Deteksi Dini Gejala Panic DisorderNama : xxxx Afnan
Judul : kecemasan berlebih (Gejala Panic Disorder)
Isi Konsultasi : Saya jelaskan latar belakang saya..saya dibesarkan dengan pendidikan keras,dengan teror mental dan fisik..ketika masa remaja,orang tua saya bercerai..hari2 saya selalu sedih,cemas akan hal2 kecil..setahun yg lalu ayah saya meninggal.. beberapa hari setelahnya saya terkena serangan panik,saya mengira serangan jantung..sejak saat itu,ulu hati saya sesak dan saya diliputi ketakutan akan kematian dan sakit jantung.. setahun kemudian saya cek jantung,ternyata ada kelainan, denyutnya lambat 40 bpm dan tidak teratur..sejak itu saya makin cemas,jadi sering sesak apalagi malam saat rebahan.. sebenarnya saya sakit apa?kelainan jantung nya itu dampak dari psikologi atau memang saya sakit?Tolong jawabannya,saya lelah dengan kondisi ini..

Jawaban: Untuk mas afnan, apa yang anda rasakan saat ini memang bisa diduga sebagai salah satu gangguan psikologis. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal yang menyertainya seperti traumatis masa lalu anda, kondisi keluarga anda saat itu, dan kemungkinan juga permasalahan anda saat ini yang belum anda ceritakan secara detail.

Dari beberapa ciri-ciri di atas mungkin saya belum bisa langsung memvonis anda terkena gangguan tertentu, namun memang beberapa hal yang anda ungkapkan telah mengarah pada panic disorder. Panic disorder memiliki gejala-gejala berikut ini;

Jantung berdebar, Keringat berlebihan, Terengah-engah atau sesak napas, Nadi cepat, Merasa seolah-olah kematian sudah dekat pada saat serangan, Tubuh bergetar, Mual/muntah, Pusing disertai sakit kepala, Nyeri dan sesak di dada, Kram di perut, Merasa akan pingsan, Panas dingin, Kesulitan menelan makanan atau cairan, Perasaan diteror, Kesemutan di berbagai bagian tubuh

Beberapa gejala seperti ketakutan akan kematian, detak jantung yang tidak normal, tentu nafas anda pun juga terengah-engah, dan cemas juga telah di rasakan.

Penanganan yang tepat bisa membantu mengurangi atau menghilangkan gejala. Kombinasi antara obat-obatan dan psikoterapi harus dimasukkan dalam rencana terapi serangan panik. Psikoterapi berguna untuk membawa perubahan sikap yang lebih sehat dan membuang pikiran negatif serta membangun citra yang lebih konstruktif. Sesi konseling saat psikoterapi juga akan membantu pasien untuk menyadari apa yang dapat memicu serangan panik dalam dirinya dan bagaimana cara mengatasi atau menghindari semua faktor tersebut.

Namun memang disarankan penanganan tersebut haruslah melalui professional psikolog maupun psikiater terdekat

Psikologi Mania