Fungsi Sosial Generasi Yang Tergerus Oleh Fungsi GadgetFungsi Sosial. Era globalisasi saat ini menjadikan teknologi semakin berkembang dengan pesatnya, mengikuti arus perkembangan zaman. Di semua negara tak ada yang tak mengenal apa itu internet, ataupun gadget. Karena memang kedua hal tersebut merupakan bagian terpenting manusia abad moderen hari ini.

Terlebih saat ini kedua hal tersebut mudah dan murah untuk di jangkau oleh semua kalangan. Tua, muda, masyarakat kaya ataupun masyarakat strata menengah kebawah pun mampu untuk mendapatkannya. Sama halnya dengan anak-anak yang mudah sekali untuk mendapatkan beragam fasilitas seperti gadget dan internet yang di berikan oleh orang tua mereka.

Pemanfaatan gadget yang dahulunya hanya sekedar pelengkap untuk berkomunikasi, saat ini malah justru kian mengikis fungsi-fungsi sosial dalam kegiatannya. Tengok saja apa yang terjadi di sekitar kita. Kegiatan interaksi yang seharusnya intens dilakukan melalui kontak mata malah justru berubah arah pandangannya bukan pada lawan bicara, melainkan gadget yang ada di tangan.

Pasar, sekolah, restoran, rumah, hingga tempat ibadah selalu saja ada orang yang tak peduli dengan lingkungan sekitar. Merka lebih fokus untuk memperhatikan layar daripada orang yang tengah memperhatikan ataupun menyapanya. Hingga pada akhirnya secara tidak langsung, akibat penggunaan gadget ini semakin membuat bangsa indonesia yang dahulunya sangat konsen terhadap interaksi yang ber-asaskan kekeluargaan, tegur sapa, dan musyawarah terkalahkan oleh pola interaksi jari tangan dalam dunia maya semacam sosial media.

Suasana rapat, gadget di tangan. Di saat sedang menggelar musyawarah, serius perhatin notice BBM. Sedang belajar di sekolah, asik dengan game online nya. Menjadi relawan untuk korban kemanusiaan pun saat ini, lebih banyak yang sibuk selfie daripada membantu para korban. Sungguh terlalu bukan?

Fenomena sosial generasi yang tergerus oleh fungsi gadget saat ini kian nyata terlihat mengiringi perkembangan kondisi sosial kemasyarakatan. Dalam ilmu psikologi kita mengenal adanya teori tentang persepsi. Dalam teori tersebut menyatakan bahwa persepsi ini merupakan sebuah proses pemahaman ataupun pemberian makna atas segala sesuatu informasi. Pemberian makna tersebut bisa salah ataupun benar sesuai dengan penganggapan masyarakat sekitar.

Apabila dikaitkan dengan fenomena sosial dari gadget saat ini, bisa jadi degredasi sosial kemasyarakatan bangsa indonesia yang dahulu dikenal dengan budaya saling sapa dan ramah tamahnya, brubah menjadi bangsa yang super individualis, dan syarat akan ketamakan demi mencapai kepuasan pribadi. Persepsi yang menganggap lumrah penggunaan gadget di seluruh lini aktivitas kehidupan bermasyarakat, menjadikan kita tak peka untuk menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang salah.

Oleh karenanya, mari kita jadikan fenomena heboh gadget dan internet ini sebagai ajang untuk melakukan instropeksi terhadap diri sendiri. Karena hanya dengan melakukan instropeksi diri kita mampu untuk menularkan kebaikan terhadap sesama di sekitar kita.

Meskipun kita menggunakan gadget jangan sampai gadget ini menggantikan fungsi sosial sebagaimana fungsi-fungsi kita sebagai manusia yang syarat akan kebutuhan bersosialnya. Sesuai dengan fitrah yang telah diberikan oleh tuhan bahwa, manusia merupakan makhluk sosial. Oleh : Muhamad Fadhol Tamimy