4 Hal Ini Bisa Membantu Anda Mengetahui Apakah Anda Sudah Datang Ke Psikolog Yang BerkompetenPsikolog yang Berkompeten. Pernahkah anda datang ke seorang psikolog/konsultan/terapis untuk melakukan konsultasi psikologis? Dalam melakukan praktek psikologi, seorang psikolog/konsultan/terapis membutuhkan banyak sekali teknik dan juga trik khusus yang dapat membantu meningkatkan hubungan terapeutik dengan klien nya. Anda tentu saja tidak mau bukan datang ke psikolog yang tidak kompeten, sehingga akan membuat konsultasi anda menjadi sia – sia?

 Nah, sebagai seorang klien, maka berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi pedoman anda, untuk memastikan apakah psikolog/konsultan/terapis yang ada datangi adalah orang yang kompeten.

  1. Seorang psikolog/konsultan/terapis memahami bahwa hubungan dengan klien adalah hubungan profesional, yang berbeda dengan hubungan atau interaksi sosial biasa

Hal pertama yang menunjukkan bahwa seorang psikolog/konsultan/terapis adalah orang yang kompeten adalah, mereka selalu memahami bahwa hubungan yang terjalin antara klien dan terapis adalah hubungan profesional.

Hubungan profesional ini tentu jauh berbeda dengan hubungan dan interaksi sosial biasa. Misalnya mulai dari cara berbicara, cara mendengarkan, hingga berbagai aspek – aspek interaksi sosial, harus sangat diperhatikan, supaya tidak ada kesalahan, dan tidak menyinggung klien (dalam hal ini adalah anda).

  1. Empati, psikolog/konsultan/terapis mampu untuk memahami dengan baik kondisi dari klien (dalam hal ini adalah anda sendiri)

Empati merupakan hal terpenting yang harus dimiliki oleh terapis yang kompeten. Dengan berempati, maka terapis akan mampu untuk merasakan apa yang dirasakan oleh klien. Hal ini akan membuat konsultasi dan kegiatan terapi dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dengan memahami apa yang dirasakan oleh klien, maka klien pun akan merasa dihargai, dan kegiatan terapi akan berjalan dengan lancar, serta klien pun akan semakin terbuka menceritakan masalahnya.

  1. Psikolog/konsultan/terapis mampu untuk menginterpretasikan makna – makna khusus yang diungkapkan oleh klien

Terapis yang baik harus mampu membaca “kode”. Tidak semua klien mampu untuk bercerita secara jelas dan gamblang. Banyak klien yang menceritakan masalahnya secara berbelit – belit dan membingungkan.

Terapis harus jeli dalam memahami hal tersebut. Minimal, memahami makna tersirat dari cerita klien, metafora, dan juga ungkapan – ungkapan yang disebut oleh klien. Dengan begitu, terapis akan lebih memahami klien, dan akan terjalin suatu hubungan profesional yang baik antara terapis dan juga klien (anda sendiri).

  1. Psikolog/konsultan/terapis mampu untuk menginterpretasikan cerita klien dan merespon cerita tersebut

Salah satu bentuk penghargaan yang paling sederhana adalah respon ketika bercerita. Anda tentu saja kesal bukan apabila cerita anda tidak direspon?

Maka daripada itu, seorang psikolog atau terapis yang baik tentunya akan lebih mudah dalam merespon cerita klien (anda) dengan baik dan juga tepat. Hal ini akan sangat membantu anda sebagai klien untuk lebih percaya terhadap terapis, dan tentu saja akan meningkatkan hubungan profesional antara anda dengan terapis anda.

Itulah 4 hal yang bisa menunjukkan bahwa anda sudah datang ke psikolog/konsultan/terapis yang tepat dan kompeten. Ingat, psikolog/konsultan/terapis yang baik, bukanlah mereka yang memiliki banyak sertifikat dan juga memiliki pendidikan yang tinggi dan bergengsi, namun psikolog/konsultan/terapis yang baik adalah mereka yang kompeten di bidangnya, dan mampu membangun hubungan terapeutik yang baik dengan anda sebagai klien mereka.

By: Eduardus Pambudi