Introver atau Ekstrover atau Keduanya?Pernahkah Anda mendengar kepribadian introver dan ekstrover? Apakah Anda pernah dijuluki sebagai sosok yang introver? Atau ekstrover? Atau bukan keduanya? Atau barangkali Anda pernah menilai orang lain sebagai orang yang introver atau ekstrover?

Introver merupakan kepribadian manusia yang suka memendam rasa dan pikiran, tidak mengutarakannya kepada orang lain. Kepribadian introver lebih dikenal dengan sifat tertutup. Orang-orang yang bersifat introver lebih cenderung menutup diri dari kehidupan luar. Mereka lebih banyak berpikir dan lebih sedikit beraktivitas. Mereka juga lebih senang berada dalam kesunyian atau kondisi yang tenang, daripada di tempat keramaian atau banyak orang.

Beberapa ciri lain orang berkepribadian introver adalah pemalu dan pendiam. Orang introver lebih senang bekerja sendirian dan berimajinasi. Saat berinteraksi, orang introver lebih suka berbicara langsung dengan satu orang. Itu pun orang introver jarang bercerita karena lebih suka menjadi pendengar dan pengamat. Sikap introver yang suka menyendiri itu pula mengakibatkannya susah bergaul. Dalam bertindak, orang introver harus berpikir dulu baru berbicara/melakukan dan mereka lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan tulisan.

Setelah membaca penjelasan di atas, apakah Anda merasa sebagai sosok introver? Jika masih ragu, lanjutkan kembali pada penjelasan berikut. Barangkali Anda orang berkepribadian ekstrover.

Ekstrover adalah kebalikan dari introver. Ekstrover merupakan kepribadian manusia yang lebih terbuka, cenderung membuka diri dengan kehidupan luar. Mereka lebih banyak beraktivitas dan lebih sedikit berpikir. Mereka juga lebih senang berada dalam keramaian atau banyak orang, daripada di tempat yang sunyi.

Beberapa ciri orang ekstrover adalah percaya diri dan bahkan bisa berlebihan. Orang ekstrover termasuk orang yang aktif. Dalam melakukan pekerjaan, orang ekstrover lebih suka kerja secara kelompok karena pada dasarnya senang berkegiatan dan berinteraksi dengan banyak orang sekaligus. Ini yang menjadikan orang ekstrover mudah bergaul.

Orang ekstrover juga lebih senang bercerita, daripada mendengarkan orang bercerita. Itu karena orang ekstrover lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan kata-kata. Selain itu, orang ekstrover juga tipe spontan, berbicara atau melakukan dulu baru berpikir

Setelah membaca penjelasan tentang ekstrover, apakah Anda sudah memutuskan kepribadian Anda yang mana? Atau barangkali Anda merasa kedua kepribadian itu adalah Anda.

Ternyata, selain introver dan ekstrover, ada pula ambievert. Ambievert merupakan kepribadian yang dapat berubah dari introver menjadi ekstrover atau sebaliknya. Kepribadian ambievert ini tentu lebih bersifat fleksibel karena bisa beraktivitas sebagai introver maupun ekstrover. Kefleksibelan inilah yang kemudian membantu orang ambievert memosisikan dirinya saat bersosialisasi.

Orang ambievert dapat berinteraksi dengan orang introver maupun ekstrover. Berbeda dengan orang introver yang kurang bisa berinteraksi dengan orang ekstrover, begitu pula sebaliknya. Akan tetapi, karena memiliki dua kepribadian di antara introver dan ekstrover, ambievert terlihat moody, karena sifatnya yang sering berubah-ubah.

By: Ade Rakhma