10 Fakta Menarik Tentang Potensi Otak ManusiaOtak Manusia – Otak dikenal sebagai pusat sistem syaraf pada vertebrata dan juga di banyak invertebrate lainnya. Otak manusia sendiri merupakan struktur pusat pengaturan yang mana memiliki volume kurang lebih 1.350cc dan ia terdiri dari 100 juta sel saraf atau yang disebut sebagai neuron.

Banyak sekali fungsi otak pada manusia, terutama dalam mengendalikan sistem syaraf di dalam tubuh kita. Tanpa adanya otak, tentu segala bentuk kehidupan kita saat ini akan terganggu, bahkan tak akan terbentuk.

10 Fakta Menarik Tentang Potensi Otak Manusia

Namun daripada itu, ternyata terdapat 10 Fakta menarik tentang potensi otak manusia yang belum banyak kita ketahui. Seperti di lansir dalam buku berjudul Rahasia Anak Genius Dhasyatnya Otak Tengah Pada Anak karangan Dr. Soetanto Soepiadhy menjelaskan 10 fakta berikut ini.

  1. Mimpi

Banyak dari orang yang bermimpi bertemu kenalan, keluarga, teman, dan juga kekasih mreka yang mana selama 20 tahun hingga 40 tahun tak pernah bertemu ataupun bahkan tak prnah mereka pikirkan. Di dalam mimpi itu sendiri mereka, terlihat sangat sempurna dalam penggambarannya.

Bahkan ia persis seolah-olah mirip dengan kehidupan nyata. Penemuan ini pun akhirnya menegaskan bahwa, di dalam salah satu bagian otak terdapat sebuah tempat penyimpanan yang amat luas untuk beragam gambar dan juga hubungan yang tak berubah, di mana gambar ini pun dapat di ambil kembali setiap saat.

  1. Ingatan Acak Secara Tiba-tiba

Secara umum, setiap orang memiliki pengalaman yang berkaitan dengan sebuah waktu dan tiba – tiba mengingat kembali orang – orang ataupun peristiwa di masa dahulu dalam hidup mereka. Hal ini pun seringkali terjadi, misalnya saja saat Anda mengunjungi SD tempat pertama kali Anda sekolah dahulu. Satu sentuhan dari pandangan, bau, ataupun suara dapat membawa anda kembali ke berbagai pengalaman yang mungkin telah Anda kira terlupakan.

Kemampuan dari panca indra guna menghasilkan gambar – gambar ingatan kembali secara sempurna, ditambah fakta bahwa bau yang pun dapat membawa pikiran Anda kembali ke masa lalu.

Hal ini pun menunjukkan bahwa, sebuah ‘situasi pemicu yang lebih tepat, akan banyak informasi yang dapat dikumpulkan kembali. Dari sebuah pengalaman – pengalaman seperti ini kita mengetahui, bahwasanya otak akan tetap menyimpan informasi – informasi tersebut.

  1. Sang ‘S’ (Shareshevsky) dari Rusia

Beberapa puluh tahun lalu ada seorang wartawan muda asal Rusia, Shershevsky ( dalam The Mind Of Mnomonist oleh A. R. Luria disebut dengan ‘S’), telah mengikuti pertemuan editorial. Di situ, ia pun menjadi satu – satunya wartawan yang tak membuat satupun catatan.

Saat ia di paksa untuk menjelasakan, ia justru bingung dan yang malah membuat heran wartawan lainnya, “S” ini benar – benar tak mengerti mengapa mereka harus membuat sebuah catatan. Penjelasan yang diberikan yaitu bahwa “S” ini memiliki kemampuan untuk mengingat apa saja yang telah dikatakan pembicara, jadi apa gunanya lagi untuk membuat catatan?

Setela “S” ditantang akhirnya ia bersedia untuk membuktikan ke depann dan mengulangi kesemua hal yang dikatakan oleh pembicara, mulai kata demi kata hingga kalimat demi kalimat. Dan ternyata ia mampu menirukannya, bahkan nadanya sekalipun.

Setelah lebih dari 30 tahun selanjutnya, ia kemudian diteliti oleh Alexander Luria, psikolog terkemukan dan juga ahli dalam masalah ingatan di Rusia. Luria pun menyatakan bahwa ia ternyata sepenuhnya normal namun ia memiliki ingatan yang sempurna. Dan setelah ditelisik, ternyata “S” di waktu kecil menemukan sebuah prinsip – prinsip mnemonic yang mana selanjutnya menjadi bagian dari fungsi alamiyah.

  1. Eksperimen Profesor Rosenweig

Profesor Rosenweig, seorang ahli neuropsikologi dari California, telah menghabiskan bertahun –tahun untuk mempelajari sebuah sel otak dan juga kemampuan menyimpan darinya. Di tahun 1974, ia menyatakan, bahwa sekalipun kita diberikan informasi baru tiap detik seumur hidup, maka separuh dari kapasitas penyimpanan otak kita pun sebenarnya belum terisi sepenuhnya.

Dia pun menekankan bahwa masalah – masalah ingatan tak ada kaitannya dengan kapasitas otak, namun lebih berkaitan dengan sebuah penanganan terhadap kapasitas tak terbatasi itu sendiri.

  1. Eksperimen Profesor Penfield

Profesor Penfield Asal Kanada memperoleh penemuan dari kapasitas ingatan manusia secara tak sengaja. Di saat itu dia tengah menstimulasikan sel – sel otak dengan sejumlah elektroda yang kecil guna menemukan bagian – bagian dari otak yang menyebabkan epilepsi. Yang mengejutkan adalah di saat menstimlasi sel – sel otak tertentu, pasien secara tiba – tiba mengingat sebagian pengalaman – pengalaman di masa lalu.

Para pasien itu pun mengatakan, bahwa apa yang mereka ingat bukan gambar sederhana saja, namun keseluruhan aspek dari pengalaman mereka, termasuk pada suara, bau, rasa, dan gerakan. Pengalaman yang mereka ingat tersebut termasuk beberapa jam sebelum mereka melakukan pemeriksaan hingga 40 tahun sebelumnya. Sehubungan dengan hal tersebut, Profesor Penfield menyatakan, bahwasanya dalam masing – masing sel otak ataupun kumpulan sel otak yang berada di suatu ruang penyimpanan informasi yang sempurna, dan apabila kita dapat menemukan pemic yang pas, maka kita dapat mengingat kembali seluruh peristiwa yang sudah terjadi.

  1. Kemampuan Membuat Pola Dari Otak

Profesor Pytor Ankhin, yang juga merupakan murid dari Pavlov yang cerdas, menghabiskan selama bertahun tahun terakhirnya untuk menyelidiki kemampuan otak dalam membuat sebuah pola. Hasil dari temuannya sangatlah berarti bagi banyak peneliti yang sudah mempelajari tentang otak manusia. Ingatan seorang manusia dicatat di dalam bentuk pola – pola kecil, ataupun sirkuit elektro magnetic, yang mana di bentuk oleh sel – sel otak yang mana saling berhubungan satu sama lain. Anokhin pun sebelumnya telah mengetahui bahwa otak sendiri terdiri dari satu triliun sel otak, namun jumlah dari sel ini masih cukup kecil apabila dibandingkan dengan jumlah dari pola yang dapat di buat oleh otak itu sendiri.

Anokhim menghitung, bahwasanya jumlah dari pola otak adalah sedemikian besarnya hingga apabila dituliskan dalam bentuk bilangan, maka panjangnya dapat satu baris. Jika ditulis dengan menggunakan huruf, maka panjangnya lebih dari 10 juta 500 ribu kilometer.

  1. Pengalamann Mendekati Kematian

Banyak dari orang yang melihat dengan jelas gelembung air di permukaan kolam renang dari posisi di dasar, saat mereka mengetahui, bahwasanya mereka akan tenggelam di dua menit berikutnya; atau mereka melihat lereng gunung yang bergerak secara cepat pada saat mereka terjatuh; atau mereka merasakan datangnya sebuah kereta seberat 10 ton dan akhirnya menabrak mereka dengan kecepatan tinggi 60 mil per jam.

Hal itu pun banyak dikatakan oleh beberapa orang – orang yang telah selamat dari peristiwa di atas tersebut. Di saat menjelang ‘pertimbangan terakhir’ seperti cerita di atas, otak biasanya akan memperlambat segala sesuatunya dan menggambarkan kembali seluruh pengalaman yang dimiliki orang yng bersangkutan.

  1. Ingatan Fotografis

Ingatan fotografis dari sebuah fenomena khusus dimana orang akan mengingat (biasanya dalam rentang waktu yang singkat) dengan sempurna dan tepat dari apa yang mereka telah lihat. Ingatan ini pun biasanya apat memudar; akan tetapi dapat sedemikian tepat, hingga memungkinkan seseorang dapat menggambarkan kembali dengan sempurna.

Hal ini disamping menunjukkan, bahwa disamping dari kemampuann penyimpanan pada memori otak manusia jangka panjang,, kita pun juga memiliki kemampuan penyimpanan seperti fotografis jangka pendek. Dalam hal ini pun seringkali anak – anak memiliki kemampuan ini sebagaimana bagian dari fungsi mental mereka, akan tetapi dikarenakan kita diwaktu kecil tak melatihnya dan juga karena terlalu mengkonsentrasikan pada sebuah logika dan bahasa, maka kemampuan tersebut memudar.

  1. 1000 Foto

Di dalam sebuah eksperimen yang telah dilaksanakan, sebanyak 1.000 buah foto di perlihatkan 1 per satu ke beberapa dari orang, masing – masing selama 1 detik. Foto – foto tersebut pun kemudian ditambah 100 foto lainnya dan mereka diminta untuk memilih lagi foto yang mana saja yang belum mereka lihat. Semua orang, sebagaimanapun kondisi dari ingtan mereka ternyata mengatakan, mampu mengenali hampir kseluruhan foto yang telah dilihat secara otomatis.

Mungkin mereka tidak mengingat secara jelas urutannya, akan tetapi secara jelas mereka mengingat gambar-gambarnya yang dalam hal ini adalah contoh yang menegaskan bahwa ingatan manusia lebih baik, dalam hal mengingat wajah dibandingkan dengan mengingat nama.

  1. Teknik Ingatan

Teknik ingatan atau yang dapat disebut dengan mnomonigs adalah sistem ‘kode ingatan’ yang mana memungkinkan seorang individu untuk mengingat secara lengkap dan sempurna, apa saja yang ingin untuk mereka ingat kembali.

Itulah 10 fakta menarik tentang potensi otak manusia dan misterinya yang mana dapat diketahui sebagai sebuah wawasan yang mencerahkan. Semoga kita mampu untuk mengambil manfaat dari artikel di atas, dan jangan lupa untuk di share ke teman-teman yang lain agar semakin luas orang yang dapat mempelajarinya. By: Muhamad Fadhol Tamimy


admin

Pencinta Psikologi, percandu kata, hidup Psikologi Indonesia