Dampak – Dampak dari BullyingBullying, siapa yang tidak kenal dengan istilah ini? Bullying merupakan salah satu istilah psikologis yang banyak dikenal. Bullying, bias terjadi dimana saja, di sekolah, di keluarga, lingkungan bermain, bahkan di kantor ataupun tempat kerja sekalipun. Bullying sendiri merupakan suatu kondisi yang berhubungan dengan penindasan, terhadap mereka yang lebih lemah. Bullying sangat berhubungan erat dengan tindak kekerasan atau agresi, baik secara verbal maupun fisik.

Apa Sebenarnya Arti Dari Bullying?

Ada banyak tokoh yang mendefinisikan mengenai arti dari bullying itu sendiri. Bullying sendiri banyak dihubungkan dengan tindak kekerasan yang mengarah kepada penindasan. Hal ini membuat korban bullying cenderung lemah dan tidak berdaya ketika menjadi korban bullying (beberapa korban kekerasan ada yang melawan, dan itu belum bisa disebut bullying). Coloroso (2004) mengatakan bahwa bullying adalah sebuah intimidasi yang dilakukan oleh pihak yang kuat untuk menindas pihak yang lemah.

Dari beberapa pendapat tokoh yang sudah disebutkan, maka dapat ditarik kesimpulan, bahwa bullying melibatkan individu atau kelompok yang menjadi penindas, dan biasanya, korban yang ditindas merupakan individu yang tidak berdaya, sehingga tidak mampu melawan dan pasrah akan kondisinya.

Dampak – Dampak Dari Bullying

Nah, apabila anda berpikir bahwa bullying ini memiliki dampak yang buruk, maka anda tepat. Ada banyak sekali dampak buruk akibat bullying. Berikut ini adalah dampak buruk yang muncul karena bullying :

  1. Stress dan depresi

Hal pertama yang paling sering muncul ketika seorang individu mengalami bullying adalah munculnya masalah seperti stress dan juga depresi. Masalah stress dan juga depresi ini apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat, maka bias menimbulkan berbagai macam masalah yang lebih pelik dan berbahaya, misalnya mengalami gangguan kepribadian, mengalami somatisasi yang berlebihan, bahkan bias mengalami skizofrenia. Karena itu, berhati – hatilah dengan perilaku bullying ini, karena dampaknya sangatlah buruk.

  1. Self Concept yang buruk

Sebagai seorang manusia, kita memiliki self concept. Ibaratnya self concept ini adalah “cetakan” dari diri kita. Seluruh sifat, perilaku, persepsi dan semua yang kita pikirkan tentang diri kita sendiri ada di dalam self concept. Self concept yang baik, tentu akan membuat kita menjadi individu yang lebih percaya diri, lebih baik, lebih bersemangat. Namun demikian, self concept yang buruk akan membuat kita menjadi memiliki banyak pikiran negative tentang diri kita sendiri. Hal inilah yang seringkali muncul dan terjadi pada mereka yang sering mengalami bullying. Sangat berbahaya bukan? Masa sih kita memiliki persepsi yang buruk dan negative terhadap diri kita sendiri?

  1. Trauma dan luka batin

Trauma adalah salah satu penyebab munculnya masalah – masalah psikologis yang berat. Misalnya depresi, gangguan kepribadian, kondisi patologis, dan sebagainya. Trauma, bias muncul karena berbagai macam hal, salah satunya adalah bullying ini. Mengalami bullying akan sangat “mempermudah” seorang individu mengalami luka batin dan trauma, yang akan menuntun mereka ke dalam gangguan – gangguan psikologis yang berat. Sudah banyak sekali kasus – kasus berat, seperti depresi berat, percobaan bunuh diri, anorexia, bulimia, dan sebagainya yang ternyata disebabkan oleh trauma karena bullying. Misalnya seorang yang sering di bully karena gendut, dia bisa saja terluka dengan perlakuan itu, hingga mengalami gangguan makan anorexia atau bulimia.

  1. Menurunnya prestasi, baik akademis maupun pekerjaan / karir

Sudah banyak sekali penelitian yang mengungkapkan bahwa bullying memiliki hubungan yang negative dengan prestasi, baik itu prestasi belajar di sekolah, maupun prestasi dan performa kerja di dalam lingkungan kantor loh. Jadi, bagi anda yang sering menghadapi kasus menurunnya prestasi, maka ada kemungkinan hal tersebut adalah dampak dari bullying

Itu adalah beberapa dampak bullying yang sering ditemukan di dalam banyak kasus bullying. Masih banyak lagi dampak bullying yang juga berbahaya dan tentu saja negatif. Jadi, STOP bullying sejak hari ini dan laporkan segala tindakan bullying.

By: Eduardus Pambudi