Sifat Optimis dan Pesimis Dalam DiriNama : A.R
E-mail : asrirexx@gmail.com
Judul : Sifat Optimis dan Pesimis Dalam Diri
Isi Konsultasi : Salam sejahtera bagi kita semua, saya merupakan seorang mahasiswa baru program studi psikologi disalah satu universitas di Bali, suatu hari saya mendapatkan suatu mata kuliah yang membahas tentang tipe-tipe orang optimis dan pesimis,dari apa yang saya tangkap, saya tergolong seorang yang pesimis, karena saya merasa apa yang berhasil saya lakukan adalah suatu keberuntungan bukan dari usaha saya. namun disatu sisi, kelompok diskusi saya selalu menunjuk saya sebagai ketua mereka karena dianggap saya mampu. Suatu hari saya bertanya kepada teman sepermainan saya “aku heran deh sama orang2 pinter, kok mereka bisa ya seperti itu?” dan seketika teman saya menjawab “loh, kamukan juga begitu”. saya selalu merasa bahwa saya ini bodoh, saya selalu meragukan kemampuan saya di bidang akademik.

Sifat Optimis dan Pesimis Dalam Diri

Jawaban: Sebenarnya apa yang anda alami bukanlah bentuk dari hasil ketidak mampuan yang anda miliki, namun hal tersebut dikarenakan praduga yang cenderung di persepsi sendiri. Seperti pada saat anda merasakan sebuah kebrhasilan yang mana hal tersebut adalah bagian dari keberuntungan yang anda dapatkan, akhrinya segala potensi anda menjadi kabur di mata anda sendiri.

Memang segala keberhasilan yang kita lakukan bukanlah andil dari diri kita pribadi, melainkan disitu terdapat andil dari banyak hal seperti usaha orang lain, keberuntungan dan juga doa yang dialamatkan pada diri anda.

Bermaksud untuk merendah mungkin baik, namun selama hal tersebut dalam taraf yang wajar saja tidak mengapa, karena pada dasarnya merendah untuk meninggi adalah hal yang baik. Selain itu mencoba untuk selalu berpikir positif adalah hal yang seyogyanya untuk dilakukan. Karena segala pengaruh pikiran akan mempengaruhi keadaan kita. Keyakinan Optimis dan Pesimis adalah pilihan, tergantung pada diri anda dalam menyikapi hal tersebut.

Namun jika anda memiliki keyakinan yang optimis bahwa anda mampu melakukan segala sesuatu yang anda lakukan adalah sangat baik, namun ingat, teruslah berada pada koridor yang wajar dan tepat. Psikologi Mania