Alasan Mengapa Guru Harus Faham Ilmu Psikologi

Dewasa ini ilmu psikologi begitu popular penggunaannya karena fungsi dan tujuannya yang terbukti efektif dalam menangani permasalahan maupun mengantisipasi terjadinya suatu kesalahan. Terlebih dalam dunia kerja yang membutuhkan tingkat ketelitian tinggi dalam posisi tertentu maka sudah menjadi kebutuhan untuk melakukan test psikologi guna memetakan posisi karyawan berdasarkan minat dan bakat yang sebenarnya. Hal ini dapat diketahui melalui test dan ilmu psikologi yang ditunjang dengan data akurat dan dapat dibuktikan.

Tidak terkecuali bagi dunia pendidikan, tentunya jauh lebih membutuhkan peran serta ilmu psikologi. Oleh karena itu, lahirlah cabang ilmu psikologi yang khusus membahas segala hal terkait proses pembelajaran. Kedepannya bahkan ilmu psikologi pendidikan ini akan dianggap wajib untuk diketahui oleh setiap guru ataupun tenaga pengajar, berikut alasannya :

  1. Faham Teori Bukan Satu – Satunya Hal yang Wajib diketahui Guru

Sudah menjadi suatu kewajaran bahwa untuk menjadi seorang guru atau tenanga pengajar harus mengetahui serta memahami materi yang akan diajarkan kepada anak didiknya. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, psikologi anak dibuktikan sangat perlu dikuasai oleh seorang guru. Jadi bagi anda yang berpredikat sebagai seorang guru atau calon guru sebaiknya mulai dari sekarang mempelajari segala hal terkait dengan psikologi pendidikan.

  1. Guru Akan Gantikan Oleh Tenaga Ahli Terdidik?

Perubahan dan perkembangan zaman serta penelitian paling mutaakhir semakin menyadarkan bahwa menjadi seorang guru tidak hanya cukup menguasai materi semata, namun harus didukung pula dengan wawasan psikologi pendidikan anak supaya proses penyampaian informasi dapat diterima dengan baik oleh anak.

Dengan dalih inilah yang menyebabkan pada abad ini negara – negara yang tergolong maju telah merancang tenaga pendidik profesional dari beragam tenaga ahli yang akan menduduki kursi jabatan sebagai seorang guru atau pendidik. Alasan ini tentunya cukup membuat tenaga pengajar dengan gaya penyampaian konvensional mulai beranjak memperdalam wawasan psikologis pendidikan anak.

  1. Temukan 9 Prinsip Psikologi dalam Dunia Pendidikan

Tenaga pendidik yang hanya bermodalkan penguasaan materi semata biasanya kurang bisa menyampaikan teori secara menyenangkan atau minimal mudah diterima oleh siswa. Pada umumnya seorang pendidik yang masih minim terhadap wawasan psikologi akan mengharapkan pengetahuan yang dicerna oleh anak didiknya sama persis seperti apa yang ia fahami sebelumnya. Tentunya daya kreativitas dan inovasi dari siswa menjadi sangat rendah karena siswa hanya dididik untuk terus mengikuti apa yang sudah ada sebelumnya. Selain menangani permasalahan dalam proses pembelajaran ini tentunya ilmu psikologi juga dapat kita jumpai pada beberapa agenda dalam dunia pendidikan belakangan ini :

a. Proses Seleksi Peserta Didik Baru

Belakangan ini banyak bermunculan sekolah – sekolah unggulan yang mencetuskan adanya tes psikologi ketika calon peserta didik baru yang mengikuti seleksi. Pada umumnya tujuan dari test psikologi pendidikan ini supaya minat dan bakat calon siswa baru bisa dilihat sedini mungkin sehingga pengembangannya bisa dilakukan secepatnya.

b. Proses Penyusunan Kurikulum Pendidikan

Kurikulum pendidikan merupakan satu hal penting yang akan menentukan kegiatan belajar mengajar berjalan sesuai tujuan atau tidak. Dengan peran serta ilmu psikologi pendidikan maka kurikulum pendidikan akan lebih tertarget dengan lebih baik.

c. Interaksi Belajar Mengajar

Pola interaksi antara guru dengan siswa merupakan poin utama untuk menentukan seberapa jauh seorang bahkan sekelompok anak menerima kehadiran pendidik baru selain kedua orang tuanya. Ketika seorang guru atau tenaga pendidik memahami betul mengenai psikologi pendidikan tentunya interaksi yang terjalin dengan murid lebih berkualitas dibandingkan guru yang menyampaikan materi pembelajaran secara konvensional. By : Nurus Syarifatul ‘Aini