Body Image, Masalah Yang Sering Muncul Pada RemajaRemaja merupakan masa transisi, dimana seorang anak-anak beralih menjadi dewasa. Pada saat masa remaja ini, ada banyak sekali perubahan dan juga hal-hal yang muncul, baik secara terduga maupun tidak terduga. Pubertas adalah salah satu contoh dari perubahan yang muncul pada masa remaja. Dari perubahan tersebut pada akhirnya muncul potensi Masalah yang sering muncul pada remaja, yang seringkali terjadi.

Namun demikian, selain masalah pubertas, ada masalah lainnya yang cukup sering muncul pada masa remaja, terutama dialami oleh remaja wanita. Masalah tersebut adalah masalah body image.

Apa itu body image?

Singkatnya, yang dinamakan body image adalah gambaran seseorang terhadap tubuhnya sendiri, secara fisik. Mulai dari bentuk tubuh, kebersihan tubuh, berat badan, dan sebagainya. Pokoknya segala macam yang berhubungan dengan gambaran tubuh masuk ke dalam kategori body image.

Body image sendiri bukan sebuah masalah yang serius, karena wajar saja terjadi pada masa usia remaja, banyak yang ingin tampil menarik, sehingga sangat memperhatikan body imagenya. Justru, yang menjadi masalah adalah body image yang negatif, yaitu mereka yang selalu merasa bahwa diri mereka memiliki bentuk yang sangat tidak bagus, dan tentu saja mereka merasa diri mereka kurang menarik secara fisik. Hal ini lah yang menjadi salah satu contoh  masalah body image negatif yang sering muncul pada remaja, apalagi remaja wanita.

Masalah yang sering muncul pada remaja

Bagaimana Seseorang bisa mengalami masalah dengan body image?

Hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan seseorang mengalami masalah dengan body imagenya? Ada banyak hal sebenarnya yang bisa menjadi pemicu mengapa seseorang mengalami masalah body image seperti ini. Paling tidak, mereka yang mengalami masalah body image biasanya memiliki “role model” yang menjadi panutan. Misalnya saja artis, penyanyi, atlet, dan sebagainya.

Mereka akan menganggap bahwa role model mereka memiliki bentuk tubuh yang baik dan sempurna, sehingga mereka secara tidak sadar berusaha untuk mencapai hal tersebut dengan berbagai cara.

Selain role model dari figure-figur terkenal, role model dari teman dekat, saudara, dan bahkan orang tua pun bisa membuat seseorang mengalami masalah dengan body imagenya. Terlebih lagi, pada masa remaja, kebutuhan individu dalam pencarian identitas akan meningkat, yang bisa mempengaruhi juga mengenai pandangan si remaja mengenai dirinya di mata orang lain.

Apa dampak dari body image yang negatif?

Body image yang negatif tentu saja bisa menyebabkan suatu masalah, baik masalah yang serius hingga masalah yang tidak terlalu serius. Biasanya, masalah yang tidak terlalu serius karena munculnya pandangan atau persepsi negatif mengenai body image ini adalah diet ketat, seperti menjaga pola makan, berolahraga dan menggunakan make up. Hal ini adalah hal yang wajar dilakukan.

Namun demikian, banyak dari mereka yang mengalami masalah body image negatif secara berlebihan, sehingga mereka berusaha mati-matian untuk mendapatkan body image yang ideal. Yang terjadi adalah mereka mengalami berbagai macam masalah, salah satunya adalah gangguan makan, yang terbagi menjadi gangguan anorexia nervosa dan juga bulimia nervosa.

Tentu saja ketika masalah body image ini sudah berubah menjadi sebuah gangguan, hal ini akan sangat membahayakan kesehatan, baik fisik maupun psikologis dari individu tersebut.

Nah, itu adalah penjelasan mengenai masalah yang sering muncul pada remaja, terutama yang berkaitan dengan body image. Untuk bisa mengatasi masalah body image ini, perlu dilakukan restrukturisasi kognitif, dimana pola pikir dari mereka yang mengalami masalah body image ini dirubah, sehingga mereka tidak “terobsesi” dengan role model mereka, dan terhindar dari dampak terburuk masalah body image, seperti eating disorder atau gangguan makan.

By: Eduardus Pambudi