6 Langkah Smart Parenting: Mendidik Anak Cerdas Berakhlak Mulia

6 Langkah Smart Parenting: Mendidik Anak Cerdas Berakhlak Mulia

February 14, 2017 Off By admin

6 Langkah Smart Parenting: Mendidik Anak Cerdas Berakhlak MuliaSmart Parenting – Memiliki anak yang sehat dan ceria adalah impian semua orang tua. Menggemaskan, lucu, bahkan sampai pintar menjadi hadiah terindah bagi semua orang tua. Bisa bernyanyi ria, menangis, banyak bertanya, jalan kemana – mana adalah aktivitas – aktivitas anak – anak kecil yang menyenangkan.

Benar, keberadaan anak memang membuat rumah anda jadi ramai dan sangat berisik. Ada anak memang akan membuat rumah anda kotor dan berantakan. Namun tanpa anak, justru hati anda menjadi kosong. Apalah gunanya memiliki dompet tebal, namun hati kesepian ? Apalah gunanya memiliki rumah mewah, namun senyap tak berpenghuni ?

Lantas, bagaimana cara mendidik anak supaya pintar ? Bagaimana mendidik anak agar ia jadi pemberani ? Apa saja kiat – kita mendidik anak agar ia tumbuh sebagai anak harapan bangsa ? Simak ulasannya :

Mendidik anak cerdas dan berakhlak mulia

Smart parenting – Tentu bukan perkara mudah mendidik anak. Harus memiliki banyak ilmu, ketrampilan, dan biaya yang tak sedikit. Paling penting adalah energi positif untuk menebarkan kebaikan dan mengajarkan nilai – nilai bermoral. Apa sajakah kiat tersebut ? Simak ulasan berikut ini :

  1. Berilah makanan terbaik untuk buah hati

Smart parenting yang pertama adalah dari segi makanan. Makanan yang terbaik itu bukanlah makanan yang setiap hari ayam, daging, dan lain sebagainya. Namun makanan yang terbaik adalah makanan yang di dapatkan dari hasil jerih payah. Dari bekerja, bukan hasil nyolong, nyopet, atau nyuri. Makanan terbaik dari hasil keringat akan memberikan dampak yang baik untuk kesehatan secara moril.

Setiap perilaku dari seorang manusia adalah cerminan dari pola asuh dan didikan orang tua serta hasil dari apa yang di berikan ataupun di makan dalam dirinya.

  1. Perhatikan pola pertumbuhan anak

Smart parenting yang kedua adalah perhatikan pola pertumbuhan anak. Untuk anda ibu yang baik, harus selalu perhatika pola pertumbuhan dan perkembangan anak. Ukur tinggi badan dan berat badan anak. Terutama pada lingkar kepala dan peryumbuhan gigi yang muncul. Tulis semua tahap perkembangan yang ada. Termasuk juga kapan ia sudah bisa berjalan dan apa kata pertama yang bisa di ucapkannya. Hal ini akan memantau perkembangan anak secara pas.

Memperhatikan pola pertumbuhan anak tak hanya penting bagi anak itu sendiri, melainkan juga bermanfaat dalam memberikan perhatian dan kasih sayang antara ibu kepada anaknya.

  1. Berikan susu asi sampai 2 tahun

Smart parenting ke 3 adalah berilah ia asi. Berikan susu terbaik pada anak sampai ia genap 2 tahun. Susu tersebut adalah asi. Menyalurkan asi pada anak akan membuat anda dekat pada anak. Selain itu, kasih sayang akan tumbuh seiring dengan kedekatan yang terbentuk. Asi  adalah asupan susu kaya gizi yang paling cocok untuk anak. Ikatan emosional anda sebagai ibu kepada anak pun akan semakin erat. Ikatan emosional yang terjalin antara anak dan ibu yang akan terus menguat hingga ia tumbuh menjadi anak yang mandiri dan membina rumah tangganya sendiri.

  1. Latih beberapa ketrampilan dasar

Anda bisa melatih beberapa ketrampilan dasar. Misal seperti mulai mencoret – coret pada buku tulis atau buku gambar. Perkenalkan gambar – gambar hewan dan alam sekitar. Perkenalkan keadaan lingkungan, seperti alam, rumah-rumah, angkasa raya, termasuk juga agama. Kenalkan pada kepercayaan yang anda anut. Setidaknya mereka mengerti dan mengetahui, meskipun belum tahu maknanya. Latihan – latihan ini akan memacu motorik kasar dan halusnya. Serta menumbuhkan spiritual pada anak.

Tak perlu dengan intensitas yang terlampau sering, namun cukuplah dilakukan dengan konsisten. Dengan mempersiapkan mereka mempersiapkan kemampuan dan keterampilan dasar, harapannya anak dapat tumbuh berkembang secara baik, dan mampu memaksimalkan potensi yang dimilikinya.

  1. Konsumsi makanan gizi seimbang

Makanan dengan gizi seimbang tidaklah mahal. Cukup dengan konsumsi makan nasi, sayur bayam, tahu sudah memeuhi gizi seimbang. Jangan lupa air putih untuk menjaga kesehatan. Jika memang masih ada uang lebih, maka anda bisa untuk menambahkan membeli susu dan juga buah. Jangan biarkan anak-anak makan makanan yang mengandung banyak pengawet. Misal makanan instan, seperti mie dan makanan kecil yang memiliki warna mencorong. Bahkan batasi makanan yang terlalu manis, seperti permen dan coklat.

Membatasi makanan manis untuk anak bertujuan agar anak membiasakan diri hidup sehat. Dengan hidup sehat, tentu kehidupan sang anak akan lebih berkualitas dan juga bermakna. Terlebih jika anda melengkapinya dengan deretan cara di atas dengan baik dan benar.

  1. Biasakanlah berbuat baik

Anak akan menurun sifat orang tua. Jika anda mau memiliki anak yang sopan, maka bersikaplah sopan pada orang lain. Jika anda ingin anak suka memberi, maka bersikaplah dermawan pada orang lain. Jika anda ingin anak yang hidup sederhana, maka hindarilah foya-foya saat mendidiknya. Kenalkan 3 kalimat ajaib, tolong – terima kasih – dan maaf pada anak. Jika terbiasa dengan perkataan yang baik, anak akan mengikutinya.

Itulah beberapa tips untuk mendidik anak cerdas dan berakhlak mulia. Pembiasaan ini memang tampak mudah dan sederhana. Tapi praktek dan aplikasinya cukup susah dilakukan. Apalagi dilakukan sejak anak dalam kandungan sampai nanti ia dewasa. Selamat mencoba. By: Izzatur Rosyida