look at meKarir sukses. Hal ini penting untuk diketahui oleh para profesional. Banyak yang mengatakan bahwa kepribadian dan kecerdasan jauh lebih penting dari penampilan dan ketampanan. Dan, ternyata benar dan hal ini didukung sepenuhnya oleh hasil penelitian dari para psikolog. Bahkan, terdapat banyak indikator lain yang perlu Anda tunjukkan saat Anda bekerja agar pintu kesuksesan terbuka lebar. Apa sajakah itu?

Selama bertahun-tahun, psikolog terus meneliti kemampuan kognitif dan kemampuan otak sebagai prediktor kinerja dalam sebuah pekerjaan. Orang-orang pintar dianggap lebih mungkin untuk berhasil dalam pekerjaan. Tapi kecerdasan hanya bagian dari cerita.

Ternyata, terdapat faktor penting lain yang menentukan kinerja dalam menyelesaikan pekerjaan. Faltor-faltor tersebut adalah kreativitas, kepemimpinan, integritas, kehadiran, dan kerjasama. Kesemua faktor ini terkait dengan kepribadian, bukan kecerdasan.

Ketika psikolog mencoba untuk menentukan jenis kepribadian seseorang, mereka melihat  LIMA KARATER UTAMA agar karir sukses:

(1) Apakah seseorang mudah bergaul dan beradaptasi dengan tempat yang baru?

(2) Apakah mereka menyenangkan?

(3) Apakah mereka teliti?

(4) Apakah mereka memiliki emosi yang stabil?

(5) Apakah mereka terbuka dalam menjalani pekerjaan dan hubungan dengan rekan kerjanya?

Di luar lima faktor utama itu bisa jadi penting, tapi belum didukung oleh penelitian yang cukup.

Satu kelompok peneliti berpendapat bahwa karakter-karakter seperti bertanggung jawab, bisa diandalkan, terorganisir, dan gigih – adalah resep utama untuk sukses.

Tetapi karakter-karakter di atas jika digunakan sebagai standar kinerja ternyata tidka berlaku dalam semua bidang  pekerjaan. Untuk beberapa pekerjaan, yang sangat kreatif, karakter-karakter seperti itu  adalah kewajiban, bukan aset. Beberapa penelitian menunjukkan bahwajika karakter menentukan kinerja dalam pekerjaan yang realistis dan konvensional, hal ini hanya akan menghambat keberhasilan dalam pekerjaan yang memerlukan kecerdasan, serta pekerjaan artistik dan sosial yang memerlukan inovasi, kreativitas dan spontanitas.

Keterampilan interpersonal adalah prediktor lain dari kinerja. Tempat kerja yang bergerak ke arah kerja sama tim dan berorientasi pada pelayanan pekerjaan menganggap bahwa kemampuan interpersonal dianggap semakin penting.

Psikolog mengatakan bahwa apa yang mereka sebut ‘kinerja kontekstual’ juga mengarah pada kinerja pekerjaan yang baik. Kinerja kontekstual berarti melakukan hal-hal di luar kinerja pekerjaan sederhana, seperti menawarkan diri untuk membantu, menambah upaya ekstra, bekerja sama, mengikuti aturan dan prosedur, dan mendukung tujuan organisasi.

Jika Anda mencari untuk melihat apakah Anda akan melakukannya dengan baik di pekerjaan, Anda perlu untuk melihat apakah Anda memiliki kepribadian yang sesuai pekerjaan, bukan hanya kecerdasan untuk melakukan pekerjaan itu. Jadi, sudahkan Anda mengembangkan karakter-karakter di atas sesuai pekerjaan Anda? by: Mirza Miranti