Ingin Melakukan Konseling Dengan Psikolog? Berikut ini Adalah Hal Yang Harus Anda Ungkapkan Ke PsikologDatang ke psikolog untuk konseling merupakan salah satu keputusan tepat yang bisa anda lakukan apabila anda merasa bahwa masalah anda sudah sangat rumit dan menyusahkan anda dan orang lain. Namun, tentu saja konseling ke Psikolog tidak akan berjalan lancar apabila anda menutup diri dan tidak mau mengungkapkan beberapa hal penting mengenai diri anda.

Tak usah takut, dan tak usah khawatir untuk mengungkapkan apa saja yang menjadi pertanyaan psikolog tersebut, karena mereka menanya bukan dalam rangka “Kepo”in anda, namun dengan bertanya pada anda psikolog tersebut menelaah, sebenarnya apa yang sedang terjadi pada diri anda saat ini.

Jika psikolog telah mengetahui apa saja yang sedang terjadi dengan diri anda, barulah langkah selanjutnya dapat diambil metode tepat menangani anda. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi tips ketika anda akan melakukan konseling dengan seorang psikolog. Yuk, simak hal-hal penting berikut ini:

  1. Tujuan anda datang ke psikolog

Hal penting pertama yang wajib anda ungkapkan saat konseling dengan psikolog adalah memahami kembali tujuan anda datang ke psikolog. Mungkin terkesan mudah, namun faktanya banyak sekali orang yang bingung tujuan sebenarnya datang ke psikolog itu untuk melakukan apa. Misalnya saja ingin melakukan konsultasi atau sekedar melakukan pemeriksaan psikologis saja. Anda harus mengetahui secara pasti, dan mengungkapkan mengapa anda ingin datang ke Psikolog.

Dengan mengetahui tujuan dating ke psikolog pun, waktu anda akan efisien dan tidak membuang-buang waktu, hanya sekedar berbicara nglor-ngidul nantinya.

  1. Masalah yang anda alami

Hal berikutnya, setelah anda mengetahui tujuan dan maksud kedatangan anda ke Psikolog, maka anda harus mengungkapkan pula masalah yang anda alami. Proses konsultasi tidak akan berjalan dengan baik apabila anda tidak mengungkapkan masalah yang anda alami. Karena itu, terbukalah mengenai masalah yang anda alami, karena dengan lebih terbuka, hal ini akan membantu psikolog membantu mencari pemecahan masalah yang sedang anda alami. Jika permasalahan tersebut bersifat pribadi, maka tidak mengapa untuk di ungkapkan karena para psikolog memiliki kode etik yang akan melindungi rahasia dari para klien yang di hadapinya.

Ungkapkanlah apa saja yang anda alami, dan juga kronologinya, ingat atau tidaknya anda dengan menceritakan kronologi, hal tersebut akan menjadi titik para psikolog untuk mengetahui yang sedang anda alami saat ini.

  1. Masa lalu anda

Masa lalu adalah salah satu penyebab, atu setidaknya dapat menambah atau memperburuk situasi anda. Banyak masalah muncul karena masa lalu yang buruk. Contoh saja fobia, yang bisa disebabkan karena trauma masa lalu. Nah, ketika psikolog bertanya dan mulai menggali informasi tentang masa lalu anda, jangan menolak, karena hal ini sangat berguna untuk membantu anda menyelesaikan masalah yang sedang anda alami. Kebanyakan masalah bisa selesai apabila anda paham dan sadar bahwa masalah yang anda alami ini disebabkan oleh faktor masa lalu.

  1. Keluarga dan relasi

Psikolog adalah profesi yang sangat kepo, alias banyak ingin tahu. Nah, salah satu keingintahuan dari seorang psikolog adalah mengenai relasi dan juga keluarga anda. Hal ini untuk mempermudah psikolog dalam menganalisa penyebab munculnya masalah anda. Hal ini juga dapat membantu psikolog menentukan apakah proses konseling dapat berjalan dengan lancar atau tidak dengan situasi dan kondisi relasi anda saat ini.

Tidak hanya itu, masalah keluarga dan masalah dengan teman atau relasi anda pun harus bisa diungkapkan dengan detail, terutama ketika masalah yang anda hadapi menyangkut masalah keluarga, atau paling tidak ada unsur keluarga yang ikut berperan dalam memunculkan dan memperkuat masalah yang anda alami tersebut.

  1. Tumbuhkan Rasa Percaya Saan Anda Konseling atau Konsultasi Dengan Psikolog

Hal terakhir yang harus di cermati selain apa saja yang harus di ungkapkan pada saat konseling/ konsultasi dengan psikolog adalah rasa percaya anda dengannya. Dengan anda percaya pada psikolog tersebut, maka anda akan nyaman mengungkapkan segala keluh kesah yang terjadi pada diri anda saat ini. Dan yang paling penting adalah kesembuhan anda dan kesehatan mental anda.

Tak hanya ke 5 hal tersebut saja yang harus di perhatikan pada saat ingin datang konseling pada para psikolog. Namun penting pula mencermati background dari psikolog itu sendiri. Hal tersebut dikarenakan, tak sedikit para psikolog yang sejatinya berada pada bidang industry yang justru membuka layanan klinis, keluarga, pendidikan, anak, perkembangan anak, anak berkebutuhan khusus dan lain sebagainya.

Tentu akan sangat tidak relevan bukan, jika permasalahan keluarga anda atau permasalahan anda dengan pasangan ditangani oleh psikolog bidang kompetensi industry, atau pendidikan. Atau pada saat anda mengalami permasalahan di lingkungan kerja anda, lantas anda datang untuk konseling atau konsultasi dengan mereka yang memiliki background anak. Diibaratkan kamar, tentu kita salah kamar bukan?

Sedikit informasi bahwa, saat ini juga tak sedikit para psikolog dengan bidang yang sebenarnya bukan menjadi bidang kompetensinya namun tetap saja mengambilnya. Hal tersebut lagi-lagi sedikit banyaknya dikarenakan peluang yang mereka lihat, dan juga memang kondisi yang memberikan peluang tersebut. Sangat miris sekali jika melihat beberapa layanan yang sebenarnya memiliki sumber daya psikolog di bidang klinis namun justru membuka praktik bidang industry. Atau psikolog bidang pendidikan yang justru menangani konsultasi bidang keluarga dan lain sebagainya.

Mungkin itulah sekelumit permasalahan yang ada di dunia psikolog saat ini, namun yang lebih penting adalah kesembuhan anda seperti pada pembahasan di atas. Cobalah untuk per step mulai dari tips nomer 1 hingga nomer 5.

Itulah beberapa hal yang dapat kita pelajari mengenai apa saja yang harus dilakukan dan di Anda Ungkapkan Ke Psikolog jika anda berobat untuk konsultasi ataupun konseling. Tips terpenting bagi anda yang ingin melakukan konseling atau konsultasi dengan psikolog adalah jangan takut rahasia anda akan tersebar. Psikolog memilikk kode etik dimana rahasia dan permasalahan klien tidak akan disebarkan, kecuali untuk kepentingan khusus, seperti misalnya pemeriksaan kepolisian. Jadi, jangan tertutup dan terbukalah dengan psikolog anda suapaya masalah yang anda alami bisa terpecahkan hingga tuntas. Selamat mencoba! By: Eduardus Pambudi


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia