Apakah Kurang Tidur Bisa Menjadi Penyebab agresivitas?Penyebab agresivitas seseorang tentu saja berbeda-beda. Namun demikian terdapat beberapa pemahaman umum bahwa munculnya agresivitas disebabkan karena adanya suatu dorongan-dorongan di dalam diri kita, sehingga menyebabkan kita menjadi orang yang lebih agresif. Agresif yang dimaksud disini adalah kecenderungan  seseorang untuk melakukan tindakan yang berkaitan dengan agresi dan kekerasan, dan mungkin juga tindakan kejahatan.

Mungkinkah Kurang Tidur Bisa Menjadi Penyebab Agresivitas?

Romeo Vitelli dari psychologytoday.com mengutip sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh Krizan dan Herlace mengenai masalah tidur yang memiliki peran penting dalam menyebabkan seseorang melakukan perilaku agresi. Ternyata, dari penelitian tersebut, bisa dikatakan bahwa kurang tidur bisa menyebabkan seseorang mengalami munculnya impuls untuk melakukan tindakan agresi, dan memancing seseorang untuk melakukan tindakan kekerasan.

Penyebab agresivitas

Diungkapkan pula oleh artikel yang ditulis oleh Vitelli, bahwa kurang tidur bisa menyebabkan seseorang menjadi lebih sensitif terhadap rasa sakit, dan juga menjadi salah satu pemicu emosional yang menyebabkan seseorang melakukan tindakan agresi.

Lebih lanjut juga dibahas bahwa kekurangan tidur dapat menyebabkan kemampuan berpikir dan memecahkan masalah seseorang menjadi menurun. Hal ini juga kemudian bisa berdampak pada kondisi seseorang yang menyebabkan dirinya lebih mudah untuk menjadi orang yang agresif dan melakukan perbuatan yang kasar, dan bisa saja melanggar hukum. Hal ini akan diperparah, ketika mereka sedang berada dalam situasi yang tertekan, dan memicu munculnya stress.

Tidak hanya itu, secara langsung ataupun tidak langsung, seseorang juga akan lebih mudah merasa cemas dan juga takut,  serta menjadi sangat kaku dan tidak fleksibel ketika dihadapkan pada situasi yang penuh provokasi. Meskipun biasanya kita mampu menghadapi situasi ini dengan baik, namun dengan kondisi tidur yang kurang, maka hal ini tidak akan berjalan dengan baik. Anda akan lebih mudah melepaskan tindakan agresi apabila menghadapi situasi seperti ini.

Beberapa Perilaku Agresi Yang Muncul Ketika Seseorang Kurang Tidur

Penelitian ini juga memberikan sebuah keterangan, dimana perilaku agresi yang muncul ketika seseorang kurang tidur mencakup tiga area utama, yaitu:

  1. Kekerasan / Violence pada pasangan

Kekerasan pada pasangan, terutama pasangan intim, seperti pacar, kekasih, suami/istri berdasarkan penelitian ini bisa muncul karena kondisi seseorang yang mengalami kurang tidur.

  1. Bullying pada anak-anak

Bullying memang menjadi salah satu masalah yang cukup rumit, karena sering terjadi pada anak-anak. Masalahnya, ternyata hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak yang kurang tidur, cenderung memunculkan perilaku agresinya dalam bentuk bullying atau penindasan terhadap teman-temannya.

  1. Perilaku agresif di dalam rumah sakit jiwa dan penjara

Ternyata, efek dari kurang tidur ini juga mampu untuk memunculkan perilaku agresi di dalam rumah sakit jiwa dan penjara. Bisa jadi, keributan di dalam penjara disebabkan karena adanya narapidana yang mengalami kesulitan tidur, sehingga menjadi sensitif dan mudah tersinggung.

Hasil penelitian yang diulas dalam artikel Romeo Vitelli ini tentu saja mengejutkan, karena ternyata hal kecil seperti kurang tidur saja bisa berdampak pada munculnya perilaku agresi dan kekerasan pada manusia. Jadi, cobalah untuk selalu tidur cukup, paling tidak 6 hingga 8 jam sehari, dan hindari terjadinya gangguan tidur pada diri anda. By: Eduardus Pambudi


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia

2 Comments

Comments are closed.