sy, sy seringkali tidak tahu apa yg harus sy lakukan. Sy merasa bingung, akhirnya dengan sendirinya laki-laki tsb mundur dg cara dia sdh jarang bahkan tidak sama sekali menghubungi sy. Sy pikir apakah saat kami msh intens berkomunikasi sy adalah org yang membosankan ataukah sy kurang memberikan respon yg dia harapkan. Beberapa kali itu terjadi, dan beberapa kali sy memiliki keinginan utk menanyakan langsung hal ini. Agar sy tahu apa yang harus sy ubah dr diri sy saat membangun hubungan dengan lawan jenis. Karena jujur saat ini sy sedang berada dalam titik jenuh kesendirian dan mengingat usia sy yang seharusnya sdh memiliki niat dan tujuan utk menikah. Maka dari itu mohon masukannya apa yg harus sy lakukan agar hubungan interpersonal sy dengan lawan jenis bisa dibangun dengan baik. Terimakasih

Jawaban:

Trimakasih mba wie, semoga anda selalu diberikan kemudahan dan kebaikan.

Terkait permasalahan yang anda rasakan tersebut, memang menjadi sebuah hal yang juga dialami oleh sebagian dari para wanita, atau bahkan pria. Terkadang disaat intens-intensnya berkomunikasi, tiba-tiba saja si dia pun pergi. Dan kita bingung, apakah ada yang salah dengan kita atau tidak.

Untuk mba wie, yang mengalami hal tersebut, atau mba wei yang lainnya hal pertama yang harus di lakukan adalah cobalah untuk berfikir positif. Hindari berprasangka terhadap diri sendiri  ataupun orang lain. Buang jauh-jauh pemikiran yang mengatakan bahwa, ia pergi karena kesalahan anda, atau karena anda adalah orang yang buruk. Karena jika kita berpikir negative saat ditinggalkan seseorang, akhirnya justru akan membuat kondisi psikologis kita menjadi buruk. Misalnya saja anda akan mengalami stress, tidak percaya diri, dan depresi.

Yang kedua adalah jadilah diri sendiri. Jadi diri sendiri disini adalah tidak melakukan hal-hal yang membuat anda tidak nyaman, atau terkesan di buat-buat. Karena pada saat kita melakukan sesuatu, namun terkesan dibuat-buat, akhirnya interaksi yang terjadi justru menjadi tidak nyaman. Cobalah untuk selalu percaya diri dalam melakukan segala sesuatu.

Seseorang dengan rasa percaya diri, diketahui akan terlihat lebih enjoy dan nyaman, sehingga membuat orang yang berinteraksi dengannya anda juga menjadi nyaman. Perlihatkan antusias anda saat, berkomunikasi ataupun berbicara dengan orang lain. Dengarkan dengan baik, jika seseorang sedang berbicara dengan anda, dan tanggapi jika perlu. Ingat menanggapi, bukan mendebat pernyataan apalagi membuat konflik dari pernyataan. Karena setiap orang akan senang untuk berbicara dan didengarkan apa perkataannya. Maka jadilah pendengar yang baik.

Selanjutnya adalah, mengikuti beberapa kegiatan-kegiatan sosial juga membantu dalam menambah koneksi pertemanan. Selain itu, dengan banyaknya interaksi yang anda lakukan tersebut, maka anda secara langsung dapat memahami beberapa karakter seseorang dan bagaimana cara bersikap. Dengan begitu rasa percaya diri anda dalam berkomunikasi akan meningkat yang pada gilirannya nanti lawan bicara anda akan nyaman dan nyambung dengan anda dikarenakan banyaknya pengalaman yang anda miliki.

Dan yang terakhir adalah, yakinlah bahwa, cinta, jodoh, dan maut telah ada takdirnya. Kita sebagai umat manusia hanyalah mampu berusaha, dan berbuat baik kepada sesama. Dan pada giliran penentunya nanti hanyalah yang maha kuasa yang menentukan. Semoga tetap semangat dalam menjalani hidup. Psikologi Mania