Alasan Mengapa Seorang Wanita Lebih Mudah Stres Daripada Pria

Alasan Mengapa Seorang Wanita Lebih Mudah Stres Daripada Pria

March 2, 2017 Off By admin

Alasan Mengapa Seorang Wanita Lebih Mudah Stres Daripada Pria Setiap orang pasti berpotensi stres. Baik anda adalah wanita, laki – laki, anak – anak, bayi, dewasa, bahkan manula berpotensi menjadi stres. Hanya saja, dibandingkan dengan laki – laki, wanita lebih mudah dan beresiko stress. Kenapa ?

Stres semakin sering terjadi, bahkan lebih tinggi potensinya terjadi saat ini. Sebab gaya hidup masa kini semuanya serba instan. Sesuatu yang serba cepat, serba instan, akan menimbulkan ketegangan bagi individu. Stress inilah yang menjadi dampak karena ketegangan yang dihasilkan sebagai bentuk respon tubuh.

Lantas, mengapa wanita stress lebih banyak dari pada laki – laki ? Hal tersebut dikarenakan wanita lebih sering membawa masalah mereka tersebut kemana – mana.

Mau tidur, ingat masalah. Mau makan, ingat masalah. Setiap mau melakukan pekerjaan apapun, langsung teringat masalah yang ada. Sehingga wanita lebih mudah lelah. Hal ini lah yang menyebabkan kondisi mental seorang wanita lebih terguncang dibandingkan dengan seorang pria. Seperti mudah cemas dan akhirnya depresi.

Penyebab wanita lebih mudah stres

Wanita adalah tonggak dan pondasi dalam keluarga. Sebagian besar peran dalam keluarga dilakukan oleh wanita secara mutitasking. Seperti menjalankan roda keluarga, baik menjalankan tugas rumah, mengelola keuangan keluarga, mengelola pekerjaan, serta mendidik anak – anaknya. Besarnya peran wanita ini yang menjadi berbagai penyebab dan alasan mengapa wanita mudah stress.

Beberapa masalah yang relevan antara lain :

  • Masalah pekerjaan
  • Masalah keluarga
  • Adanya masalah dalam berhubungan
  • Ada masalah keuangan
  • Masalah kesehatan yang semakin memburuk
  • Karena kehamilan, terutama diluar nikah
  • Ada tekanan dari teman sebayanya
  • Karena duka, seperti kematian orang terdekat

Gejala stres pada wanita

Stress akan sangat mengganggu kegiatan sehari – hari yang biasa anda lakukan. Keadaan stres akan membuat diri anda semakin memburuk. Karena stress berhubungan langsung dengan sistem kekebalan tubuh anda. Lantas seperti apa sajakah gejala – gejala stress yang mungkin terjadi pada anda ?

Beberapa gejala yang muncul antara lain lebih mudah tegang, seperti tampak tertekan. Lantas banyak mengeluhkan sakit kepala dan pusing. Wanita yang sedang stres cenderung mudah menangis dan banyak tersinggung. Selain itu ia sering berada diatas tempat tidur, karena masalah sakit punggung atau kram perut.

Kemudian, wanita yang stres sering merasa tidak bisa tidur atau mengalami insomnia. Hal ini terjadi karena wnaita yang stres akan mengalami sakit kepala pada malam hari. Di siang hari ia mudah marah dan tersinggung. Kemudian mengalami masalah rambut rontok, susah bernapas, diare, dan merasa sesak di dada. Bahkan menghindari untuk berhubungan seksual.

Parahnya jika ia selalu berpikir mengenai hal – hal yang berbau kematian. Bahkan ada niatan untuk melakukan bunuh diri. Wanita akan belajar berperilaku sesuatu yang sebelumnya ia tidak pernah lakukan, misalnya dengan merokok dan minum alkohol. Beberapa ada yang sampai mengkonsumsi obat – obatan terlarang.

Manajemen stres pada wanita

Lantas, bagaimana jika anda merasa mengalami beberapa hal diatas ? Mungkin tidak semua gejala muncul pada diri anda. Hanya ada beberapa gejala, namun sebagian besar mengarah sesuai. Bisakah stres ini dicegah ? Atau paling tidak diobati agar tidak semakin parah ? Bisa. Sebelum stres semakin parah, anda bisa memanajemen agar bisa lebih baik.

Cara paling penting adalah menemukan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi stress tersebut. Misal dengan menggunakan berbagai terapi yang berkaitan dengan self – help. Menurut berbagai penelitian, hal ini cenderung lebih efektif.

Adanya dukungan yang besar dari keluarga dan teman – teman dekat juga sangat berpengaruh. Jangan biarkan ia kesepian. Hibur dan buat ia melupakan masalahnya. Bawa diri anda ke tempat – tempat positif. Misal aktiv kegiatan relawan, keagamaan, dan lain sebagainya.

Walaupun hal di atas memperlihatkan bahwa wanita lebih mudah untuk terkena stress, namun fakta menunjukkan bahwa, dampak seorang pria yang mengalami stress justru banyak yang mengakhiri hal tersebut dengan cara bunuh diri.

Perbedaan tersebut terkadang dapat berbanding terbalik dengan apa yang ada. Tinggal bagaimana kemampuan seseorang, apakah itu pria, ataukah wanita mampu untuk beradaptasi dengan baik dan mengelola stressnya dengan bijak. By: Izzatur Rosyida