12 Cara Mengendalikan Emosi Dengan Tepat Dan JituCara mengendalikan emosi – Setiap manusia tentu memiliki emosi. Baik itu emosi positif maupun negative. Emosi positif selalu di gambarkan dengan sifat, pola perilaku, sikap, dan pola pikir yang mengacu pada kebaikan. Sedangkan emosi negative selalu di gambarkan dengan sifat, pola perilaku, sikap, dan pola pikir yang mengacu pada keburukan. Dalam psikologi sendiri menurut Goelman (1995) yang juga merupakan seorang pakar kecerdasan emosional mengatakan, emosi adalah seuatu kegiatan ataupun pergolakan pikiran, nafsu, perasaan, setiap keadaan mental yang hebat dan merujuk kepada sebuah perasaan dan juga pikiran – pikiran khas, sebuah keadaan biologis dan psikologi, dan serangkaian kecendrungan dalam bertindak.

Sedangkan menurut chaplin, pengertian dari emosi yaitu sebuah keadaan yang terangsang daripada organisme yang mencakup dari perubahan – perubahan yang disadari, sifatnya mendalam daripada perubahan perilaku tersebut. Chaplin pun juga membedakan emosi dengan perasaan dan juga ia mengatakan bahwasanya perasaan merupakan pengalaman yang disadari yang mana diaktifkan baik itu dari perangsang eksternal ataupun oleh bermacam – macam keadaan jasmaniah.

Dalam masyarakat awam sendiri emosi di artikan dengan sikap, keadaan, atau rangsangan yang bersifat negatif. Atau kita sering mendengarnya dengan istilah marah/ emosional. Hal tersebut tentu mengalam sedikit banyaknya mengalami beberapa penyempitan makna. Namun tidak mengapa, melalui artikel ini kita sembari mencari wawasan baru, sembari menikmati keadaan yang ada di sekitar.

Emosi yang di artikan dengan marah, biasanya memiliki beberapa ciri-ciri yang khas yaitu;

  1. Irama detak jantung mulai meningkat
  2. Wajah memerah (aliran darah mengalir ke kepala)
  3. Nafas mulai tidak teratur
  4. Debaran jantung semakin cepat
  5. adanya perasaan negative yang ingin di luapkan

Dari keempat fase tersbut jika tercukupi dan terlewati fasenya, dapat dipastikan hasilnya adalah emosi itu sendiri. Mereka yang sedang dalam keadaan emosi di sebut dengan emosional. Sedang mereka yang berada dalam fase emosional jika tak dikendalikan sedini mungkin tentu hasilnya cendrung bersifat destruktif (menghancurkan).

Untuk itu penting untuk mengendalikan emosi, agar tidak menimbulkann dampak negative dan merusak bagi lingkunga sekitar

Berikut ini adalah 12 cara mengendalikan emosi dengan tepat dan jitu

  1. Coba Diamkan Sejenak Kemarahan

Di saat anda marah, maka dalam rangka melakukan cara mengendalikan emosi dengan tepat dan jitu, maka cobalah untuk mendiamkan sejenak kemarahan yang sedang anda rasakan. Hal ini dilakukan agar, kemarahan yang ada saat ini tak di salurkan di saat yang salah dan kurang tepat.

Mencoba mendiamkan sejenak kemarahan ini dapat dilakukan dengan berdiam diri, setelah sumber kemarahan tersebut muncul merangsang munculnya emosi anda.

  1. Mengatur Nafas

Setelah anda mendiamkan sejenak kemarahan tersebut, cobalah untuk mengatur nafas dengan teratur. Karena salah satu bentuk emosi yang muncul dari kondisi tubuh seseorang dapat di lihat dari tidak teraturnya nafas.

  1. Tersenyum

Tersenyum tak hanya sebagai simbol basa-basi saja. Namun dengan tersenyum banyak sekali manfaat yang kita akan dapatkan. Beberapa manfaat dari tersenyum itu yaitu; memperbaiki mood, mengurangi stress, dapat merangsang orang lain untuk tersenyum, menurunkan tekanan darah, dan membantu anda dapat berpikiran positif

  1. Ucapkan Kebaikan

Mengucapkan kata-kata kebaikan ibarat merangsang sebuah pola pikir terhadap sudut pandang dunia. Semakin anda mengucapkan hal buruk, maka hal tersebut semakin melegitimasi otak bahwa sumber emosi yang anda rasakan adalah kebenaran hal keburukan untuk nda. Namun jika anda mencoba untuk mengucapkan kebaikan, walaupun itu sulit, maka otak anda pun akan terangsang untuk meng-counter pemikiran buruk dari apa yang anda rasakan terhadap sumber emosi.

  1. Menghindar Sejenak

Jika apa yang anda rasakan setelah pada step kelima cara mengendalikan emosi berikut ini tak dirasa cukup, maka segera untuk menghindari sumber yang membuat anda emosi sejenak. Dengan anda menghindar sejenak, maka kesempatan untuk mengendalikan emosi tersebut semakin besar dibandingkan anda bertahan di dekat sumber yang membuat anda emosi.

  1. Membasuh Wajah

Basuhlah wajah anda setelah anda menghindar tersebut. Harapannya dengan membasuh wajah kondisi tubuh anda yang mulai memanas khususnya di sekitar areal wajah dapat menjadi sejuk kembali terkena air. Jika suhu tubuh anda tak lagi memanas dapat memberikan manfaat menenangkan hati.

  1. Berpikir Logis

Cara mengendalikan emosi selanjutnya setelah membasuh wajah, anda dapat berpikir lebih logis. Dengan berpikir logis, anda dapat memikirkan kembali sebenarnya apakah tepat dengan bereaksi secara emosional tersebut.

  1. Introspeksi Diri

Setelah anda berpikir logis, lakukanlah introspeksi diri. Pikirkan apa yang telah anda lakukan, hingga seseorang membuat anda begitu emosi. Barangkali yang terjadi sebenarnya juga disebabkan oleh tingkah laku kita, baik sadar ataupun tidak sadar.

  1. Berpikir Positif

Jika introspeksi telah dilakukan, dalam tahap ini anda dapat berpikir positif dengan mudah. Dengan berpikir positif, kemampuan anda untuk berpikir rasional seperti yang sebelum-sebelumnya dapat dilakukan dengan lebih mudah. Berpikir positif juga dapat memperluas sudut pandang anda terhadap permasalahan yang sedang terjadi saat ini.

  1. Berdamai Dengan Diri

Berdamailah dengan diri sendiri. Karena sebaik apapun kita berusaha untuk tidak meluapkan emosi di saat yang tidak tepat, namun jika kita dalam hati masih ada terbersit rasa penyalahan terhadap diri sendiri tentu tak akan berarti apa-apa. Oleh sebab itu mulailah saat ini untuk selalu berdamai dengan diri sendiri. Redamlah segala bentuk emosi dalam diri.

  1. Memaafkaan

Maafkanlah orang  ataupun keadaan yang telah membuat anda menjadi emosional. Dengan mendidik diri untuk memaafkan, menjadikan diri kita orang yang akan mudah dalam menghadapi segala macam persoalan.

  1. Lakukan Kebaikan

Lengkapilah diri dengan melakukan segalah hal dengan kebaikan. Dengan membiasakan diri berbuat kebaikan dimana saja dan kapan saja, maka hati pun akan lebih tenang. Ingat seberapa banyak kita berbuat kebaikan, maka lingkungan pun akan membuka pintu kebaikan seluas mata memandang.

Itulah 12 cara mengendalikan emosi dengan tepat dan jitu. Semua cara di atas hanya akan menjadi sia-sia manakala hal tersebut tak anda aplikasikan secara runtut dan konsiten di manapun dan kapan pun. Inti dari ke 12 cara megendalikan emosi tersebut adalah terletak pada niat alam diri. Semoga anda selalu menjadi orang pemaaf dan mampu meredam emosi dan melampiaskan di waktu dan momen yang tepat dengan cara yang tepat. Semoga sukses. By: Muhamad Fadhol Tamimy


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia