Apakah Kondisi Saya Saat Ini Mengalami Syndrome ADHD?Nama : Satria xx
E-mail : pls213068@gmail.com
Judul : Ada apa dengan saya (Apakah Saya Mengalami Syndrome ADHD)
Isi Konsultasi : Hai Admin. Perkenalkan saya Satria. Saya ingin berkonsultasi mengenai \’keanehan\’ saya. Sekarang saya seorang mahasiswa 20 tahun, namun kebiasaan aneh saya yang muncul sejak kecil masih belum menghilang. Kalau saya tahu saya lagi sendirian, saya sering lari mondar-mandir sambil menggerak-gerakan kaki dan tangan saya hingga lelah. Sebenarnya kegiatan aneh ini merupakan luapan emosi saya karena saat sedang melakukannya biasanya saya juga sedang memainkan imajinasi saya. Saya sering menciptakan dunia saya sendiri yang menyenangkan. Dan dari proses itu, saya tidak dapat menahan dampak gerakan-gerakan tubuh saya. Terkadang saya butuh benda-benda yang bisa saya pegang untuk ikut digerak-gerakkan seperti tongkat atau tali. Benda-benda itu membuat sensasi kesenangan berimajinasi saya semakin meningkat. Saya sepenuhnya sadar saat melakukan hal ini. Tapi saya tidak dapat menghentikannya karena keasyikan yang luar biasa itu rasanya sayang sekali untuk dihentikan, kecuali jika saya kepergok oleh salah satu anggota keluarga saya, saya akan menghentikannya dan seketika itu juga saya akan merasa malu. Namun saya tidak kapok untuk melakukannya lagi lain waktu. Banyak sekali anggota keluarga saya hingga paman, bibi, dan sepupu yang telah mengetahui kebiasaan aneh saya ini sehingga saya sering merasa terpinggirkan di acara-acara keluarga. Namun di luar itu, tidak ada yang tahu keanehan saya ini. Di kelas pun, saya dikenal sebagai anak yang tidak bisa diam. Saya sering sekali tidak betah duduk berlama-lama, saya sering memainkan pensil, membuat suara ketukan dengan sepatu, dan sering tiba-tiba berbicara yang tidak nyambung (biasanya saat saya menemukan ide atau memikirkan sesuatu, saya langsung mengekspresikannya secara verbal, itu selalu terasa otomatis bagi saya). Banyak teman-teman yang menganggap saya seperti anak kecil. Fenomena yang terjadi pada diri saya ini selalu saya pertanyakan sejak saya benar-benar menyadari bahwa saya bukan berada di zona kenormalan masyarakat, yaitu saat SMA. Bahkan saya sempat mendiagnosa diri sendiri, lewat bantuan internet, bahwa saya mengidap Asperger syndrome atau ADHD. Maka dari itu, untuk mengurangi rasa kekhawatiran atas kondisi saya ini, saya ingin bertanya kepada Admin sebagai profesional psikologi tentang kondisi apa yang sebenarnya yang saya alami? Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penyampaian pertanyaan ini dari saya. Terima kasih atas perhatian Admin. Hormat saya, Satria

Jawaban

Hai Satria, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat ya.

Syndrome ADHD – Pertama-tama, perlu anda ketahui bahwa Asperger Syndrome dan ADHD adalah gangguan yang berbeda. ADHD merupakan gangguan yang fokus kepada masalah gangguan atensi dan hiperaktivitas yang umum muncul pada masa kanak-kanak.

Secara penjelasan ADHD atau Attention Deficit and Hyperactivity Disorder adalah sebuah gangguan psikologis yang banyak muncul pada usia anak – anak. ADHD biasanya sudah mulai terlihat ketika anak – anak mulai duduk di bangku sekolah, dan mulai bersosialisasi dengan orang lain, serta sudah memiliki suatu kewajiban untuk menjalankan tugas – tugas tertentu, seperti tugas sekolah, tugas rumah, dan juga sebagainya.

Apa Itu ADHD?

Syndrome ADHD sendiri merupakan sebuah gangguan psikologis dimana memiliki dua gejala utama, yaitu adanya ciri – ciri hiperaktif dan juga ciri – ciri sulit fokus pada suatu situasi atau tugas tertentu yang muncul pada anak – anak. ADHD bukanlah merupakan sebuah gangguan kepribadian, ataupun bagian dari kepribadian, namun masuk ke dalam gangguan perkembangan anak. Salah satu penyebab utama dari kemunculan ADHD ini adalah masalah genetik dan juga masalah biologis.

Sedangkan Asperger syndrome merupakan bagian dari spektrum gejala autistik. Bisa saja orang yang mengalami Asperger syndrome atau autisme, mengalami ADHD. Namun, belum tentu semua yang mengalami ADHD pasti mengalami autisme ataupun Asperger yang anda maksud.

Apakah Mudah Menjustifikasi Seseorang Mengalami Syndrome ADHD?

Untuk dapat mendiagnosa anak yang mengalami ADHD, seorang psikolog haruslah mengacu pada kriteria dari gangguan ADHD ini dengan berpedoman pada DSM (Diagnostic And Statistical Manual for Mental Disorder) yang diterbitkan oleh American Psychiatric Association. Namun demikian, biasanya ada beberapa ciri – ciri dan juga perilaku khusus dan juga khas pada anak yang mengalami ADHD, yang biasanya sering terlihat dan mudah diidentifikasi oleh orang lain. Berikut ini adalah berapa perilaku dan juga pandangan orang – orang lain ketika menghadapi anak – anak yang mengalami gangguan ADHD;

1. Seringkali di cap sebagai anak yang sangat nakal

2. Tidak Naik Kelas

3. Tugas sering tidak selesai, dan sering dianggap sebagai anak yang malas

4. Keras kepala dan tidak mau mendengarkan orang lain

Memastikan Seseorang Mengalami Syndrome ADHD

Untuk memastikan masalah yang anda alami, diperlukan assessment atau pengukuran yang lebih detail dan lebih mendalam tentang kondisi anda. Melihat dari apa yang anda ceritakan, mungkin saja anda mengalami gangguan hiperaktivitas atau hiperaktif. Namun sekali lagi, hal ini harus dipastikan dengan melakukan pemeriksaan secara mendalam, baik dari segi fisik hingga psikologis.

Hal lain yang bisa menjadi perhatian adalah “menciptakan dunia sendiri yang menyenangkan”. Apabila maksud dari statement tersebut adalah anda seringkali asik dan sibuk dengan dunia anda sendiri, dan terlalu fokus atau terokupasi pada satu hal saja, maka hal ini bisa jadi menunjukkan adanya ciri-ciri autistik pada diri anda. namun, tentu saja dibutuhkan pemeriksaan yang lebih lanjut untuk melihat kondisi diri anda.

Sebuah gangguan baru dapat dikatakan sebagai sebuah gangguan psikologis, jika gangguan tersebut terpenuhi unsur gangguan yang telah di tetapkan di dalam buku panduan psikologis seperti DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders), dan juga PPDGJ (Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa).

Untuk selengkapnya anda dapat membaca CIRI – CIRI UMUM ANAK YANG MENGALAMI GANGGUAN ADHD.

Demikian jawaban dari kami. Untuk memastikan kondisi anda, ada baiknya anda berkonsultasi dengan psikolog atau ahlinya, karena dibutuhkan asesmen, terutama observasi keseluruhan dari perilaku yang anda lakukan.  Dan jika sesuatu hal psikologis berat menimpa jangan sungkan untuk langsung datang ke psikolog terdekat. Karena mereka akan professional dalam menangani setiap keluhan yang berkaitan dengan gangguan psikologis Terima Kasih. Psikologi Mania