Apa Yang Menyebabkan Gangguan Kepribadian?

Apa Yang Menyebabkan Gangguan Kepribadian? Bagi orang awam, gangguan kepribadian identik dengan stigma dan kebingungan. Psikolog disebut sebagai ahli yang tidak paham mengenai arti gangguan kepribadian atau bagaimana mengukurnya. Selain itu, rasanya sangat merendahkan ketika seseorang diberitahu bahwa karakter mereka tidak ‘normal’.

Walau demikian, akan tetap menjadi fakta bahwa ada banyak orang yang memiliki sifat-sifat abadi dan mengalami pengalaman traumatik di masa lalu, sangat menderita dan terus-menerus berjuang untuk menyembuhkan mental diri sendiri. Untuk membantu memberikan pelayanan yang lebih baik, maka dilakukan penelitian untuk mencari penyebab-penyebabnya agar gangguan ini bisa lebih diwaspadai. Apa Sajakah Penyebabnya?

  1. Genetika atau Keturunan

Apa Yang Menyebabkan Gangguan Kepribadian?Di masa lalu, beberapa percaya bahwa orang-orang dengan gangguan kepribadian hanyalah orang malas atau bahkan jahat. Tapi para peneliti mulai mengidentifikasi beberapa faktor genetik yang mungkin menjadi penyebab di balik gangguan kepribadian.

Satu tim, misalnya, telah mengidentifikasi terdapatnya sebuah gen rusak dalam rantai genetik terhadap orang yang menderita gangguan obsesif-kompulsif. Gen inilah yang mungkin menjadi faktor dalam gangguan tersebut.

Peneliti lain mengeksplorasi hubungan antara genetika dengan kemarahan, kecemasan, dan ketakutan. Sifat-sifat ini sangat dapat berperan dalam gangguan kepribadian.

  1. Trauma Masa Kecil

Apa Yang Menyebabkan Gangguan Kepribadian?

Temuan dari salah satu penelitian terbesar mengenai gangguan kepribadian memberikan petunjuk tentang peran pengalaman masa kecil dalam pengaruhnya terhadap pembentukan gangguan dalam diri seseorang.

Satu penelitian menemukan hubungan antara jumlah dan jenis trauma masa kecil dan perkembangan gangguan kepribadian. Orang dengan gangguan kepribadian borderline, misalnya, memiliki tingkat gangguan yang tinggi terutama dari trauma se__ks__ual masa kanak-kanak.

  1. Pelecehan Verbal

Bahkan pelecehan verbal dapat memberikan dampak pada gangguan kepribadian. Dalam sebuah penelitian dari 793 ibu dan anak, peneliti bertanya kepada ibu apakah mereka telah berteriak kepada anak-anak mereka, mengatakan bahwa mereka tidak mencintai mereka atau mengancam untuk mengusirnya. Anak-anak yang mengalami kekerasan verbal sebanyak lebih dari tiga kali lebih beresiko memiliki ganguan kepribadian borderline, narsis, obsesif-kompulsif, atau paranoid di masa dewasa.

  1. Reaktivitas Tinggi

Apa Yang Menyebabkan Gangguan Kepribadian?Sensitivitas terhadap cahaya, suara, tekstur dan rangsangan lainnya juga mungkin memainkan peran dalam pembentukan ganguan. Anak yang terlalu sensitif, yang peneliti sebut “reaktivitas tinggi,” lebih mungkin untuk mengembangkan kepribadian pemalu, penakut atau cemas.

  1. Orang Sekitar

Terdapat faktor-faktor tertentu dapat membantu mencegah anak-anak dari mengembangkan gangguan kepribadian. Bahkan hubungan yang lekat dengan saudara,  guru, atau teman sebaya dapat memberikan pengaruh negatif. itulah beberapa hal yang dapat kita ketahui tentang Apa Yang Menyebabkan Gangguan Kepribadian. Semoga kehiduan kita selalu sehat, baik fisik maupun psikologis. by: Mirza Miranti