Ambivert, Keseimbangan Antara Introvert Dan EkstrovertAnda mungkin pernah mendengar mengenai kepribadian introvert dan juga ekstrovert. Duo kepribadian ini seringkali menjadi salah satu parameter atau alat ukur yang digunakan oleh banyak kalangan dalam melihat kepribadian seseorang. Hal ini dilakukan karena antara kedua jenis kepribadian ini sangat mudah membedakannya, dan memang dapat diobservasi dengan jelas dan mudah. Namun saat ini, muncul satu istilah baru, yaitu istilah bernama ambivert. Apa itu ambivert? Bagaimana posisinya dalam duo kepribadian Introvert dan Ekstrovert?

Ambivert, Istilah Populer Untuk Mereka Yang Berada Di Antara Introvert Dan Ekstrovert

Ambivert sendiri sebenarnya merupakan sebuah istilah baru dan popular, bahkan apabila anda mencari mengenai literature dan jurnal, anda akan sangat sulit menemukan jurnal dan penelitian mengenai apa itu ambivert. Ambivert hanyalah istilah yang menggambarkan kondisi 50:50 antara kepribadian introvert dan juga ekstrovert. Bisa dibilang, ambivert adalah orang yang mudah beradaptasi diantara dua kondisi tersebut dan juga merupakan seorang yang fleksibel.

Faktanya, meskipun anda memiliki kepribadian yang introvert, anda tidaklah 100% introvert. Masih ada sisi ekstrovert di dalam diri anda, meskipun sedikit. Begitu pula sebaliknya. Nah, bagi anda yang ambivert, maka seperti disebutkan sebelumnya, komposisi perbandingan ekstrovert dan juga introvert di dalam diri anda adalah 50:50. Contoh mudahnya adalah seperti ini :

Anda merasa bahwa diri anda ekstrovert, karena anda mudah bergaul, sering banyak bicara, percaya diri, dan sering bermain bersama teman. Namun, ada saat dimana anda harus atau ingin melakukan sesuatu sendiri bukan? Inilah yang dimaksud dengan tidak 100% ekstrovert, karena anda masih memiliki “kebutuhan” untuk menjadi introvert, begitupun sebaliknya.

Ambivert Bukanlah Kepribadian Ganda

Salah satu hal penting yang harus anda ketahui, ambivert bukanlah merupakan bentuk kepribadian ganda. Istilah ambivert ini hanya menunjukkan kecenderungan individu yang mudah beradaptasi dengan situasi tertentu saja. Masalah kepribadian ganda pada individu, jauh lebih kompleks dan juga rumit daripada istilah ambivert semata. Jadi anda tidak perlu khawatir, apabila anda memiliki kecenderungan ambivert, maka anda bukan memiliki gangguan psikologis, karena dari sisi teori tentang psikologi sendiri ambivert bukanlah bentuk kepribadian. Mereka yang merasa ambivert, sebenarnya tetap memiliki kecenderungan kepribadian tertentu, dalam hal ini adalah ekstrovert dan introvert. Karena secara umum, ada salah satu perilaku dan sikap dari individu yang menonjol, apakah itu ekstrovert, ataupun introvert.

Hingga saat ini, memang belum ada penelitian ilmiah yang benar – benar memberikan istilah ambivert. Jadi, ambivert ini ibaratnya hanya seperti “istilah gaul” saja, dan digunakan dalam merujuk individu yang cenderung fleksibel, mudah beradaptasi, dan juga easy going dalam segala hal, yang tidak menonjolkan sisi introvert atau ekstrovert dari dalam dirinya. Padahal sebenarnya, apabila digali lebih dalam, individu tersebut pasti memiliki kecenderungan yang menonjol, apakah itu introvert atau ekstrovert. By: Eduardus Pambudi