Ini Dia Ciri-Ciri Kepribadian Ganda

Kepribadian Ganda merupakan salah satu gangguan disosiatif, dan bukan termasuk ke dalam gangguan kepribadian. ini juga dikenal dengan istilah gangguan identitas disosiatif. Kepribadian ini muncul dalam diri seseorang lebih mengarah kepada adanya dua atau lebih identitas yang dominan di dalam diri seseorang. Jadi, bukan hanya sekedar kepribadian yang “aneh” ataupun kepribadian yang merusak dan mengganggu, kepribadian ganda lebih mengarah kepada situasi dimana seseorang memiliki dua atau lebih identitas dominan di dalam dirinya.

Apa Saja Ciri Ciri Kepribadian Ganda?

Berdasarkan DSM-IV TR dan Sinopsis Psikiatri, terdapat beberapa ciri-ciri utama dari gangguan ini, yaitu:

  1. Mengalami distorsi waktu, dimana mereka yang memiliki kepribadian ganda sering kali tidak mengenal dan menyadari waktu. Mereka bingung saat ini hari apa, jam berapa, tahun berapa, kapan Lebaran, kapan Natal, Tahun Baru, dan sebagainya. Namun hal ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan gangguan amnesia.
  2. Seringkali tidak sadar, lupa dan tidak mengetahui hal yang pernah dilakukan olehnya. Hal ini disebabkan karena hal yang pernah dilakukan sebelumnya diperbuat oleh identitas yang berbeda di dalam dirinya. Hal ini bukan karena adanya gangguan amnesia, namun karena memang mereka mengalami masalah gangguan identitas disosiatif.
  3. Merasa atau seolah memiliki lebih dari satu identitas di dalam dirinya. Hal ini terlihat dari perilaku mereka yang seringkali mengenalkan diri dengan nama yang berbeda. Misalnya sekarang seseorang mengenalkan diri sebagai Adi, namun pada sore hari dia mengenalkan diri sebagai Farhan, padahal nama asli yang tertera di KTP tidak ada unsur Adi maupun Farhan sama sekali.
  4. Orang yang memiliki riwayat gangguan biasanya juga memiliki riwayat masalah trauma baik secara emosional maupun fisik. Kepribadian ganda seringkali muncul karena orang tersebut tidak mau menjadi dirinya yang dulu, yang pernah mengalami trauma kuat dan berat, sehingga dia memutuskan untuk memunculkan identitas baru di dalam dirinya.
  5. Mereka yang mengalami atau memiliki gangguan ini juga seringkali menggunakan kata kami (bentuk jamak) untuk menyebut dirinya, dibandingkan dengan menggunakan kata saya atau aku (bentuk tunggal). Hal ini memperkuat bahwa terdapat lebih dari satu identitas dan kepribadian di dalam dirinya.

Namun perlu diingat bahwa, mereka yang seringkali berubah-ubah pendiriannya, atau emosi dan mood nya sering berubah, bukan berarti mereka memiliki kepribadian ganda. Jadi, kita tidak boleh langsung men-judge seseorang memiliki kepribadian ganda hanya karena mereka sering berubah prinsip dan pendapatnya. Belum tentu orang seperti ini memiliki gangguan tersebut

Mereka yang memiliki gangguan ini cenderung memiliki halusinasi bahwa ada orang lain yang muncul di dalam dirinya. Mereka mampu untuk memperkenalkan sosok dan identitas lain selain dirinya, atau bahkan identitas aslinya sudah benar-benar hilang, bukan karena amnesia, namun karena adanya proses disasosiatif di dalam dirinya.

Jadi, itulah beberapa ciri kepribadian ganda yang perlu anda ketahui. Semoga artikel psikologi ini bisa menambah wawasan anda mengenai berbagai macam masalah –masalah psikologis yang muncul di sekitar anda.

Konsultasi Psikologi Terkait Gangguan ini

Nama : Aulia xxx
E-mail : aulxxxx@gmail.com
Judul : Kepribadian ganda
Isi Konsultasi : Permisi .. Mau nanya, biasanya kepribadian ganda itu terbentuk karna faktor apa aja sih?? Makasih

Jawaban: Terimakasih sebelumnya pada mba lia, sebelum mengetahui faktor yang melatarbelakangi munculnya gangguan ini ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu, apa itu kepribadian ganda? Gangguan ini merupakan gangguan pada kepribadian yang umumnya para penderita memiliki 2 atau lebih kepribadian yang berbeda dalam dirinya. Gangguan ini juga disebut sebagai gangguan identitas disosiatif, yang mana mereka yang mengalaminya memiliki kepribadian ganda yang disebut dengan sebutan alter ego. Disetiap alter akan memiliki pola tersendiri yang berinteraksi dengan lingkungan. Ada satu alter ego yang kuat dan biasanya mendominasi dari semua alter lainnya. Hal ini lah yang terkadang menjadikan seseorang berubah-rubah karakternya sehingga membuat orang tersebut mengalami hilang ingatan sementara atas karakter sebelumnya.

Gangguan ganda akan lebih berpengaruh lebih banyak terhadap perempuan di bandingkan dengan laki-laki. Penyebab munculnya gangguan ini dapat disebabkan oleh beragam faktor. Mulai dari pengalaman masa lalu (traumatis masa lalu) seperti korban kekerasan, pelecehan se__ks__ual, dan juga bulliying hebat.

Ada beberapa tanda-tanda yang dapat diperhatikan, bagaimana seseorang tersebut mengalami gangguan tersebut, yaitu;

  1. Sikap dan juga perilaku yang berlawanan
  2. Munculnya gangguan depresonalisasi dalam dirinya
  3. Ingatan akan peristiwa teraumatis masa lalu yang sangat parah
  4. Fobia
  5. Tiba-tiba kehilangan memori yang sangat parah atau hilang ingatan
  6. Mengalami Nyeri kepala dan juga sakit di bagian tubuh yang berbeda
  7. Mengalami serangan panic
  8. Tiba tiba ia marah tanpa sebab
  9. Mengalami Halusinasi pada pendengaran daripada alter ego
  10. Kurangnya ia dalam hubungan sosial

Apabila seseorang mengalami lebih dari 4 ciri-ciri di atas secara bersamaan maka sudah bisa disimpulkan bahwa ia mengalami gangguan tersebut. Ada beberapa pengobatan yang dapat digunakan, salah satunya adalah dengan menggunakan jasa psikoterapi. Terapi ini pun sangat bermanfaat guna meningkatkan kepercayaan diri diantara pasien dan juga dirinya sendiri. Psikoterapi pun juga bermanfaat untuk mengatasi permasalahan emosional para pasien yang mengalami gangguan identitas disosiatif.

Share