Hal – hal yang Membuat Orang Menjadi Takut Hal yang Membuat Orang Menjadi Takut. Dalam konteks psikologi, rasa takut bisa dikategorikan sebagai adanya rasa cemas yang muncul. Takut atau cemas ini, apabila kita klasifikasikan ke dalam bentuk gangguan psikologi, akan muncul banyak sekali gangguan yang saling berkaitan. Berikut ini adalah beberapa masalah atau gangguan kecemasan yang dikategorikan ke dalam masalah atau gangguan psikologis :

  1. Gangguan kecemasan umum
  2. Fobia
  3. Paranoid
  4. Gangguan panic / Panic Disorder
  5. Gangguan obsesif kompulsif
  6. PTSD (Gangguan Kecemasan Pasca Stress)
  7. Psikosomatis
  8. Dan beberapa gangguan kecemasan lain

Perlu diingat, gangguan kecemasan yang muncul, kebanyakan bisa didiagnosis ketika individu yang mengalami gangguan kecemasan tersebut merasa terganggu. Misalnya pada kasus fobia. Ketika individu mengalami fobia, biasanya mereka akan berkeringat, stress, depresi, dan bahkan bisa melakukan percobaan bunuh diri.

hal yang Membuat Orang Menjadi Takut

Namun, apabila memang rasa cemas atau takut yang dialami oleh individu tidak sampai menyebabkan masalah yang pelik dan rumit, maka individu tersebut mngkin hanya mengalami masalah kecemasan saja.

Apa yang menyebabkan munculnya rasa takut dan kecemasan ini?

Hal – hal yang Membuat Orang Menjadi TakutNah, rasa takut, dan juga masalah bahkan gangguan kecemasan ini tentu saja memiliki penyebab yang berbeda – beda pada masing – masing individu. berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang menjadi takut, dan mengalami masalah kecemasan :

  1. Pengalaman masa lalu yang sifatnya traumatis

Hal yang hampir pasti menyebabkan seseorang memiliki rasa takut, tertuama rasa takut dan juga kecemasan yang sifatnya patologis, seperti fobia dan psikosomatis, adalah adanya pengalaman masa lalu yang sifatnya traumatis. Biasanya pengalaman masa lalu ini berhubungan dengan :

  • Kekerasan fisik
  • Kekerasan se__ks__ual
  • Dibuang dari keluarga
  • Dikhianati oleh orang yang disayangi

Pengalaman seperti itu akan sangat mempengaruhi, dan sangat mungkin menyebabkan seseorang mengalami masalah kecemasan dan mudah merasa takut.

  1. Penyalahgunaan obat

Penyalahgunaan obat dan juga zat terlarang juga bisa membuat seseorang merasa takut dan cemas. Namun biasanya, rasa takut dan juga masalah kecemasan ini hanya muncul ketika obat dan zat terlarang tersebut bekerja. Ketika obat dan zat terlarang tersebut berhenti bekerja, kecemasan dan juga rasa takut akan hilang dengan sendirinya.

  1. Faktor neurologis

Saat ini, ilmu pengetahuan sudah mulai melakukan penelitian mengenai pengaruh dari faktor neurologis terhadap masalah – masalah kecemasan serta rasa takut, seperti fobia. Hasilnya, banyak masalah – masalah tersebut memang muncul karena adanya faktor neurologis, dimana terdapat fungsi – fungsi syaraf yang tidak tepat, sehingga memunculkan masalah tersebut.

  1. Faktor gentika

Faktor genetika ataupun keturunan juga bisa menjadi penyebab munculnya masalah kecemasan dan juga takut. Contoh konkrit adalah masalah takut atau cemas dalam bentuk paranoid. Paranoid bisa saja menjadi gangguan yang diturunkan, terutama ketika paranoid tersebut muncul dalam episode gangguan skizofrenia, yang memang banyak disebabkan karena faktor keturunan atau gentika.

  1. Pola pikir / kognisi yang salah

Pola pikir atau kognisi yang salah dan tidak tepat juga bisa menyebabkan seseorang merasa takut dan cemas. Misalnya, seseorang berpikir bahwa cicak itu dapat membunuh dirinya, maka hal ini akan membuat dia menjadi takut terhadap cicak. Kesalahan pola pikir atau kognisi ini bisa terjadi karena banyak hal, seperti :

  • Pola kognisi yang kurang matang
  • Pengalaman yang sedikit
  • Inteligensi yang rendah
  • Pengetahuan yang sempit terhadap sesuatu
  • Doktrin atau penanaman kognisi
  • Pola asuh

Pola asuh orang tua juga ikut menentukan bagaimana seseorang bisa merasa takut ataupun cemas. Misalnya, ketika orangtua membertahu anaknya bahwa kucing itu beracun, dan jahat, hanya supaya anaknya tidak perlu bermain dengan kucing. Hal ini akan tersimpan, dan membuat si anak akan memiliki pola pikir yang salah mengenai kucing, sehingga membut dia menjadi takut dengan kucing.

6. Lingkungan sekitar

Lingkungan sekitar juga memberikan kontribusi yang besar bagi ketakutan seseorang. lingkungan sekitar tidak hanya berasal dari lingkungan keluarga saja, namun juga tempat tinggal, lingkungan bermain, hingga sistem dimana seseorang tinggal, yang terdiri dari aturan, nilai, dan juga norma yang ditanamkan.

Misalnya saja ketika seseorang tinggal pada lingkungan criminal, yang cenderung menghindari polisi dan aparat. Maka orang tersebut akan ikut ke dalam sistem, dan pada akhirnya merasa takut dengan aparat, padahal dia tidak melakukan perbuatan jahat apapun.

Itu adalah beberapa hal yang bisa membuat seseorang merasa takut dan juga cemas. Bagaimana? Apakah anda merasakan salah satu diantaranya? by: Eduardus Pambudi