Benarkah Menjadi Orang Tua Baru Rawan Mengalami Stres Berat?

Menjadi orang tua adalah impian bagi setiap insan. Bisa menimang sang buah hati atau tertawa bersama mereka adalah sesuatu yang sangat menyenangkan untuk dilakukan. Ketika mereka tumbuh menjadi anak-anak, mereka akan berlarian di dalam rumah dan bermain sesuka hati mereka, berperan menjadi superhero atau tokoh-tokoh dalam film-film kartun yang lucu.

Saat mereka dewasa, Anda akan melihat mereka berangkat ke sekolah tanpa harus didampingi oleh Anda, melihat mereka pergi dengan teman-teman sebayanya, dan melihatnya jatuh cinta untuk pertama kalinya. Menyenangkan bukan?

Menyaksikan sang buah hati tumbuh dengan sehat dan kuat baik secara psikologis maupun fisik merupakan salah satu kebahagiaan yang paling berharga dalam hidup Anda. Oleh karena itu, syukuri apa yang bisa Anda dapatkan hari ini dan berbahagialah.

Namun, bagi Anda yang belum memiliki sang buah hati atau sedang menjadi orang tua baru, pastilah mengalami masa-masa yang cukup sulit bukan? Anda harus bangun lebih awal untuk menyiapkan air hangat untuk mandi, bangun di sela-sela waktu tidur yang nyenyak karena si kecil mengompol dan menangis, belum lagi jika sang buah hati sedang sakit, Anda akan bekerja mengurusnya lebih keras.

Hal tersebut tentu akan terjadi bagi Anda sebagai orang tua baru. Anda akan merasa sangat lelah karena kurang beristirahat, kemudian Anda akan merasa bahwa Anda tak becus mengurus anak. Pada akhirnya, Anda bisa saja mengalami stres berkepanjangan. Akan tetapi, Anda tidak perlu takut mengalami stres dalam menghadapi hal tersebut. Simak beberapa hal berikut yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi intensitas ketegangan tersebut.

  1. Jalan Pagi atau Sore

Jalan pagi atau sore seusai memadikan si kecil akan sangat membantu Anda. Tak perlu berjalan-jalan ke tempat-tempat yang mewah. Anda cukup menaruhnya di stroller atau menggendongnya sambil menyuapinya. Ajak mereka berjalan-jalan mengelilingi kompleks atau beberapa blok dari rumah Anda. Sinar matahari dan udara segar akan membantu Anda untuk melepaskan beban dan memberi kesempatan bagi pikiran Anda untuk refreshing.

  1. Tertawa

Ketika stres mulai melanda, biasanya Anda menjadi sulit sekali tertawa dan hanya ingin marah dengan pasangan Anda. Lalu, bagaimana cara mengatasi emosi yang tinggi tersebut? Ambillah waktu lima atau sepuluh menit untuk membaca buku humor atau menonton acara-acara komedi yang bisa membuat Anda tertawa. Tertawa terbukti dapat mengurangi stres dan melemaskan otot-otot bahu Anda yang tegang karena mengurus si kecil seharian.

  1. Tanam Hal Positif pada Diri Sendiri

Selalu tanamkan hal positif pada diri Anda. Percayai diri Anda bahwa Anda sudah melakukan hal yang baik dan sudah berusaha dengan sangat baik untuk mengurus buah hati Anda. Jangan selalu menyalahkan diri sendiri ketika terjadi sesatu pada buah hati Anda. Anda harus bangkit karena Anda harus mengingat bahwa buah hati Anda hanya memilik Anda sebagai penolongnya.

  1. Kerja Sama

Anda dan pasangan adalah sebuah tim yang solid. Anda dan pasangan sedang dalam sebuah perlombaan di mana Anda dan pasangan harus saling membantu. Mintalah pasangan Anda untuk bergantian menjaga buah hati sementara Anda mandi atau mintalah pasangan Anda untuk beristirahat sejenak seusai berhasil menenangkan buah hati. Jangan biarkan diri Anda atau pasangan Anda yang berjalan sendirian ketika mengurus buah hati. Bekerja sama akan sangat membantu mengurangi beban yang dipikul.

Anak adalah sebuah berkah yang dititipkan oleh Tuhan kepada setiap orang tua yang dianggap sudah siap memiliki momongan oleh Tuhan. Oleh sebab itu, bergembiralah dan bersyukurlah dengan apa yang Anda miliki. Selamat bersyukur!

By Tri Indarti