Bertahan Menjalani Pekerjaan Ditengah Lingkungan Yang Membenci

Bertahan Menjalani Pekerjaan Ditengah Lingkungan Yang Membenci

February 25, 2017 Off By admin

Bertahan Menjalani Pekerjaan Ditengah Lingkungan Yang MembenciNama : xxratman
E-mail : rsupratxx@gmail.com
Judul : Bertahan Menjalani Pekerjaan Ditengah Lingkungan Yang Membenci
Isi Konsultasi : Bagaimana menjalani pekerjaan dengan senang dan betah dilingkungan yang sama sekali tidak suka dan membeci kita Thanks

Jawaban

Untuk mas ratman, sebelumnya saya berharap Anda tetap kuat dan tetap meningkatkan prestasi maupun produktifitas di tempat Anda bekerja saat ini.

Memang dalam lingkungan pekerjaan yang tidak nyaman membuat kita justru tertekan dalam menjalani pekerjaan tersebut. Usaha dan kerja keras yang telah kita lakukan, tak jarang berujung sikap nyinyir yang di tunjukan oleh orang-orang yang tak menyukai kita. Akan lebih lengkap saat orang-orang yang tidak menyukai diri kita senang sekali untuk memprovokasi dengan sang pimpinan. Akhirnya, akibat dari provokasi tersebut, akhirnya nama baik dan pandangan buruk dari sang atasan tersemat dalam diri kita. Semakin tidak disenangilah diri kita.

Saran saya untuk Anda, mungkin terkesan teoritis, namun jika tidak dilakukan dan diusahakan sama sekali justru akan memperburuk suasana.

Untuk menyikapi situasi tempat pekerjaan yang tidak menyukai anda maka, cobalah untuk menganggap orang-orang yang nyinyir tidak menyenangi anda sebagai motivasi diri, bahwa anda harus berusaha lebih baik. Bukan untuk mereka namun perubahan terbaik anda adalah untuk diri anda sendiri. Tanamkanlah mind set tersebut. Untuk diri anda sendiri bukan untuk pembuktian.

Mengapa saya berkata untuk diri sendiri, bukan untuk membuktikan? Karena jika hal terebut untuk pembuktian, justru hal tesebut akan selalu kurang di mata orang lain. Namun jika diniatkan untuk diri sendiri, maka skill yang anda miliki dalam bekerja akan semakin meningkat. Dan saat kemampuan yang anda miliki tersebut telah meningkat, maka kecekatan anda dalam meng-handle beberapa pekerjaan akan semakin baik.

Dan jika hal tersebut telah terjadi, maka saat waktu cuti anda tiba, anda dapat mengambil cuti tersebut. Maka akan terasa lah, betapa berartinya anda menyokong pekerjaan tersebut

Langkah kedua adalah, dengarkan apa yang menjadi ketidak sukaan mereka terhadap diri anda. jadikan olok-olokan atau perlakuan nyinyir tersebut sebagai bahan evaluasi diri.

Langkah ketiga, meskipun mereka tidak menyenangi anda, jangan lantas anda menghindari mereka, di satu momen tanyakanlah apa yang menjadi ketidaksukaan mereka terhadap anda. Dengan begitu anda dapat memahami hal tersebut.

Langkah keempat, yakinkan diri anda bahwa pekerjaan yang anda lakukan ini adalah bernilai ibadah. Saat apapun pekerjaan berat hingga suasana yang menekan, namun saat anda meyakinkan diri bahwa hal tersebut adalah bernilai ibadah, maka keikhlasan akan tetap dimiliki.

Ingatlah bahwa, saat anda bekerja dan mendapatkan hasil berupa imbalan tersebut, anak, istri, atau siapapun yang menjadi tanggungan anda akan berbahagia.

Dengan melihat kebahagiaan dari keluarga yang menjadi tanggungan anda atas hasil kerja keras yang anda jalani selama ini, maka itulah yang akan selalu menguatkan anda dan menjadi alasan, mengapa anda harus memberikan yang terbaik di tempat anda bekerja saat ini juga. Psikologi Mania