Cara Menumbuhkan Motivasi Dalam Diri AndaCara Menumbuhkan Motivasi. Motivasi pada dasarnya adalah suatu bentuk sugesti atau sebuah dorongan atau pemicu yang muncul atau dimunculkan. Biasanya, motivasi diberikan oleh seseorang kepada orang lain atau kepada diri sendiri. Dorongan tersebut bermaksud agar orang tersebut menjadi orang yang lebih baik dan bermanfaat untuk lingkungannya.

Cara Menumbuhkan Motivasi

Dalam keseharian yang penuh dengan tekanan dan tuntutan perlu diberikan motivasi agar tetap bersemangat menjalani kegiatan dengan baik, lancar, sesuai dengan tujuan dan target yang diinginkan. Dengan adanya motivasi kinerja, kegiatan yang dilakukan akan terlihat apakah Anda sudah melakukannya dengan maksimal atau belum. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja kita karena motivasi mempengaruhi, mengarahkan, dan menentukan hasil dari kegiatan yang Anda kerjakan. Tidak jarang Anda merasa tidak tahu bagaimana cara agar termotivasi. Berikut ini ada tiga cara untuk memotivasi diri sendiri.

  1. Fokus

Anda harus memulai dengan membuat susunan target yang jelas dalam kehidupan Anda baik untuk target sekolah maupun target dalam urusan pekerjaan. Susunlah target tersebut dengan baik dan susun sesuai tingkat mulai dari yang mudah hingga sulit untuk dicapai.

Jangan cepat untuk menyerah apalagi cepat tergoda dengan hal-hal lainnya yang belum tentu bisa Anda kerjakan. Fokuslah pada apa yang sudah Anda rencanakan. Jangan biarkan diri merasa ragu dan takut ketika teringat masa-masa Anda gagal. Cobalah untuk menjadikan hal tersebut sebagai pemacu semangat untuk berjuang lebih baik dan lebih keras lagi.

  1. Catat Perkembangan Anda

Setelah menulis target dan tujuan, lakukan hal-hal positif untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Jika Anda berhasil menyelesaikan satu tantangan dan mencapai target, cobalah untuk membuat catatan kecil di dekatnya.

Anda bisa menuliskan hal apa saja yang sudah dilewati dan rasakan untuk mencapai target tersebut. Ketika melihat tulisan-tulisan tersebut saat down, tulisan tersebut akan menguatkan Anda kembali. Melalui catatan perkembangan, Anda tentu akan merasa malu jika akan menyerah begitu saja. “Dulu aku bisa melakukannya, kenapa sekarang tidak?”.

  1. Belajar dari Kegagalan

Kegagalan yang dialami di masa lalu sering menjadi pengganggu perjalanan ke depan. Cobalah untuk kembali fokus dengan apa yang Anda lakukan dan kerjakan saat ini. Jadikanlah kegagalan tersebut sebagai tempat untuk mengevaluasi diri dan atur kembali strategi serta langkah Anda agar tidak mengalami kegagalan berikutnya.

Tidak akan ada motivator sebaik diri Anda sendiri. Tidak ada seorang pun yang mampu mengendalikan diri kita sendiri kecuali diri kita sendiri. Motivasi terbaik akan selalu berasal dari dalam diri Anda sendiri karena hanya Anda yang tahu apa kemampuan dan kelemahan Anda. Oleh karena itu, mari belajar untuk menjadi  motivator bagi diri sendiri. By Tri Indarti