Anak Anda Kesulitan Mengingat? Latihlah Ingatannya Dengan Komunikata

Anak Anda Kesulitan Mengingat? Latihlah Ingatannya Dengan Komunikata

February 25, 2017 Off By admin

Anak Anda Kesulitan Mengingat? Latihlah Ingatannya Dengan KomunikataMelatih Komunikata Pada Anak – Anak sering kali lupa. Untuk mengingat mata pelajaran apa yang baru saja didapatnya dari sekolah, untuk mengingat tugas apa yang diberikan oleh bu guru, bahkan beberapa pengumuman penting seperti jam berapa besok pulang, mengenakan baju apa, dan lain sebagainya mereka. Sebagian anak tentu pernah mengalami kesulitan untuk mengingat ini. Tugas – tugas ringan seperti membawa kertas lipat, lem, atau perihal kecil lainnya mereka cenderung tidak menghiraukan.

Selain itu, anak juga cukup mengalami kesulitan dalam mengingat nama teman-teman yang ada satu kelas dengan mereka. Misalkan saja yang biasanya duduk dibagian pojok kiri, atau di tempat duduk bawah kipas yang ada di tengah, atau teman-teman yang berada di bagian kursi paling belakang. Anak jika tidak di kenalkan, mereka juga tidak akan mencoba kenalan.

Mungkin untuk bermain bersama, mereka tetap bisa. Berkumpul, lantas saling menggoda satu sama lain, dan sebagainya. Tapi untuk mereka, susah mengingat nama. Atau tetap bisa mengingat nama, namun orangnya yang mana dan seperti apa masih sering terbalik – balik dengan yang lain.

Hal ini memang sebenarnya wajar terjadi bagi anak-anak. Apalagi dalam pertemuan awal. Namun jika dibiarkan terus menerus, dikhawatirkan hal tersebut akan berdampak juga pada hal yang lain. Misalnya saja untuk mengingat materi pelajaran yang diberikan oleh guru di sekolah. Belum lagi anak juga harus mengingat beberpa mata pelajaran dalam satu hari ia menjalani sekolah. Jika tidak dilatih memorinya, mama ia akan mengalami kesulitan serupa kesulitan dalam mengingat nama.

Lantas bagaimana cara meningkatkan kemampuan memori atau kemampuan mengingat pada anak ?

Permainan komunikata bisa mempertajam ingatan

Salah satu cara untuk membantu anak mengingat adalah melakukan game ringan. Misalnya dengan permainan komunikata. Cara permainan ini adalah dengan membisikkan satu kata kunci pada teman yang lain. Lantas teman yang ada di depan membisikkan pada teman yang ada di depannya. Hal ini berlanjut terus sampai pada pemain terakhir. Lantas permain terakhir tersebut diminta untuk mengatakan kata keyword yang ia dapatkan dari temannya.

Jika keyword yang di katakan benar, maka anak – anak yang ada di dalam permainan tersebut cukup baik ketrampilan mengingatnya. Sebab mereka bisa mengingat dalam waktu singkat. Kemudian harus me-recall ulang hal yang tadi masih disimpan. Lantas disalurkan pada teman yang lain.

Jika anak tidak bisa menyebutkan kata keyword yang sesuai, berati ia mengalami masalah. Baik itu dalam masalah mengingat, adanya faktor lain yang lebih menarik, tidak konsentrasi, atau ia sudah terfokus pada hal lain. Beberapa alasa ini adalah bentuk dari proses atau cara me-recall melopori mau.

Dalam hal ini, dapat kita amati apakah anak kita tergolong dalam kategori anak yang mudah mengingat atau tidak. Jika ia tergolong ke dalam anak yang memiliki kecendungan tidak baik dalam hal mengingat, maka kita dapat membiasakannya untuk mencoba permainan yang dapat menaikkan atau mempertajam ingatan. Misalnya dengan senam otak atau komunikata.

Permaian komunikata ini dapat dilakukan dengan berbagai macam versi. Misal untuk membantu anak mengingat nama dan wajah teman-temannya, ibu bisa membantu dengan menampilkan foto dari beberapa temannya. Lantas, anak-anak harus menyebutkan siapa namanya dan bagaimana orangnya. Hal ini bisa membantu anak untuk melatih ingatan dan kemampuan bersosialnya.

Bisa juga mengingat matapelajaran. Seperti mengingat perkalian. Ibu, ayah, dan anak bisa mencoba untuk bermain komunikata. Misal ibu membisiki anak bahwa hasil perkalian dari 6 x 6 adalah 36. Lantas, jika anak bisa mengingatnya maka ia akan membisiki ayahnya bahwa 6 x 6 adalah 36. Usahakan untuk melakukan permainan ini bukan hanya sekali. Tapi berkali kali agar anak lebih mudah mengingat yang lain.

Masih banyak lagi variasi lainnya yang dapat anda coba sendiri di rumah anda. Karena jika hal tersebut dilatih terus menerus, maka kemampuan anak untuk mengingat juga akan semakin meningkat. Jika telah meningkat kemampuan dalam mengingatnya, maka dalam mengikuti pembelajaran di kelas atau di manapun akan mudah untuk dilakukan. Selamat mencoba. By: Izzatur Rosyida