6 Cara Mengatasi Trauma Secara Mandiri Dan Aplikatif

6 Cara Mengatasi Trauma Secara Mandiri Dan Aplikatif

March 17, 2017 Off By admin

6 Cara Mengatasi Trauma Secara Mandiri Dan AplikatifCara mengatasi trauma – Pernahkah anda mendengar kata trauma ? Atau mungkin anda adalah seseorang yang mengalami trauma. Misal karena bencana alam ? Ditinggal mati oleh orang yang sangat di sayang ? Atau karena masalah lain, seperti apakah jenis trauma yang pernah anda alami ?

Bahkan hampir semua orang yang ada di dunia ini mengalami trauma. Bagi orang lain, mungkin hal tersebut adalah masalah yang ringan saja untuk di rasakan. Akan tetapi bagi sebagian orang yang lain sangatlah berat dalam menjalani, peristiwa hidup yang telah menimpa dirinya tersebut.

Saat anda mengalami pengalaman buruk, kemungkinan perasaan anda tentu saja juga tidak enak untuk dirasa. Ingin marah, sedih, kecewa, takut, khawatir, dan semuanya campur aduk menjadi satu. Pengalaman ini mungkin akan berlalu seiring berjalannya waktu. Lantas efeknya apa sih? Tidak bisa berlalu begitu saja. Malah efek ini bisa tetap bertahan dalam  rentang waktu yang cukup lama.

Dalam istilah psikologi, trauma merupakan salah satu jenis gangguan kecemasan. Penyebutannya pun bukan hanya sekedar ‘trauma’ begitu saja. Akan tetapi terauma disini (dalam psikologi) dikenal sebuah istilah PTSD atau Post Traumatic Stress Disorder. Menurut Davidson, PTSD merupakan bentuk gangguan stres yang dialami oleh individu dengan proses peristiwa traumatis yang luar biasa. Lantas bagaimana cara untuk melawannya ?

Berikut ini akan kita sajikan ulasan mengenai cara mengatasi trauma yang dirasa.

  1. Lawan rasa takutmu

Cara mengatasi trauma yang pertama adalah dengan melawan rasa takut. Tentu saja hal yang paling berat untuk dilakukan adalah melawan rasa takut itu sendiri. Misalnya saja, anda takut untuk keluar rumah, sebab sewaktu kecil anda pernah mengalami peristiwa penculikan saat Anda keluar seorang diri. Semenjak itu akhirnya anda tidak berani untuk keluar rumah seorang diri.

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah melawan rasa takut itu. Yakinkan pada diri anda sendiri, bahwa tidak akan ada apa – apa jika kamu keluar. Penculik itu sudah pergi dan kamu aman. Penculikan tersebut hanyalah momen disaat itu saja, dan mereka semua telah di hukum dan tidak akan mendatangi Anda lagi. Beri afirmasi positif dalam diri sebagai pelengkap dalam melawan rasa takut.

  1. Percaya diri dengan kemampuanmu

Perlu ditekankan, untuk melawan rasa takut bukan perkara yang mudah. Anda harus memiliki modal internal dalam diri. Salah satunya adalah kepercayaan diri. Yakinlah bahwa anda bisa melawannya. Yakinlah bahwa kamu bisa mengatasinya. Tumbuhkan kepercayaan dirimu bahwa kamu bisa dan mampu. Masalah yang pernah ada bisa diatasi. Bahkan bukan lagi penyebab traumamu.

  1. Hadapi trauma yang menghantuimu

Langkah pertama untuk mengatasi trauma adalah dengan  menghadapi traumamu. Jika kamu trauma pada orang dengan kumisan, maka mulai besok kamu harus mencoba menatap orang yang memiliki kumis lebat. Jika kamu bisa menatap orang dengan kumis dalam waktu yang lama, maka esok harinya, kamu bisa mencoba untuk mengajak bicara ia, apa pun topiknya. Jika sudah berani  untuk mengajak bicara, besok kamu harus mencoba untuk berjalan beriringan dengan mereka.

  1. Minta dukungan orang lain

Masalah psikologis memang masalah yang ada di dalam diri individu. Namun, bukan berati masalah ini mutlak menjadi masalah milik mereka. Justru orang yang memiliki masalah psikologis harus di dukung. Misal mintalah support dan dukungan dari keluarga. Percayakan pada mereka bahwa anda bisa sembuh dan tidak trauma lagi.

  1. Jangan biarkan pikiran buruk menghantuimu

Hati – hati dengan masalah traumatik. Jika menjadi parah, akan berdampak pada masalah psikologis yang lebih berat. Salah satunya adalah menyebabkan pikiran buruk terus menghantuimu. Bahkan anda tidak mendapatkan ketenangan dan kenyamanan. Untuk itu, berusahalah untuk mengalahkan rasa takutmu itu.

  1. Resiko terkena paranoid

Terlalu takut pada suatu hal akan menyebabkan anda terkena paranoid. Biasanya mereka yang paranoid cenderung mudah terpancing rasa takutnya, merasa curiga pada orang lain terus menerus. Hal ini jika di biarkan berlarut – larut bisa berbahaya. Anda bisa terkena skizofrenia, depresi, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa cara mengatasi trauma. Langkah di atas adalah beberapa rangkuman cara aplikatif guna mengatasi trauma pada diri sendiri ataupun orang lain. Namun jika apa yang anda rasakan telah dirasa sungguh berat dan anda tidak mampu untuk mengatasinya sendiri, maka sebaiknya Anda untuk datang ke psikolog terdekat. By: Izzatur Rosyida