X

10 Hal Yang Dipelajari Dari Psikologi Industri

Psikologi Industri dan Organisasi (I/O) adalah sebuah ilmu dari cabang psikologi yang mempelajari bagaimana perilaku manusia ketika berada di dunia kerja. Dalam ilmu psikologi ini tidak hanya karyawan dan pimpinan saja yang dipelajari tingkah lakunya. Ilmu psikologi ini juga memperhatikan tingkah laku konsumen. Untuk lebih lengkapnya di bawah ini telah terangkum apa yang dipelajari dalam cabang ilmu psikologi ini.

Ruang Lingkup di dalam Pekerjaan

Motivasi Kerja

Motivasi merupakan dorongan yang berasal dari unsur psikologis dari manusia. Kebanyakan motivasi kerja didorong oleh unsur pemenuhan kebutuhan. Sering kali penelitian yang dilakukan menemukan bahwa motivasi kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja di dalam perusahaan. Motivasi kerja sendiri dibagi menjadi dua yaitu aktif (bekerja tanpa menunggu perintah) dan reaktif (menunggu tawaran dari lingkungan atau rekan kerja).

Kepuasan Kerja

Setiap individu memiliki tingkat kepuasan yang berbeda. Jika seseorang merasa puas bekerja di kantor maka kinerja dari pekerja yang diberikan akan meningkat dan begitu pula sebaliknya. Tingkat kepuasan sendiri kebanyakan dipengaruhi oleh besarnya gaji maupun lingkungan kerja.

Tingkat Stres

Psikologi Industri (I/O) juga mempelajari bagaimana tingkat stress dari karyawan. Karyawan yang stress secara berlebihan dapat membuat kinerjanya di kantor menjadi menurun. Walaupun begitu karena berasal dari emosi manusia, tingkat stress karyawan tidak bisa disamakan.

Kepemimpinan

Kepemimpinan dari suatu industri atau organisasi mutlak harus ada. Hal ini bertujuan membawa karyawan di dalam organisasi mampu mencapai target yang telah ditetapkan saat perusahaan berdiri.

Gaya, Aktivitas dan Ketrampilan Kepemimpinan

Memberi dorongan semangat kepada karyawannya adalah salah satu ketrampilan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Selain itu pemimpin harus secara aktif dalam melakukan pemantauan kinerja anah buahnya. Pemimpin yang baik pula dapat memberikan reward untuk karyawannya yang berprestasi. Selain itu pemimpin diharuskan juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik terhadap klien maupun anak buahnya.

Dinamika Dalam Kelompok Dan Tim

Kelompok terbagi menjadi dua yaitu kelompok formal dan informal. Pada kelompok formal terdiri dari hirarki yang dibentuk perusahaan. Sedangkan yang informal terdiri dari rekan kerja. Dengan terbentuknya tim informal banyak dari karyawan menemukan ikatan kekeluargaan saat bekerja. Hal ini baik untuk menambah semangat dan meningkatkan kinerja. Sedangkan Tim adalah sebuah kumpulan pekerja dimana kemampuan satu sama lain saling berkaitan dan melengkapi dalam mencapai target pekerjaan.

Konflik Organisasi

Psikologi industri juga mengkaji bagaimana konflik dapat mempengaruhi kinerja. Di lapangan banyak sekali terjadi konflik termasuk konflik individu sampai konflik tujuan. Konflik tujuan dapat juga menjadi pemicu peningkatan kreatifitas antar divisi tapi akan menjadi bumerang jika konfliknya melibatkan penjegalan antar organisasi.

Ketrampilan Negosiasi

Negosiasi diperlukan agar perusahaan yang bernegosiasi mendapatkan perjanjian sesuai dengan keinginannya.

Teknologi Komunikasi dan Proses Interpersonal

Komunikasi adalah penyampaian pesan antara komunikan dan komunikator. Untuk penggunaan teknologi komunikasi maka penyampaian pesan akan lebih mudah apalagi jika terbentur masalah jarak padahal ada hal penting yang harus diputuskan segera. Psikologi ini juga mempelajari bagaimana komunikasi antar individu terjadi. Biasanya para pelakunya memperhatikan penampilan dan gestur dari karyawannya saat berbincang.

Psikologi Konsumen

Sebuah perusahaan, apapun itu selalu membutuhkan konsumen untuk memasarkan produknya. Biasanya ditujukan untuk memberikan informasi apakah barang yang dijual memerlukan perbaikan atau tidak.

Hal Yang Harus Kamu Ketahui Mengenai Psikologi Industri dan Organisasi

Psikologi Industri dan Organisasi atau yang dikenal dengan singkatan PIO merupakan salah satu cabang dari ilmu psikologi yang cukup populer dan juga banyak peminat. Hal ini tentu saja dipengaruhi ole kecenderungan masyarakat saat ini yang merupakan masyarakat industry dan organisasi, dimana banyak kantor – kantor perusahaan yang berkembang pesat. PIO memiliki banyak sekali peranan, terlebih dalam bidang perusahaan, dan mencakup banyak wilayah pada sistem perusahaan, seperti :

  1. Human Resources atau sumber daya manusia
  2. Kesejahteraan pegawai
  3. Stress Kerja
  4. Rekrutmen
  5. Kepemimpinan
  6. Kepuasan kerja
  7. Konflik kerja
  8. Kenaikan pangkat, mutasi, dan pemberhentian
  9. Pelatihan dan training
  10. Shift kerja
  11. Dan masih banyak lagi

ternyata, ruang lingkup dari PIO sendiri memang sangat banyak dan luas di dalam industri dan juga organisasi. Bahkan keselamatan kerja pun juga merupakan salah satu ranah atau ruang lingkup dari PIO.

Sekilas mengenai PIO

Apabila kita artikan, maka bisa dibilang bahwa PIO merupakan cabang atau bagian dari ilmu psikologi yang  mempelajari mengenai perilaku manusia dalam setting kerja. Perilaku yang dipelajari terdiri dari dua macam perilaku, yaitu :

  1. Perilaku yang tampak atau overt behavior
  2. Perilaku yang tidak Nampak atau covert behavior

Secara khusus, PIO mempelajari mengenai peranan dari perilaku manusia di dalam bidang industry atau setting kerja, baik sebagai tenaga kerja (karyawan, manajer, supervisor) mapun sebagai konsumen. Selain itu, PIO juga mempelajari konteks individual, yang merupakan perilaku indivual terhadap setting kerja, serta perilaku kelompok di dalam setting kerja dan organisasi.

PIO sendiri mulai berkembang ketika penelitian mengenai manajemen sains mulai berkembang. Hal ini kemudian membuat psikolgi mulai mask ke dalam dunia manajemen, dan kemudian bertemu dengan ilmu ergonomic, sehingga membuat PIO menjadi salah satu bidang ilmu psikologi yang kompleks.

Bagaimana PIO dapat berperan penting di dalam konteks perusahaan?

Hingga saat ini, PIO memang memilki peranan penting dalam konteks perusahaan. Seperti contoh ruang lingkup PIO yang sudah disebutkan sebelumnya, menunjukkan bahwa PIO dalam perusahaan dan juga organisasi memiliki peran penting. Berikut ini adalah beberapa contoh dari ruang lingkup PIO dan pengaruhnya terhadap organisasi dan jga perusahaan :

  1. Sumber daya manusia dan Human Resources

PIO membantu melakukan analisa terhadap sumber daya manusia dan juga human resources di dalam suatu perusahaan atau organisasi. Kegiatan ini meliput berbagai macam bentuk, seperti :

  • Analisa jabatan, dan pembuatan job spec untuk menempati posisi atau jabatan tertentu
  • Penilaian kinerja karyawan
  • Pelatihan terhadap karyawan
  • Mutasi, Pemindahan, dan Pemutusan Hubungan Kerja
  • Pembuatan lowongan pekerjaan
  1. Rekrutment

Kita pasti sudah tdak asing lagi dengan rekrutmen. Setiap organisasi dan perusahaan yang membutuhkan karyawan dan anggota baru pasti akan mengadakan rekrutmen. Dalam hal rekrutmen ini, praktisi dari PIO dapat membantu :

  • Screening lamaran pekerjaan
  • Pengadministrasian tes psikolog / psikotes untuk calon karyawan
  • Melakukan wawancara dan observasi
  • Melakukan analisa dan interpretasi potensi dari calon karyawan
  • Memberikan rekomendasi kepada pihak user mengenai karyawan yang tepat
  1. Masalah Individual karyawan di dalam lingkungan kerja

Sebagai seorang karyawan atau anggota di dalam organisasi dan perusahaan, pastilah terdapat banyak hal yang mungkin dapat menghambat masing – masing individu untuk berkontribusi di dalam organisasi atau perusahaan. Dalam konteks ini, para praktisi PIO dapat berperan untuk melakukan asesmen dan juga intervensi terhadap individu yang mengalami masalah di dalam organisasi, seperti misalnya :

  • Mengalami stress kerja
  • Performa kerja yang menurun
  • Karyawan atau anggota organisasi yang kurang puas dalam bekerja
  • Keributan di dalam pekerjaan
  • Konflik antar pekerjaan dan keluarga
  • Dan masih banyak lagi
  1. Masalah teknis di dalam perusahaan dan organisasi

Selain melakukan proses – proses yagn berhubungan dengan individual di dalam kantor, PIO juga memiliki ruang lingkup yagn brkaitan dengan hal – hal yang sifatnya teknikal, misalnya :

  • Tata letak ruangan di dalam kantor
  • Kondisi ergonomis dari alat – alat kantor, seperti printer, kursi, meja, dan lainnya
  • Pembagian shift
  • Keselamatan kerja (K3)

Hal – hal tersebut adalah beberapa hal penting yang harus diketahui mengenai psikologi industry dan juga organisasi, terutama dari sisi prakteknya di lapangan. Namun, apabila anda bukan merupakan orang lapangan, ataupun praktisi, terdapat juga pilihan dalam Psikologi Industri dan Organisasi sebagai akademisi ataupun peneliti. Dalam hal ini, tugas utama dari akademisi dan peneliti ini adalah melakukan riset dan juga penelitian yang menyangkut variabel – variabel atau kontinum dari psikologi industri dan organisasi, untuk kemudian dikembangkan menjadi paham dan juga untuk diaplikasikan ke dalam ruang lingkup PIO.

Ini Dia Hal-Hal Yang Menjadi Bidang Ilmu Psikologi Industri dan Organisasi

Psikologi industri adalah salah satu bidang ilmu psikologi yang mempelajari tentang perilaku manusia di dalam industri dan organisasi. Sesuai dengan pengertian psikologi, yaitu sebagai ilmu yang mempelajari manusia, psikologi adalah ilmu yang berlaku dimanapun selama ada manusia di dalamnya. Karena itulah, bidang industri dan organisasi juga sangat membutuhkan adanya penerapan ilmu psikologi.

Bidang Ilmu Psikologi Industri dan Organisasi

Bidang ilmu psikologi industri sangatlah luas dan juga memiliki banyak sekali penerapan. Berikut ini adalah beberapa penerapan dari bidang ilmu psikologi industri dan organisasi yang harus anda ketahui:

  1. Rekrutmen

Rekrutmen adalah salah satu bagian dari psikologi industri yang paling umum dan sudah akrab di telinga pekerja kantoran ataupun mereka yang berhubungan dengan organisasi. Kebanyakan rekrutmen melibatkan tes psikologi dan juga wawancara yang menggunakan dasar-dasar wawancara secara psikologis.

Meskipun tes psikologi hanya sebagai alat bantu, namun demikian alat test menjadi salah satu elemen yang sangat penting dalam proses rekrutmen. Pemberian tes psikologi dinilai singkat dan juga efisien dalam melihat kondisi calon karyawan secara umum, dan beberapa mampu mengungkap kondisi secara khusus, seperti misalnya gaya kepemimpinan, ketahanan terhadap stress, dan sebagainya.

  1. Penempatan karyawan

Bidang ilmu psikologi industri juga memiliki peran dalam penempatan karyawan. Mutasi, rotasi, dan juga promosi jabatan adalah beberapa poin penting dari proses penempatan karyawan. Psikolog juga nantinya bisa melihat apakah si A sudah cocok ditempatkan di posisinya saat ini, atau membutuhkan penyesuaian lagi.

  1. Payroll

Meskipun tidak selalu, namun bidang ilmu psikologi industri juga seringkali memberikan kontribusi dan peran yang besar dalam payroll, seperti salah satunya adalah penetapan besaran gaji, pemberian bonus, penalti/pemotongan, dan sebagainya. Dengan pertimbangan khusus, psikolog industri, atau mereka yang mengerti psikologi industri dapat melihat perlu atau tidaknya pemberian bonus, potongan dan sebagainya.

  1. Training

Bidang psikologi khususnya industri juga erat sekali kaitannya dengan training. Training dapat membantu meningkatkan kompetensi karyawan di dalam berbagai bidang, misalnya saja bagaimana menghadapi stress dengan baik, memotivasi diri supaya mampu bekerja dengan lebih baik, dan sebagainya.

Kebanyakan training dilakukan untuk meningkatkan trait individual yang dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi dari suatu perusahaan atau organisasi.

  1. Pengembangan alat tes psikologi

Alat tes psikologi adalah salah satu instrumen psikologi yang selalu berkembang sesuai dengan tren yang ada. Selalu ada alat test psikologi baru, ataupun revisi alat tes psikologi dalam kurun waktu tertentu.

Dalam dunia industri dan organisasi, perkembangan alat test sangatlah penting, mengingat perubahan di bidang industri terjadi dengan sangat pesat. Karena itu, mereka yang menekuni bidang psikologi khususnya industri harus siap untuk melakukan perubahan, revisi, dan pengembangan alat tes terbaru agar dapat disesuaikan dengan budaya organisasi dan industri yang juga terus berkembang.

Itu adalah sedikit dari ruang lingkup ilmu psikologi industri dan organisasi. Ada banyak sekali ruang lingkup dari psikologi industri, dan hal inilah yang menyebabkan mengapa psikologi industri sangatlah penting diterapkan di dalam organisasi dan juga perusahaan.