Ingin Kuliah Namun Tak Mendapatkan Restu Dari Orang TuaNama : Ana
E-mail : vira_hxx@yahoo.co.id
Judul : Ingin kuliah
Isi Konsultasi : Saya lulusan SMA tahun 2016. Sebenarnya saya ingin sekali melanjutkan kuliah. Tetapi karena keterbatasan biaya,ibu saya menyarankan saya untuk bekerja dulu. Kini saya sudah bekerja di salah satu pabrik. Hampir 5 bulanan saya bekerja di sana. Tapi saya merasa tidak kerasan,saya merasa belum siap bekerja, apalagi kepribadian saya yang pendiam dan sulit bersosialisasi. Saya merasa tidak nyaman. Saya ingin berhenti dari pekerjaan saya dan ingin ikut tes kuliah lagi tahun ini. Tapi ibu saya tidak mengizinkan, krn kata ibu saya cari pekerjaan itu sekarang susah, dan gaji yang saya dapat itu lumayan. Apalagi kakak saya seorang sarjanah yang dulunya sempat menganggur selama 2 tahun. Sekarang ia sudah bkerja di salah satu sekolah, gajinya tidak seberapa, dan ia sudah menikah sekarang. Mungkin itu juga salah satu penyebab yang membuat ibu saya tidak ingin saya kuliah. Padahal saya sangat ingin kuliah dan meraih cita-cita saya. Apa yang harus saya lakukan? Mohon solusinya

Jawaban

Untuk mba ana, di zaman yang penuh dengan persaingan memang mendapatkan sesuatu seakan sulit. Entah itu persaingan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan, maupun mendapatkan kursi perguruan tinggi negeri yang diinginkan. Keduanya atau yang paling umum kesemua jenjang dan lini memiliki tantangan tersendiri.

Mendapatkan izin dari orang tua terkadang sulit, terlebih jika saat ini, posisi anda diharapkan menjadi salah satu penyokong perekonomian keluarga. walaupun mungkin orang tua anda juga bekerja. Biasanya yang di beratkan oleh orang tua terhadap anaknya di saat seperti ini adalah, izin melanjutkan studi, dan izin Menikah.

Mungkin dalam kasus anda saat ini dihadapkan dengan izin agar anda boleh melanjutkan pendidikan. Saran saya coba untuk meyakinkan kedua orang tua anda dahulu, dan ajak diskusi mereka. Carilah diskusi di waktu-waktu yang senggang, yang tidak mengganggu kesibukan, atau waktu yang bukan pas mereka baru saja pulang bekerja atau melakukan aktivitas rutinan.

Bicarakan, tentang mimpi anda dan harapan anda. Beri rasionalisasi prospek cerah jika anda melanjutkan studi di jenjang universitas nantinya.

Untuk urusan studi kasus terhadap kakak anda yang secara langsung dan tidak langsung di lontarkan terhadap anda dari orang tua, sebenarnya hal tersebut benar, namun bukan menjadi pembenaran. Karena rezeky dari setiap orang adalah berbeda-beda. Tergantung usaha, dan nasib saja yang membedakannya.

Tak mesti saat anda memilih untuk melanjutkan studi , lalu pas masa-masanya anda telah lulus, anda persis kesulitan mendapatkan pekerjaan seperti saudara anda.

Saran saya, mungkin anda juga jangan langsung mengambil resign saat anda mengambil studi lanjutan. Cobalah untuk mencoba bekerja namun juga di barengi dengan kuliah. Mungkin hal tersebut akan berat, namun banyak kok yang bekerja membarenginya dengan kuliah. Justru saat mereka berhasil menyelesaikan kuliah hingga akhir dan ia juga bekerja kemampuan praktis, dan akademis semakin terasah dengan baik.

Carilah universitas yang menyediakan kelas pekerja, atau kelas malam yang dapat dicoba. Karena saat anda berhasil lulus, meskipun anda masih bekerja maka anda akan menjadi orang yang tak jago di bidang praktikal saja, namun di bidang akademis pun anda miliki. Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan ke depan. Psikologi Mania

Categories: Ruang Konsultasi

admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia