Bahaya Dari Sebuah Persahabatan, Bagaimana Persahabatan Bisa MerugikanPersahabatan mungkin merupakan salah satu hal yang dibutuhkan oleh setiap orang di dunia ini, termasuk anda. Banyak yang sangat mencintai sahabatnya, hingga tidak terpisahkan, dan merasa bahwa persahabatan mereka adalah sesuatu yang abadi dan tidak akan hilang selamanya. Hal ini pun membuat banyak orang mungkin tidak akan menyadari bahwa ternyata terdapat bahaya dari sebuah persahabatan. Bahaya dari sebuah persahabatan ini akan muncul, ketika sahabat yang anda miliki, bukanlah sahabat, namun hanya orang yang selalu “iya” dengan segala keputusan anda, sehingga anda merasa nyaman dan menganggapnya sebagai sahabat.

Bagaimana Hubungan Persahabatan bisa Membahayakan?

Dilansir dari psychologytoday.com, Suzanne Degges-White mengatakan bahwa sebuah hubungan persahabatan akan menjadi berbahaya apabila hubungan ini merugikan diri anda, secara harafiah. Banyak orang yang menganggap hubungan persahabatan akan muncul ketika sahabat anda selalu setuju dan mengikuti apa yang anda inginkan dan anda mau, begitu pula sebaliknya.

Bahaya Dari Sebuah Persahabatan

Ternyata hal ini malahan menjadi bumerang bagi hubungan persahabatan itu sendiri. Coba kita simak contoh berikut ini.

  1. Anda adalah tipe orang yang suka berbelanja, maka anda akan cenderung mencari sahabat yang juga senang berbelanja. Namun ternyata sahabat anda ternyata adalah orang yang selalu setuju dengan apa yang anda pilih, yang membuat anda malah menghabiskan uang anda untuk belanja, dan menjadi konsumtif.
  2. Anda dan sahabat anda adalah orang yang senang makan dan berwisata kuliner. Ternyata, anda dan sahabat anda tidak mampu mengontrol konsumsi makanan yang tidak sehat secara berlebihan.

Dua contoh di atas menunjukkan sebuah bahaya dari persahabatan, dimana sahabat anda hanya bisa menyetujui dan selalu mengatakan iya kepada setiap pilihan anda, dan sebaliknya. Hal ini membuat anda tidak akan mampu mengontrol dan memberikan batas dari apa yang anda senangi. Hal inilah yang akan membuat sebuah hubungan persahabatan menjadi buruk dan berdampak negatif. Bentuk persahabatan seperti ini hanya akan membawa anda pada situasi dimana anda akan mengikuti kemauan sahabat anda, dengan kedok “saya akan selalu ada untukmu”.

Selalu Mengiyakan Bukanlah Suatu Bentuk Dukungan

Kondisi sahabat yang selalu mengiyakan, atau anda yang selalu mengiyakan permintaan sahabat anda bukanlah merupakan suatu bentuk dukungan persahabatan. Sebaliknya, sahabat yang baik seharusnya memahami batasan-batasan yang dimiliki oleh masing-masing. Sahabat yang baik bukanlah sahabat yang selalu mengiyakan dan mengikuti kemauan sahabatnya sampai melebihi batas, namun lebih kepada memahami kekurangan dan mengingatkan sahabatnya mengenai kekurangan dan batasan yang dimilikinya.

Jangan sampai apa yang anda sebut sebagai sebuah dukungan dalam hubungan persahabatan, malah akan menyebabkan sahabat anda, dan diri anda sendiri mengalami kerugian yang besar, dalam segala hal baik fisik, maupun psikologis. Ingat, hal ini dapat menjadi bahaya dari sebuah persahabatan. By: Eduardus Pambudi