Anda Termasuk Orang Sibuk Atau Produktif?

Anda Termasuk Orang Sibuk Atau Produktif?

September 1, 2016 Off By admin

Anda Termasuk Orang Sibuk Atau Produktif?Mungkin kita akan susah membedakan, “Sebenarnya saya ini orang yang sok sibuk atau produktif? Pekerjaan menumpuk, aktivitas juga banyak, rasanya tidak ada waktu untuk mengerjakan semuanya.”

Untuk melihat perbedaan antara sibuk dan produktif, baca 4 poin penjelasan berikut.

  1. Misi

Kehadiran misi biasanya turut serta setelah visi. Visi adalah pandangan atau wawasan ke depan yang berkaitan dengan tujuan. Misi dihadirkan sebagai bentuk tugas atau sederetan tindakan yang akan dilakukan untuk mewujudkan suatu visi. Dalam kehidupan, seseorang harus punya misi supaya hidupnya lebih bermakna: mau dibawa ke mana kehidupan ini?

Di sinilah perbedaan orang sibuk dan produktif mulai terlihat dari misi hidupnya.

Seseorang yang sok sibuk juga ingin mempunyai misi hidup. Akan tetapi, yang terjadi orang sibuk hanya ingin menunjukkan dirinya punya misi hidup meski sebenarnya hatinya hampa seolah meragukan misinya tersebut.

Berbeda dengan orang produktif, misinya dalam jiwanya. Semua kegiatan atau usaha yang dia lakukan berlandaskan misi hidupnya.

Bagaimana dengan Anda? Jangan-jangan misi yang pernah kita buat hanya pemanis saja sebagai bentuk penyemangat.

  1. Prioritas

Orang yang sibuk punya banyak sekali kegiatan yang harus dia kerjakan. Semua kegiatan begitu tampak penting sehingga harus segera dikerjakan. Semua kegiatan orang sibuk tampak prioritas semua berderet banyak. Dan benar, orang sibuk ya memang sibuk. Saking banyaknya, 5 kegiatan yang bisa dilakukan hanya 2. Orang sibuk selalu merasa kurang waktu. Itu akibat karena semua dipandang sebagai prioritas.

Berbeda dengan orang produktif, dia bisa menentukan prioritas. Orang produktif bisa memilah mana yang penting dan tidak penting. Sehingga, daftar prioritasnya lebih sedikit dan bisa fokus menyelesaikan pekerjaannya.

  1. “Meng-IYA-kan” Penawaran

Ketika banyak penawaran berdatangan, orang sibuk akan sering meng-IYA-kan menuruti nafsunya. Dengan menerima banyak penawaran, orang sibuk berpikir penghasilannya akan lebih banyak. Orang sibuk merasa bisa mengerjakan dengan jurus multitasking. Alhasil, pekerjaan tidak dikerjakan secara maksimal.

Berbeda dengan orang produktif. Dia mempertimbangkan penawaran dengan baik terkait dengan prospek ke depan, kemampuannya dalam mengerjakan, dan lain sebagainya. Sehingga, dalam mengerjakan pekerjaan, orang produktif lebih maksimal.

  1. Persiapan

Bertindak atau action itu sangatlah perlu. Akan tetapi, tidak bertindak sesuka hati tanpa perencanaan matang. Alih-alih hendak selamat, malah tamat. Seperti terjung payung tapi tidak menggunakan parasut.

Orang sibuk mudah tergoda untuk action langsung tanpa BA-BI-BU. Berbeda dengan orang produktif, dia menyusun renacana dan strategi yang jelas sebelum action.

            Dari 4 penjelasan 4 poin di atas, apa kesimpulan terhadap diri Anda sendiri? Orang yang sibuk atau produktif? Selamat terus memperbaiki diri.

 

By: Ade Rakhma