Ini Dia 5 Metode Penelitian Psikologi Sosial Yang Sering Digunakan

Ini Dia 5 Metode Penelitian Psikologi Sosial Yang Sering Digunakan

November 18, 2017 Off By Admin

Ini Dia 5 Metode Penelitian Psikologi Sosial Yang Sering Digunakan Metode penelitian psikologi sosial – Sebagaimana yang dilakukan di dalam seluruh ilmu pengetahuan, psikologi pun memiliki berbagai penelitian yang sudah tersedia. Oleh sebab konteks dalam psikologi sosial memiliki perbedaan, maka pemilihan metode yang tepat sangat berpengruh terhadap hasil penelitian nantinya.

Berikut ini akan di sajikan beberapa bentuk penelitian kuantitatif yang digunakan dalam metode penelitian psikologi sosial.

  1. Survey

Survey merupakan suatu metode penelitian yang tujuannya untuk melakukan pengumpulan sejumlah data berupa variable, individu, atau unit dalam satu waktu yang bersamaan. Survei juga merupakan serangkaian prosedur sistematis yang melalui pemberian sejumlah pertanyaan terhadap seseorang guna mengumpulkan informasi tentang sikap, pengetahuan, minat, ataupun perilaku subjek penelitian yang bersangkutan.

Data yang dikumpulkan lewat individu ataupun sampel fisik tertentu dengan tujuan yang digunakan agar dapat menggeneralisasikan hal yang akan diteliti. Survey juga dapat digunakan untuk tujuan mendeskripsikan dan juga menguji sebuah hipotesis.

Keuntunngan Metode Penelitian Menggunakan Survey

  • survey memungkinkan seorang peneliti untuk melakukan pengumpulan sejumlah data yang cendrung besar dalam waktu yang singkat
  • Melibatkan lebih banyak orang guna menggeneralisirkan kesimpulan agar ia nantinya dapat dipertanggung jawabkan
  • Lebih ekonomis
  • Dapat di buat dengan mudah dan juga cepat
  • Dapat mengumpulkan informasi mengenai beragam hal termasuk fakta diri (pribadi), sikap, dan pendapat seseorang

Kerugian Metode Penelitian Menggunakan Survey

  • Survey dianggap kurang mendalam
  • Apabila penelitian tak dirancang dengan baik, konstruksi dan juga administrasinya maka akan membuat hasil penelitian menjadi lemah
  • Pilihan jawaban yang diberikan umumnya hanya mengandung unsur emosional
  • Kurang dapat merefleksikan jawaban dari responden akibat terbatasnya pilihan
  • Pemilihan peserta yang cendrung acak dapat mempengaruhi tingkat respon yang bias
  1. Metode Penelitian Eksperimen

Penelitian eksperimen biasanya digunakan guna melihat sejauh mana pengaruh yang akan ditimbulkan dari sebuah perlakuan yang disengaja atau dimanipulasi oleh peneliti. Manipulasi tersebut bisa dilakukan terhadap suatu situasi ataupun tindakan tertentu kepada individu maupun kelompok, yang selanjutnya dapat dilihat pengaruhnya.

Selain itu, dalam melakukan manipulasi, juga dapat dilakukan control yang ketat pada variable tertentu agar ia dapat memastikan bahwasanya hasil yang akan diperoleh benar – benar memiliki pengaruh dari manipulasi yang diberikan.

  1. Penelitian Korelasional

Penelitian korelasional ini adalah pendekatan yang non-manipulatif guna mempelajari peristiwa yang akan terjadi dan juga perilaku secara alami (karakteristik pribadi maupun interaksi dengan orang lain), dengan cara menggunakan beragam teknik statistik.

Metode ini sangatlah berguna pada saat variable tak dapat dimanipulasi secara eksperimental (misalnya saja usia, kepribadian, jenis kelamin) serta beberapa pertimbangan etis guna mencegah memanipulasi variable (misalkan saja stress yang ekstrim, bahaya fisik, ataupun adanya cinta antara dua individu). Selain daripada itu, penelitian korelasional juga digunakan untuk melakukan manipulasi  variable yang mungkin saja belum begitu jelas dan dapat mengubah sifat alamiah daripada fenomena yang sedang dipelajari.

Kelemahan penelitian menggunakan metode korelasional

Kelemahan dari metode penelitian dengan menggunakan metode korelasi yaitu hanya menyatakan sebuah hubungan, baik itu positif maupun negative. Akan tetapi metode penelitian ini tak mampu menemukan faktor mana yang menjadi penyebab. Selain itu pula, sebagai seorang peneliti kita tak dapat mengendalikan keseluruhan dari faktor, terkecuali seleksi peserta dan juga metode pengukuran secara situasi.

  1. Penelitian Eksperimen Kuasi

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, akan tetapi peneliti tak memiliki control yang penuh atas manipulasi variable bebas. Para peneliti hanyalah memiliki control atas bagaimana, untuk siapa, dan kapan variable terikat diukur.

Desain ini digunakan apabila desain eksperimen murni tak memungkinkan untuk digunakan. Pada umumnya, penentuan dari sampel tak dilakukan secara acak. Meskipun ia dapat melibatkan intervensi ataupun perlakuan tertentu maupun melakukan perbandingan antar kelompok, akan tetapi derajat pengontrolan tak dapat seketat di dalam eksperimen murni.

  1. Penelitian Evaluasi

Penelitian evaluasi digunakan untuk mengeumpulkan, menafsirkan, dan menganalisis informasi kebutuhan tentang pelaksanaan, efektivitas, kebutuhan, dan juga efisiensi dalam upaya melakukan intervensi yang dilakukan guna memperbaiki nasib manusia.

Evaluasi digunakan untuk beragam alasan, antara lain untuk menimbang nilai dan juga program yang sedang berlangsung dan juga memperkirakan kegunaan beragam upaya guna memperbaiki program – program tersebut; untuk menilai sebuah manfaat dari program dan juga inisiatif baru guna meningkatkan efektivitas manajemen dan juga adminsitrasi program, dan untuk memenuhi sebuah persyaratan akuntabilitas sponsor program (Rossi & Freeman dalam Fitriah 2014).

Guna memperdalam wawasan dan mempermudah dalam melakukan penelitian psikologi, anda dapat membaca beberapa referensi dalam tulisan sebelumnya yang berjudul 27 DAFTAR BUKU PSIKOLOGI TERLENGKAP YANG HARUS ANDA MILIKI UNTUK MENGUASAI ILMU PSIKOLOGI

Itulah 5 jenis metode penelitian psikologi sosial yang dapat digunakan dalam melakukan penelitian, khususnya ilmu psikologi sosial. Semoga dapat menjadi referensi para pembaca guna menentukan metode dalam penelitian. By: Muhamad Fadhol Tamimy

 

Refrence: Fitriah Anisa F. 2014. Psikologi Sosial Terapani. Bandung: Remaja Rosdakarya.

 

Ini Dia 5 Metode Penelitian Psikologi Sosial Yang Sering Digunakan