Beberapa Tahapan Berpikir Kreatif Dalam Diri Setiap ManusiaBerpikir kreatif adalah salah satu senjata andalan yang bisa digunakan siapapun dalam menghadapi berbagai macam hal. Tahapan berpikir kreatif sangat dibutuhkan siapapun, misalnya saja dalam hal pemecahan masalah. Berpikir kreatif dapat membantu siapapun memecahkan masalah dengan baik dan juga mudah. Ketika anda tidak mampu berpikir kreatif, maka akan sangat sulit bagi anda untuk keluar dari persoalan dan memecahkan masalah.

Tahapan Berpikir Kreatif

Lalu, bagaimana caranya agar anda mampu untuk berpikir kreatif dalam menghadapi persoalan? Ternyata, untuk berpikir kreatif diperlukan beberapa tahap-tahap yang dilalui untuk berpikir kreatif. Berikut ini adalah tahap-tahap yang dilalui untuk berpikir kreatif yang dikutip dari berbagai sumber, dan dirangkum menjadi 5 tahap yang harus dilalui untuk berpikir kreatif.

  1. Tahap persiapan

Tahapan berpikir kreatif yang pertama dan yang paling utama adalah persiapan. Biasanya akan muncul masalah-masalah yang mengganggu. Pada tahap ini pula, biasanya anda akan mencarai cara sebenarnya apa sih masalah yang sedang muncul ke dalam kehidupan anda.

Namun demikian, pada tahap ini, biasanya pemecahan masalah belum juga muncul, meskipun anda sudah lama berkonsentrasi dan berpikir keras dalam mencari jalan keluar dari masalah yang sedang anda hadapi. Ibaratnya, pada tahap ini, anda akan berkutat dengan masalah anda, dan berusaha mencari jalan keluar, namun jalan keluar tersebut tidak segera muncul.

  1. Tahap inkubasi

Tahapan Berpikir Kreatif Dalam Diri Setiap Manusia berikutnya adalah tahap inkubasi. Pada tahap ini, biasanya anda akan mencoba untuk mengalihkan perhatian anda dari masalah anda. Pada tahap ini, anda seolah-olah ingin mengabaikan masalah itu, dan “bodo amat” dengan masalah yang anda hadapi. Segala ide dan pikiran yang berhubungan dengan masalah tersebut seolah hilang dan tidak mau anda pikirkan lagi.

Namun demikian, secara tidak sadar, anda bukannya melupakan masalah anda, namun anda malah akan mencari pengalaman dan juga pemahaman baru, yang secara tidak sadar juga nantinya bisa menjadi jalan keluar dari masalah yang anda hadapi

  1. Tahap iluminasi

Pada tahap ini, biasanya segala pengalaman dan pemahaman baru yang muncul pada tahap inkubasi akan membuat anda mendapatkan insight, yaitu pikiran tiba-tiba atau ide yang secara tiba-tiba akan muncul, dan bisa menjadi solusi dari masalah anda.

Biasanya tahap iluminasi ini akan membuat anda bereaksi, seperti misalnya “Ah iya!”, “Oh, benar juga yah!”, dan segala reaksi yang menunjukkan adanya kemunculan ide-ide baru yang bisa diaplikasikan.

  1. Tahap evaluasi

Tidak berhenti pada tahap iluminasi saja, proses berpikir kreatif juga membutuhkan evaluasi. Evaluasi akan membantu anda supaya anda bisa memastikan bahwa ide yang sudah anda buat dan laksanakan, memang benar-benar berhasil dan juga sukses. Evaluasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti misalnya melakukan review, menganalisa hasil dari pemecahan masalah, dan sebagainya.

  1. Tahap revisi

Tahap berpikir kreatif yang terakhir adalah revisi. Setelah evaluasi selesai, dan ternyata ada beberapa hal yang kurang tepat, maka akan muncul tahap revisi. Pada tahapan ini, proses berpikir kreatif yang hasilnya kurang tepat dan juga kurang memuaskan bisa dilakukan perbaikan sedikit demi sedikit. Hal ini bertujuan agar nantinya pemecahan masalah bisa menjadi lebih baik lagi, dan proses berpikir kreatif yang anda lakukan bisa menjadi lebih optimal manfaatnya. Akan lebih baik lagi jika anda membaca beberapa hambatan dalam berpikir kreatif

Nah, itu adalah 5 tahapan berpikir kreatif  yang harus dilalui untuk berpikir kreatif. Berpikir kreatif tidak akan langsung muncul begitu saja tanpa adanya masalah atau persoalan yang harus dipecahkan. Maka dari itu, masing-masing tahapan berpikir kreatif yang harus dilalui untuk berpikir kreatif. Hal ini sangatlah penting untuk dilalui satu per satu untuk hasil yang lebih optimal. Psikologi Mania