Cara Menghadapi Menopause Dengan BaikNama : din
E-mail : andxxx@yahoo.com
Judul : Menopause
Isi Konsultasi : Bagaimana cara menilai tentang kesiapan ibu menghadapi menopause

Jawaban: Untuk mba din, sebelumnya menopause secara umum adalah sebuah kondisi di mana seorang wanita memasuki masa berhentinya siklus menstruasi. Berhentinya siklus tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang kompleks salah satunya adalah pengaruh dari hormone serta berhentinya masa subur seorang wanita. Berhentinya masa subur pada wanita pun kerapkali menjadi simbol  dari penuaan yang di alami oleh wanita.

Diketahui bahwa masa menopause seringkali di barengi pula dengan berbagai keluhan seperti, sakit kepala, insomnia, hot flush, mood swing dan lain sebagainya.

Untuk orang Indonesia sendiri, sebagian besar wanita yang berada dalam masa menopause kerap kali menjadi momok menakutkan, entah takut tak menarik lagi di mata pasangan, atau ketakutan-ketakutan lain yang antara satu orang dengan yang lain berbeda-beda. Namun sebagian besar ketakutannya adalah sama, yaitu beranjak tua dan tak semuda (menarik) dahulu kala.

Mereka yang kurang adaptif terhadap hal ini akan mengembangkan sikap tidak percaya diri, stress, hingga berprilaku yang tak sesuai dengan umurnya. Stress yang dialami beraneka ragam terutama perubahan dari dalam diri maupun kehidupan dalam rumah tangganya. Terlebih hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan se__ks__ual bersama pasangan.

Perilaku yang kurang adaptif di saat memasuki fase menopause pun kerap kali terlihat pada mereka yang memiliki tingkat gengsi tinggi dalam kehidupan sosialnya. Hal-hal seperti berpenampilan layaknya para abg, gaya hidup yang semakin hits ala anak-anak muda, hingga berpakaian dan berdandan menor pun tak segan untuk dilakukan. Hal itu semua demi menolak untuk mengakui bahwa mereka sudah tak muda lagi.

Ada beberapa cara yang dapat di lakkan untuk menghadapi fase menopause agar bertindak sesuai dengan lingkungan dan lebih adaptif di masyarakat.

  1. Membekali diri dengan pembahasan mengenai menopause: anda dapat mengikuti berbagai seminar-seminar yang membahas tentang hal ini. Membaca beragam informasi tentang menopause pun penting untuk di lakukan agar nantinya lebih siap karena telah mengetahui apa saja yang akan terjadi saat menopause. Berkonsultasi seperti sekarang ini saya sangat mengapresiasi karena hal tersebut, berarti mba aware terhadap permasalahan menopause ini.
  2. Mencari kesibukan yang bermanfaat, seperti menyalurkan hobi, dan juga rajin untuk mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar.
  3. Menjaga komunikasi dengan keluarga. Hal ini bermanfaat untuk melepaskan unek-unek ataupun berbagi beban fikiran tentang apa saja yang anda takutkan jika nanti memasuki fase menopause tersebut. Tentunya berkomunikasilah dengan orang-orang yang sekiranya dekat dan mampu menjadi teman bicara yang paling baik bagi anda. Intens berkomunikasi dengan pasangan pun penting untuk dilakukan.
  4. Meningkatkan spiritual.
  5. Dan terakhir adalah selalu berpikir positif dalam setiap keadaan. Yakinlah bahwa apa yang akan di alami adalah fase yang akan selalu di lewati oleh setiap manusia.

Psikologi Mania


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia

1 Komentar

Komentar ditutup.