Bagaimana Cara Mengatasi Kecemasan Yang Dirasa Karena Hadirnya Adik Baru?

Bagaimana Cara Mengatasi Kecemasan Yang Dirasa Karena Hadirnya Adik Baru?

February 4, 2017 Off By admin

Bagaimana Cara Mengatasi Kecemasan Yang Dirasa Karena Hadirnya Adik Baru?Nama : siti adxx rxx sxx
E-mail : adexxx@gmail.com
Judul : cara mengangani depresi (Kecemasan)
Isi Konsultasi : Selamat malam kak, saya mau konsultasi tentang diri saya sendiri yang depresi dengan adanya kehadiran adek saya sendiri, karena sejak adanya adek saya, saya kurang mendapatkan kasih sayang dari ibu saya, dan sewaktu ibu saya hamil saya sering ditakuti takuti dengan perkataan bahwa saya tidak akan disayang lagi, dan kata kata itu selalu telintas dipikiran saya dan menjadi momok bagi saya, dan ketika ibu saya melahirkan sejak dari itu saya merasa apa yang mereka katakan menjadi benar adanya, oleh karena itu saya agak sangat sensitif dengan adanya adek saya, dan adek saya saat ini berusia 8tahun dan selama 8thaun itu juga saya merasa depresi dengan kehadiran dia, bagaimana caranya saya menghilangkan depresi saya ini,terima kasih

Jawaban

Kecemasan – Trimakasih sebelumnya, untuk mba siti. Apa yang anda rasakan tersebut tentu berat. Dimana anda yang sejatinya menginginkan perhatian lebih dari kedua orang tua anda, setelah kehadiran adik anda, “anda” merasa kasih sayang tersebut terbagi dan bahkan hilang.

Percayalah mba siti bahwa, sebenarnya tidak ada orang tua yang pilih kasih kepada anak-anaknya. Pun begitu dengan ucapan yang di ucapkan ibu anda “tidak akan menyayangi diri anda”. Hal tersebut terjadi mungkin saat itu karena memang kondisinya ibu anda sedang dalam keadaan yang letih, dan banyak pikiran.

Apa yang anda rasakan, yang menurut anda “depresi” tersebut tidak bisa langsung disebut sebagai gangguan depresi. Karena gangguan depresi adalah gangguan yang sangat buruk pada suasana hatinya. Gangguan depresi biasanya terjadi dalam kurun waktu tertentu. Apabila anda mengalami gangguan depresi maka hal tersebut akan merasa berkepanjangan, tak punya motivasi dalam beraktivitas, kehilangan ketertarikan pada hal – hal yang dahulunya menghibur, menyalahkan diri sendiri, hingga putus harapan. Dan berpotensi untuk melakukan bunuh diri.

Semoga anda tak mengalami hal yang demikian, seperti tanda – tanda depresi yang telah saya sebutkan di atas. Sebenarnya apa yang anda rasakan saat ini adalah, kecemasan yang mana ia muncul sebagai bagian dari hadirnya adik anda. Fokus dari kecemasan tersebut sebenarnya juga bukan karena sosok adik itu sendiri, melainkan kasih sayang yang akan di berikan orang tua , pada diri anda setelah adanya adik anda. dan hal itulah yang membuat anda kepikiran. Bahkan hingga bertahun-tahun lamanya.

Untuk itu saran dari saya agar anda dapat menangani masalah kecemasan yang anda miliki tersebut, cobalah untuk memaafkan diri anda sendiri. Yakinkan bahwa diri anda adalah orang yang berharga di tengah lingkungan keluarga.

Sebagai seorang kakak, ikhlas menjadi kakak yang sepenuhnya juga hal yang bijak untuk mulai di tumbuhkan. Saat rasa dan insting sebagai seorang kakak telah tumbuh bersemi, maka kasih sayang yang anda miliki pun akan berkembang pada adik anda. Setelah anda memiliki rasa sayang terhadap adik anda sebagai seorang kakak, saat itulah anda akan mulai bahagia menemukan peran yang sesungguhnya dalam keluarga.

Jika peran tersebut telah anda jalankan, tidak usah khawatir pada kasih sayang yang di berikan oleh kedua orang tua, terutama ibu tidak akan anda dapatkan. Justru dengan hal tersebut, kasih sayang akan semakin bertambah dan berlipat. Dalam agama sendiri, ridho/ keikhlasan dari orang tua yang hadir pada diri kita, akan mempermudah setiap langkah kita dalam menjalankan aktivitas.

Perbanyak untuk belajar dan bertanya pada orang-orang yang memiliki adik seperti anda. Ambil sisi positif setiap diskusi yang anda lakukan pada mereka. Pun jika ada sisi negative, anggaplah itu semua hanya pemanis dari diskusi yang dilakukan.

Berbahagia itu mungkin sederhana, tinggal bagaimana kita menempuh jalan mendapatkan bahagia itu sendiri secara sederhana. Jika kita telah mampu merasakan kebahagiaan tersebut, yakinlah aura positif dari dalam diri anda akan muncul. Aura positif yang anda miliki akan turut berkontribusi membantu anda untuk meraih kesuksesan dalam hidup. Semoga anda selalu berbahagia. Psikologi Mania