Mengukur Aspek Kecerdasan Dengan Tes Psikotes ISTTes Psikotes IST. IST merupakan salah satu tes psikologi yang umum dan banyak digunakan sebagai salah satu alat tes psikologi yang berguna untuk mengukur berbagai macam aspek kecerdasan manusia. Gambaran tes IST pada saat ini merupakan IST versi revisi tahun 2000 yang terdiri dari 9 subtest. Ke-9 subtest pada IST mampu untuk mengukur struktur kecerdasan seseorang, namun tidak jarang beberapa subtest dari IST “dicomot” sebagian untuk keperluan tes psikotes praktis, seperti penerimaan kerja misalnya.

Tes Psikotes IST

Sejarah IST

IST merupakan tes psikotes yang dikembangkan oleh Rudolf Amthauer di Frankfurt. IST sendiri merupakan kependekan dari Intelligenz Struktur Test. Tes ini dikembangkan di Jerman pada tahun 1953 dan sudah direvisi sebanyak kurang lebih 4 kali revisi dengan sedikit perubahan pada subtest dan perubahan kriteria usia dari peserta tes.

Amthauer berpendapat bahwa komponen dalam struktur tes tersebut tersusun secara hierarkis, di mana bidang yang dominan kurang lebih akan berpengaruh pada bidang-bidang yang lain, serta kemampuan yang dominan dalam struktur intelegensi akan menentukan dan mempengaruhi kemampuan yang lainnya.

Apa Saja yang Diukur dalam Test IST?

Secara umum, masing-masing dari 9 subtest IST yang tersaji, memiliki beberapa tujuan pengukuran khusus. Berikut ini adalah beberapa hal yang diukur menggunakan masing – masing subtest di dalam IST :

  1. Mengukur pembentukan keputusan, informasi secara umum, relitas, dan juga pemikiran secara mandiri dari masing – masing individu.
  2. Mengukur struktur kemampuan berbahasa, menggunakan bahasa, dan juga pemahaman mengenai suatu bahasa
  3. Fleksibilitas dalam berpikir, dan menganalisa hubungan antar kejadian, serta menjelaskan pola berpikir seseorang.
  4. Berpikir logis dan juga memahami persoalan
  5. Kemampuan dalam berhitung, berpikir secara induktif, dan juga bagaimana proses penalaran yang dimiliki seseorang.
  6. Kemampuan seseorang dalam menyelesaikan persoalan yang berhubungan dengan angka – angka, serta problem solving secara logis dan teratur
  7. Kemampuan melakukan abstraksi dan juga konstruksi, serta bagaimana kemampuan analisa seseorang
  8. Kemampuan untuk membayangkan bangun ruang, kemampuan spasial, kemampuan tiga dimensi, dan juga kemampuan konstruktif yang dimiliki seseorang
  9. Kemampuan untuk melakukan konsentrasi dan daya ingat.

Apa Yang diperoleh dari Tes IST?

Ada banyak hal yang bisa diperoleh apabila seseorang mengikuti tes IST secara penuh, yaitu seluruh subtest diberikan dan dikerjakan dengan serius dan penuh konsentrasi. Berikut ini adalah hal – hal yang akan diperoleh seseorang dari mengerjakan tes IST :

  1. Kecerdasan secara umum, atau yang populer dikenal sebagai IQ
  2. Kemampuan dan juga pola berpikir seseorang
  3. Profil kecerdasan dan cara berpikir, yang terdiri dari dua bentuk profil cara berpikir, yaitu :
    1. Pola dan cara berpikir verbal – teoritis, dimana seseorang penuh pertimbangan dan juga berpikir berdasarkan kemampuan secara teoritis.
    2. Pola dan cara berpikir praktis – konkrit, dimana seseorang cenderung berpikir praktis, yang berfokus pada bagaimana menyelesaikan sebuah masalah yang ada di depan mata dengan peralatan atau situasi yang ada secara nyata.

Nah, itulah gambaran Tes Psikotes IST , sebuah alat test kecerdasan atau inteligensi yang cukup kompleks dan mampu mengukur banyak aspek kecerdasan individual. IST banyak dipilih karena membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup singkat, karena merupakan battery test, yang memiliki batasan waktu yang sudah terstandardisasi, berbeda dengan tes kecerdasan Wechsler ataupun Binet yang bisa memakan waktu hingga lebih dari 2 jam.

By: Eduardus Pambudi